Tips Menjadi Ibu Mertua yang Baik

Sebagai ibu mertua, apakah hubungan antara anda dan menantu anda selalu baik-baik saja atau anda mengalami kesulitan untuk bersahabat dengan menantu baru anda? Masalah seperti seringkali terjadi dalam banyak keluarga. Tapi, alangkah baiknya jika anda dapat membangun hubungan yang sehat dan penuh kasih dengan menantu anda.

Hampir semua wanita bahkan pria terkadang tidak menyukai ibu mertua mereka. Bahkan, ada kemungkinan kuat bahwa anda juga pernah tidak menyukai ibu mertua, dalam konteks yang luas. Hal ini tidak sangat mudah untuk berurusan dengan fakta bahwa pasangan baru anak anda telah mengambil alih posisi anda sebagai orang yang paling penting dalam hidupnya. Pada kebanyakan film keluarga, ibu mertua sering digambarkan menjadi seorang tokoh yang licik dan wanita egois. Sementara ada juga ibu mertua lain yang menunjukkan bahwa di balik semua itu tersimpan hati yang lembut dari seorang ibu yang mempunyai keinginan bagi kebahagiaan anaknya. Sulit untuk tidak membenci karena semua ibu pasti takut bahwa pasangan dari anak-anaknya mungkin tidak selalu cocok dan layak atas cintanya.

Cara menjadi ibu mertua yang baik

  • Satu hal yang utama adalah, perlakukan menantu anda sebagai salah satu di antara anak-anak anda sendiri. Mereka akan sangat menghargai itu. Bukankah anda juga merasa nyaman jika ibu mertua anda menaruh kasih sayang terhadap anda seperti layaknya anaknya sendiri? Ada pepatah sederhana,”Anda mendapatkan apa yang anda berikan”. Jadilah baik dan penuh kasih terhadap mereka dan memperhatikan perasaan mereka. Jangan pernah mencoba untuk menyakiti mereka.
  • Jika anda ingin dihargai oleh putra atau putri anda, hargailah mereka juga. Pada akhirnya, mereka akan menjadi orang-orang yang menghargai dan menaruh hormat pada anda dan anak anda.
  • Hadiah adalah sesuatu yang istimewa dan personal. Ini akan benar-benar berarti bagi menantu anda jika anda mengirimkan atau membuatkannya sesuatu seperti masakan, ketika mereka tidak mengharapkannya. Ini menunjukkan bahwa anda peduli padanya seperti yang anda lakukan pada anak-anak anda yang lain. Dia akan benar-benar merasa bersyukur dan akan menghormati sikap anda.
  • Ingatlah hari jadi anak anda atau mungkin ulang tahunnya. Memanggil menantu anda pada hari ulang tahunnya benar-benar akan membuatnya merasa bahagia di hari spesial karena dia akan benar-benar mengharapkan panggilan anda.
  • Jika menantu anda seorang wanita, libatkan dia di dapur dan perkenalkan beberapa resep. Dia akan merasa wajib ketika anda mengajarinya cara memasak makanan seperti yang anda lakukan seperti biasanya juga pada anak anda. Ini akan menciptakan ikatan khusus antara anda berdua ketika dia melihat bahwa anda sedang mencoba untuk membantunya memperkuat tali kekeluargaan.
  • Ada baiknya untuk mengangkat telepon dan memanggil anak-anak anda sesekali. Namun, janganlah mencoba untuk mengganggu kehidupan dan hubungan pribadi mereka. Tidak ada yang suka gangguan terutama dari ibu mertua.
  • Jika anda tidak suka akan sesuatu hal tentang menantu anda, lebih baik untuk mengatakan hal itu daripada merenung dan meratap. Lakukan secara damai. Jangan lupa, anda adalah orang yang lebih tua dan karenanya, anda diharapkan untuk menunjukkan kedewasaan.
  • Jangan melupakan besan anda. Selain mencoba untuk membangun hubungan yang harmonis dengan menantu, cobalah untuk melakukan hal yang sama dengan orang tua mereka. Bertemu satu sama lain dalam suatu acara menjadi kesempatan anda untuk bisa bersua satu sama lain.
  • Jangan mencoba untuk mengontrol pilihan dan keputusan dalam urusan mereka. Banyak ibu mertua cenderung menjadi dominan terutama terhadap penentuan keputusan. Bersikaplah penuh pengertian dan tidak membuat mereka kesulitan.
  • Cobalah untuk tidak berbicara buruk tentang menantu anda kepada siapa saja, terutama pada anggota keluarga. Ini akan memberi nama buruk dalam keluarga dan menjadi saling meremehkan satu sama lain.

Apakah anda ingin menjadi ibu mertua yang tidak disukai dalam keluarga? Tentu tidak. Maka itu jadilah ibu mertua yang baik, anda akan dihargai dan dihormati.

,

Comments are closed.