Cara Menanam dan Merawat Tanaman Jahe di Kebun Sendiri

Cara menanam dan merawat tanaman jahe melibatkan pencahayaan, suhu hangat, kelembaban tinggi, dan nutrisi. Jika Cara Menanam dan Merawat Tanaman Jahekondisi ini dipertahankan, anda dapat berhasil memanen tanaman jahe yang sehat dari kebun anda sendiri. Jika anda menanam jahe sendiri, maka tidak perlu anda harus membeli jahe di toko kelontong lagi. Bila anda menggunakannya dalam teh atau beberapa resep, yang harus anda lakukan adalah mengambil tanaman jahe, menggali sedikit tanah, dan mengambil sepotong akar jahe segar. Artikel ini akan memberitahukan pada anda bagaimana cara menanam jahe di rumah, baik itu halaman belakang rumah, taman atau pot.

Di bawah ini adalah beberapa langkah sederhana yang akan membantu anda untuk menaman jahe di rumah dengan sangat mudah.

Cara menanam jahe

Bahan dan alat-alat: sebuah pot besar, akar jahe, pupuk kompos.

  1. Yang pertama anda lakukan adalah membeli akar jahe di toko tanaman, cari yang masih segar.
  2. Sebelum menanam akar jahe, bersihkan dan rendam akar jahe dalam air selama semalam.
  3. Keesokan paginya, ambil pot di mana anda ingin menanam jahe. Pot tanaman dengan ukuran lebar sekitar 30 cm sangat ideal untuk pertumbuhan jahe.
  4. Masukkan tanah yang gembur dan kompos. Kompos harus setidaknya 20-30% dari total tanah dalam pot.
  5. Ambil air dan basahi tanah dengan baik, jangan membanjiri.
  6. Sekarang ambil akar jahe yang telah direndam dan tanam tepat di bawah permukaan tanah. Jangan menanamnya terlalu dalam atau terlalu dekat satu sama lain. Pastikan juga bahwa kuncup atau tunas jahe menghadap ke atas.
  7. Setelah pot siap dengan jahe, berikan air sedikit lagi dan tempatkan di bawah naungan cahaya. Suhu ruangan harus sekitar 23 sampai 26 C.
  8. Anda perlu mengairi tanaman secara teratur, ketika tunas muncul di permukaan tanah, anda harus sering mengairinya.

Tanaman jahe yang sehat dapat tumbuh hingga ketinggian mencapai 2-4 meter dengan daun sempit yang mengkilap berukuran sekitar 30cm. Jika dipertahankan selama lebih dari 2 tahun tanpa dicabut sama sekali, tanaman jahe akan mengeluarkan bunga dengan warna hijau kekuningan.

Perawatan tanaman jahe

Berikut ini adalah beberapa hal yang perlu diperhatikan dalam melakukan perawatan tanaman jahe yang lebih baik:

Kondisi tanah
Agar tanaman jahe dapat tumbuh dengan sehat, pastikan bahwa tanah kaya akan nutrisi.

Cahaya
Tanaman jahe membutuhkan cahaya terang yang cukup untuk pertumbuhan dan perkembangan yang cepat. Di alam liar, jahe diadaptasi di bawah pohon yang lebih besar, sehingga mengekspos cahaya secara tidak langsung. Hal ini membuat tanaman jahe juga tumbuh dengan baik dengan mendapatkan sinar matahari secara tidak langsung.

Suhu
Kisaran suhu antara 23-36º C sangat ideal untuk pertumbuhan tanaman jahe. Jahe tidak bisa mentolerir suhu kurang atau lebih, seperti yang disebutkan.

Kelembaban
Tanaman ini tumbuh pada tingkat kelembaban yang tinggi, yang mungkin sulit untuk mempertahankannya di tempat terbuka. Oleh karena itu, jika memungkinkan, tanamlah jahe di tempat yang teduh, hangat dan lembab.

Penyiraman
Tanaman jahe membutuhkan banyak air, terutama selama musim tanam aktif. Tapi, ini tidak berarti harus disirami setiap hari, yang akan menyebabkan genangan air dan menguras habis nutrisi dari dalam tanah.

Dengan tips menanam jahe dan merawat jahe di atas, memungkinkan tanaman jahe anda untuk tumbuh segar, gemuk, dan alami. Ini akan memungkinkan anda untuk menikmati semua manfaat jahe bagi kesehatan dengan cara lebih mudah dan murah.

 
  Incoming Keywords: cara menanam jahe, cara budidaya jahe, cara menanam jahe merah di kebun, Budidaya jahe, cara tanam jahe, menanam jahe, Cara bercocok tanam jahe, cara menanam jahe di kebun, cara menanam jahe yg baik, cara tanam jahe yang baik

, , , ,

Comments are closed.