Arti Bunga Lotus sebagai Lambang Spiritual

Arti dari bunga lotus adalah melambangkan keindahan dan spiritualitas dalam beberapa kebudayaan dan kepercayaan di dunia. Lotus atau nelumbo nucifera merupakan tanaman air dari keluarga nelumbonaceae.

Bunga lotus dianggap mewakili kemurnian pikiran dan jiwa. Dalam ajaran agama-agama dan budaya asia, terutama pada agama Buddha dan Hindu, lotus adalah perwujudan dari kesempurnaan. Hal ini diartikan sebagai keadaan jiwa untuk meraih kebahagiaan hidup dengan hati nurani yang bersih.

Arti bunga lotus dalam Buddhis

Dalam Buddhisme, lotus dikatakan mewakili prinsip hukum sebab dan akibat, dimana setiap tindakan atau pikiran menyebabkan efek, yang dapat dialami baik dalam kehidupan ini atau di kehidupan yang akan datang. Bunga lotus ini dapat muncul dari kolam yang kotor, tapi masih tetap tak tersentuh dan ternoda oleh kotoran dan lumpur di sekitar kolam. Hal yang unik dari bunga ini diyakini melambangkan semangat, kelahiran kembali, kecantikan, kesuburan, dan kebangkitan.

Bunga lotus membentuk prinsip-prinsip dari 8 jalan Buddhis, salah satu ajaran tertinggi Sang Buddha. Bunga lotus mengangkat dirinya sendiri ke atas air yang berlumpur, yang merupakan lambang mencapai pencerahan spiritual. Meskipun akarnya di dalam lumpur, lotus tumbuh ke atas, dan naik menuju cahaya. Dengan kata lain, itu merupakan perjalanan dari kegelapan ke arah terang yang penuh pengetahuan atau kebijaksanaan,  Om mani padme hum.

Warna-warna yang berbeda dari lotus memiliki simbolisme spiritual dalam Buddhisme. Lotus merah muda adalah lotus tertinggi, yang menunjukkan pencerahan tertinggi dan berhubungan dengan Buddha, lotus biru melambangkan kebijaksanaan, lotus putih diartikan kesempurnaan spiritual, dan lotus merah melambangkan hati. Menurut mitos, Sang Buddha muncul secara ajaib dari lotus. Beberapa legenda juga mengatakan bahwa bunga lotus muncul di setiap tempat di mana Sang Buddha menapakkan kakinya.

Arti bunga lotus dalam Hindu

Bunga lotus dianggap suci dan memiliki konotasi religius dalam agama Hindu. Ini merupakan pusat energi dari tubuh kita, yang dikenal sebagai arti bunga lotuschakra, dan berhubungan dengan pengetahuan, keindahan, kemakmuran, kesuburan, keabadian dan spiritualitas. Lotus dikaitkan dengan dewa-dewa Hindu. Misalnya, dewi kemakmuran yang disebut Lakshmi, yang selalu digambarkan duduk di atas lotus. Dia dikatakan lahir dari lotus merah muda. Bahkan dewa Brahma diyakini muncul dari lotus yang keluar dari pusar dewa Wisnu.

Dalam Bhagavad Gita, bunga lotus tetap tak tersentuh oleh air dan lumpur dari kolam, di mana ia tumbuh, sama dengan kualitas orang yang telah mencapai pencerahan. Keadaan ini memungkinkan seseorang untuk tidak terpengaruh oleh semua kesenangan duniawi dan mencapai kesempurnaan spiritual. Kuncup bunga lotus diartikan sebagai jiwa yang memiliki kemampuan untuk mekar atau menyadari kebenaran ilahi. Ini melambangkan perjalanan dari kegelapan ke arah cahaya.

Arti bunga lotus dalam budaya Mesir

Dalam budaya Mesir, lotus dikenal dengan nama seshen. Ini mewakili matahari dan kelahiran kembali. Bunga mekar saat matahari terbit dan menguncup saat matahari terbenam. Hal ini juga terkait dengan beberapa legenda yang menggambarkan penciptaan matahari dan Tuhan matahari Aton Ra. Menurut salah satu legenda, matahari benar-benar muncul dari lotus, sementara yang lain mengatakan bahwa legenda lotus muncul dari laut tanpa batas yang disebut Nun. Dan ketika bunganya mekar, hal itu melambangkan dewa matahari. Dewi Isis juga diyakini lahir dari bunga lotus.

Orang Mesir juga percaya lotus erat hubungannya dengan kematian. Menurut kepercayaan, orang yang sudah mati dapat berubah menjadi bunga lotus dengan bantuan mantra sihir.

Warna bunga lotus

Lotus seringkali ditemukan dalam lima warna yang berbeda, putih, merah, biru, ungu, dan merah muda.

Lotus putih
Lotus putih diartikan kemurnian pikiran dan ketenangan dari sifat manusia, serta kesempurnaan spiritual.

Lotus merah
Lotus merah melambangkan kasih tanpa pamrih, gairah, kasih sayang, dan kebaikan. Bunga lotus yang sepenuhnya mekar melambangkan kebesaran dan kemurahan hati. Hal ini juga terkait dengan Avalokitesvara, yang merupakan Bodhisattva dalam ajaran Buddha, sedangkan dalam ajaran Hindu kuno di India disebut dengan Avatara Kalki. Dalam cerita Sun Go Kong kita juga pernah mengenalnya, Dewi Kwan Im Po Sat.

Lotus merah muda
Lotus merah muda diartikan sebagai tempat tertinggi dan suci, dan sangat dihormati. Ini juga merupakan alasan, bahwa semua dewa menurut kepercayaan Hindu dan juga Buddha sendiri duduk di atas lotus merah muda. Lotus merah muda melambangkan keadaan pikiran seseorang, yang merupakan tahap di mana ia telah pencerahan tertinggi.

Lotus biru
Lotus biru diartikan pengetahuan. Dalam budaya kepercayaan Mesir melambangkan kendali seseorang atas pikiran dan semangat dan melepaskan aspirasi materialistis dalam hidup serta mencapai kesempurnaan jiwa. Bunga lotus biru tidak sepenuhnya benar-benar terbuka. Keadaan ini diartikan bahwa seseorang tidak boleh berhenti untuk belajar dalam mencapai kebijaksanaan dalam hidup.

Lotus ungu
Lotus ungu menandakan mistis dan merupakan bagian esoterik ajaran Buddha terkait 8 jalan dalam Buddhis.

Bunga lotus juga melahirkan simbolisme dalam budaya Cina. Keindahan bunga lotus menginspirasi pada karya seni, puisi, arsitektur, dan desain dalam budaya Cina. Lotus tumbuh keluar dari air berlumpur, tidak terpengaruh dan tak tersentuh oleh kotoran, sehingga dianggap yang tertinggi di antara semua bunga. Di zaman modern, lotus merupakan salah satu bunga yang paling populer, yang sering digunakan untuk tato karena makna yang melekat padanya. Tato bunga lotus melambangkan semangat untuk mengatasi kesengsaraan hidup dan kesempurnaan.

Akhir kata, bunga lotus adalah salah satu dari beberapa bunga yang telah mempesona umat manusia dari zaman dahulu, dengan keindahannya yang eksotis dan misterius. Bunga lotus mengilhami pikiran manusia untuk mencapai kesempurnaan dalam kesengsaraan hidup.

,

Comments are closed.