Bagaimana Proses Terbentuknya Berlian Alami

Faktor yang sangat umum sebagai unsur pembentuk di antara batubara dan berlian adalah terdiri dari karbon. Unsur karbon ada di bumi terdapat dalam berbagai bentuk seperti batubara, grafit, berlian, dsb. Lalu mengapa mereka terlihat berbeda? Apakah mungkin berlian terbentuk dari batubara?

Karbon merupakan salah satu elemen yang paling banyak ditemukan di kerak bumi. Hal ini ditemukan dalam struktural berbeda yang dapat dikategorikan sebagai amorf dan kristal. Bentuk yang paling umum dari amorf karbonterbentuknya berlian adalah batubara, kokas dan arang, sedangkan grafit dan berlian adalah bentuk dari kristalisasi elemen ini. Bentuk amorf tidak memiliki struktur kristal yang ditemukan dalam grafit atau berlian.

Jika batubara, berlian, dan grafit terbuat dari karbon, mengapa semuanya terlihat berbeda? Jawabannya adalah bahwa susunan atom karbon dalam grafit dan berlian berbeda, ini memberinya tampilan yang sama sekali berbeda. Atom karbon disusun secara heksagonal pada grafit, sementara pada berlian setiap atom karbon terkait dengan dengan cara tetrahedral. Oleh karena itu pada grafit terdapat seperti lembaran atom karbon yang ditumpuk-tummpuk di atas yang lain, sedangkan atom karbon dalam berlian membentuk struktur seperti piramida. Lembaran grafit dapat menyerap cahaya dengan panjang gelombang yang berbeda dan karenanya menghitam, sedangkan pada berlian tidak memiliki kemampuan ini sehingga menjadi transparan dan berkilau.

Batubara yang merupakan bentuk amorf karbon, tidak terbuat dari karbon murni. Selain karbon, ini mengandung molekul organik dari tanaman membusuk dan juga hewan, yang telah dikompresi selama jutaan tahun di dalam kerak bumi. Batubara mengalami berbagai proses geologi yang mengubah komposisi kimia untuk membentuk grafit. Proses ini memerlukan kondisi yang sesuai dan menghabiskan waktu jutaan tahun. Berlian terbentuk jauh di dalam bumi, di mana terdapat suhu dan tekanan yang sangat tinggi. Berlian diangkut ke permukaan bumi dengan magma cair.

Sejauh pembentukan berlian alami yang bersangkutan, muncul keyakinan bahwa berlian terbentuk dari batu bara. Tapi seberapa jauhkah kebenaran itu? Dapat dikatakan bahwa berlian murni tidak terbentuk dari batu bara, meskipun terdapat beberapa hubungan yang erat.

Terbentuknya berlian secara alami

  1. Berlian murni ditambang dari dalam bumi. Ini adalah batu permata yang terbentuk di bagian-bagian tertentu dari mantel bumi, pada kedalaman sekitar 100 sampai 200 kilometer dari permukaan.
  2. Dalam mantel bumi, karbon yang mungkin dapat berbentuk granit terkena suhu yang sangat tinggi untuk waktu yang sangat lama sehingga membentuk berlian.
  3. Dibutuhkan waktu jutaan tahun agar berlian terbentuk dalam mantel bumi. Suhu yang diperlukan adalah sekitar suhu harus sekitar 1093.3ºC ditambah tekanan antara 45 sampai 60 kilobar.
  4. Berlian-berlian yang terletak di dalam mantel bumi, keluar ke permukaan melalui letusan gunung berapi. Lelehan magma bersama dengan berlian dan batuan, keluar dan mendingin untuk membentuk kimberlite yang merupakan sumber utama dari batu permata tersebut.
  5. Hal ini juga memungkinkan bahwa berlian lebih lanjut terbawa ke daerah-daerah yang jauh. Hal ini terjadi ketika kimberlite tergerus dan berlian di dalamnya terbawa bersama dengan sedimen yang dihasilkan ke tempat yang jauh.
  6. Pada saat ini, jarang terjadi letusan yang cepat dan keras dari gunung berapi. Hal ini diyakini bahwa letusan yang mengeluarkan berlian telah terjadi ketika bumi jauh lebih panas daripada sekarang ini.
  7. Kadang-kadang, berlian dapat terbentuk pada permukaan bumi. Hal ini disebabkan suhu tinggi dan tekanan yang dihasilkan pada permukaan bumi, sebagai akibat dari tabrakan dengan meteorit besar.
  8. Beberapa meteorit juga membawa berlian yang sangat kecil jumlahnya. Diduga bahwa berlian tersebut terbentuk oleh tekanan dan suhu yang tinggi, yang disebabkan oleh tabrakan di ruang angkasa. Ini berarti semacam sumber karbon juga terdapat dalam meteorit.
>>  Batu Citrine Kecubung Kuning

Sekarang jelas bahwa karbon merupakan bahan baku utama untuk pembentukan berlian. Terlepas dari karbon anorganik yang ditemukan dalam kerak bumi, salah satu sumber karbon organik bisa menjadi batubara. Hal ini bisa terjadi dalam kasus subduksi, dimana material karbon berjalan menuju mantel bumi. Bahkan, batubara bisa menjadi sumber karbon. Peran batubara dalam pembentukan berlian tidak bisa dikesampingkan. Namun, ada kemungkinan bahwa berlian terbentuk dari batubara dalam kasus subduksi. Konversi batubara ke berlian adalah proses alami yang memakan waktu jutaan tahun untuk mengubah menjadi bentuk yang hampir paling murni(grafit). Singkat kata, kemungkinan berlian terbentuk dari batubara sangat kecil. Sehingga diyakini bahwa sebagian besar berlian tidak terbentuk dari batubara.

 
  Incoming Keywords: asal berlian, proses terbentuknya berlian, asal usul berlian, asal terbentuk berlian, cara membuat berlian, proses pembentukan berlian, proses pembuatan berlian, Proses Pembantukan Berlian Murni, asal muasal berlian, cara pembuatan berlian

, , , ,

Comments are closed.