Air di dalam Paru-paru

A ir di dalam paru-paru adalah masalah yang dapat terjadi pada siapa saja baik muda atau tua. Artikel ini akan membahas semua tentang apa yang menyebabkan air dalam paru-paru dan gejala yang terjadi.

Istilah air dalam paru-paru juga disebut edema paru, yang merupakan gangguan paru-paru yang menyebabkan masalah pernafasan. Jika seseorang memiliki air dalam paru-parunya, maka memotong tingkat normal asupan oksigen, dan dengan demikian apa yang terjadi adalah beberapa organ tubuh tidak mendapatkan pasokan oksigen yang tepat, dan tidak berfungsi dengan baik, sehingga penderita juga menderita berbagai penyakit paru-paru. Ada beberapa penyebab dan gejala untuk gangguan ini.

Penyebab air di paru-paru

Paru-paru adalah organ yang terletak tepat di balik tulang rusuk. Ini adalah organ utama yang membantu kita dalam bernafas. Fungsi utama paru-paru adalah untuk mengambil oksigen dari udara, transportasi ke berbagai sel tubuh, mengumpulkan berbagai produk limbah yaitu karbondioksida dari sel-sel dan melepaskannya ke luar tubuh. Jika paru-paru tidak berfungsi dengan baik, maka sel-sel tubuh kita tidak akan menerima oksigen dengan baik dan dengan demikian tidak dapat menjalankan fungsinya sebagaimana mestinya. Jika seseorang tenggelam, maka dalam situasi panik dia bisa menghirup sejumlah air, yang memasuki paru-paru dan memotong pasokan oksigen. Jika air di dalam paru-paru tidak dikeluarkan, maka orang tersebut juga akan mati.

Gangguan jantung dapat menyebabkan paru-paru dipenuhi oleh cairan. Pneumonia juga menyebabkan pembentukan air di paru-paru dan begitu juga overdosis obat-obatan. Seseorang yang mendaki gunung yang tinggi juga dapat menghadapi masalah ini. Tersedak pada saat minum, karena salah mengatur nafas, juga dapat menyebabkan hal ini.

Gejala edema paru

Ketika seseorang menderita gangguan air atau cairan di paru-paru, maka ia menunjukkan beberapa gejala tertentu meliputi:

  • Sesak napas
  • Suara mengi saat bernafas
  • Suara gemericik di dada
  • Letih, lemah, dan lesu
  • Denyut jantung meningkat dengan cepat
  • Nyeri dada
  • Batuk persisten dan disertai dahak darah
  • Pembengkakan kaki dan pergelangan kaki
  • Merasa gelisah
>>  Dahak di Paru-paru

Seseorang yang menunjukkan gejala-gejala tersebut, harus mendapatkan perhatian medis segera. Jika tidak, warna kulitnya bisa berubah menjadi biru, karena kurangnya suplai oksigen dalam tubuh dan orang tersebut mungkin akan menjadi tidak sadar, bahkan juga mati.

Ketika seseorang kemasukan terlalu banyak air, maka hal terbaik yang harus anda lakukan adalah resusitasi mulut ke mulut. Hal ini dilakukan agar air keluar dari paru-paru dan jika hal ini dilakukan dengan benar, korban akan memuntahkan air dan mulai bernafas dengan normal. Namun, setelah itu dia tetap harus dibawa ke dokter untuk pemeriksaan menyeluruh. Di sini, dokter juga akan memberikan antibiotik kepada pasien atau antivirus untuk memeriksa terhadap penyebaran infeksi ketika terdapat air di paru-paru. Kortikosteroid juga berguna untuk mengendalikan segala jenis infeksi, produksi lendir, dan segala macam peradangan.

, , , ,

Comments are closed.