Penyebab Infeksi Darah

Infeksi darah atau sepsis adalah kondisi serius yang mempengaruhi sistem kekebalan tubuh. Infeksi darah juga dikenal dengan istilah medis septicemia. Hal ini ditandai oleh infeksi yang parah pada darah karena adanya infeksi dan racun. Sepsis dapat disebabkan oleh mikroorganisme seperti bakteri, jamur ataupun virus. Mikroorganisme ini dapat menyebabkan infeksi di bagian manapun dari tubuh, dan akhirnya dapat menyebar ke aliran darah, terutama jika sistem kekebalan tubuh tidak cukup kuat untuk mencegah invasi tersebut.

Namun di sini, sistem kekebalan tidak mencoba untuk mencegah infeksi aliran darah. Dan dalam prosesnya, gumpalan darah kecil terbentuk di dalam pembuluh darah. Hal ini mengganggu aliran darah normal dan pasokan oksigen darah ke jaringan dan organ. Ketika jaringan dan organ tidak menerima jumlah oksigen yang cukup, maka akan gagal untuk melakukan fungsinya. Jika hal ini tidak diobati pada waktunya, maka dapat menyebabkan kegagalan organ dan kematian individu.

Penyebab sepsis

Meskipun hal ini lebih sering disebabkan oleh bakteri, mikroba lain seperti jamur atau virus juga dapat menjadi penyebab sepsis. Setiap kondisi atau penyakit yang dapat melemahkan sistem kekebalan tubuh dapat meningkatkan resiko terkena sepsis atau infeksi dalam darah. Ketika sistem kekebalan tubuh tidak cukup kuat, infeksi di bagian manapun dari tubuh, seperti paru-paru, perut, kulit atau ginjal dapat menyebabkan sepsis. Bakteri seperti Escherichia coli (E. coli) dapat masuk ke dalam tubuh melalui konsumsi makanan yang terkontaminasi, mereka pertama kali memasuki sistem pencernaan dan kemudian menyerap aliran darah.

Beberapa kondisi di mana bakteri dapat memicu reaksi yang mengarah ke sepsis adalah infeksi saluran kemih, meningitis, pneumonia, selulitis, inflamasi peritoneal, apendisitis, dan osteomielitis.

>>  Tanda-tanda Rendahnya Zat Besi pada Wanita

Gejal-gejala sepsis meliputi tekanan darah rendah, demam, menggigil, kebingungan, detak jantung cepat, pusing, ruam kulit dan bintik-bintik merah gelap pada kulit, nyeri pada pergelangan tangan, siku, punggung, pinggul, lutut, dan pergelangan kaki.

Pada umumnya, antibiotik diberikan secara intravena untuk menghancurkan bakteri menular yang menyebabkan sepsis. Penderita perlu dirawat di unit perawatan intensif (ICU). Selain itu, pilihan pengobatan lainnya meliputi obat-obatan yang membantu untuk meningkatkan tekanan darah, pada kasus gagal ginjal akan dilakukan analisis lebih lanjut, dan pada kasus kegagalan paru-paru perlu diberikan ventilasi mekanis.

Efektivitas pengobatan tergantung pada sejumlah faktor, termasuk usia penderita serta kondisi yang mendasarinya. Jika penderita juga mempunyai penyakit serius lainnya, maka kemungkinan sembuh akan susah. Oleh karena itu, diagnosis memainkan peran penting dalam pengobatan.

 
  Incoming Keywords: penyebab infeksi darah, infeksi darah, penyakit infeksi darah, obat infeksi darah, Oke Google apa yang dimaksud infeksi, kumpulan gumpalan darah akibat bakteri, infeksi darah penyebabnya apa, infeksi darah merah, sepsis menurutpara ahli, ciri ciri firus darah

,

Comments are closed.