Nyeri Dada Saat Bernafas Dalam-dalam

Nyeri dada saat bernafas dapat disebabkan karena beberapa hal, termasuk gejala infeksi paru-paru. Kadang-kadang, rasa sakit ini dapat juga terjadi karena adanya gejala penyakit jantung. Nyeri dada saat bernapas dapat sering pula terjadi pada seseorang di usia lanjut. Hal ini juga karena adanya penyebab-penyebab yang bervariasi.

Hal pertama yang terlintas dalam pikiran seseorang yang mengalami nyeri dada saat bernafas bahwa ada sesuatu yang salah dengan jantung. Seringkali hal ini memang benar dalam beberapa kejadian, tetapi ada alasan lainnya juga balik rasa sakit ini. Berikut adalah kondisi yang mungkin yang dapat menyebabkan hal ini.

Penyebab nyeri dada saat bernafas

  1. Nyeri dada ketika bernafas dalam-dalam dapat disebabkan karena tulang rusuk yang terluka atau patah menjadi penyebabnya, termasuk rasa sakit pada memar atau luka di daerah dada.
  2. Nyeri dada saat bernafas dapat terjadi jika seseorang menderita radang selaput jantung, yang dikenal dengan istilah perikarditis, dan mengarah pada rasa nyeri dada sebelah kiri saat bernafas dalam-dalam. Selain itu, jika seseorang mengalami peradangan pada dinding dada, maka juga bisa menyebabkan nyeri dada saat bernafas dalam-dalam.
  3. Penyebab umum nyeri dada waktu bernafas lainnya adalah penyakit pneumonia. Penyakit ini adalah penyakit yang sangat serius, yang mempengaruhi jaringan parenchymatous dari paru-paru. Selain nyeri dada, gejala lain dari pneumonia termasuk demam tinggi, gemetar, menggigil, batuk produktif, sesak nafas, berkeringat, dll.
  4. Pulmonary embolism, adalah kondisi dimana gumpalan darah bersarang di arteri. Hal ini menyebabkan kekurangan pasokan oksigen dan menyebabkan nyeri dada yang parah saat bernapas. Ini merupakan kondisi parah yang perlu ditangani dengan cepat karena jika terlambat, maka langsung bisa memotong suplai darah ke paru-paru, dan akhirnya menyebabkan kematian.
  5. Penyebab umum lainnya adalah pneumotoraks. Ini adalah suatu kondisi dimana udara dikumpulkan di dalam rongga pleura antara paru-paru dan dada.
  6. Salah satu penyebab yang umum adalah penyakit refluks asam. Dalam kondisi ini, asam lambung naik ke kerongkongan, dan kondisi seperti ini dapat menyebabkan rasa panas dan terbakar di wilayah dada.

Di atas ini adalah semua tentang berbagai penyebab nyeri dada. Mengalami nyeri dada saat bernapas tidak boleh dianggap remeh, karena ini menandakan bahwa mungkin ada beberapa kondisi kesehatan yang harus mendapat perhatian.

Bookmark and Share

,

Comments are closed.