Manfaat & Efek Samping Minyak Peppermint

M inyak peppermint telah dikenal oleh manusia sejak jaman dahulu. Minyak ini memiliki begitu banyak manfaat bagi kesehatan dan digunakan untuk tujuan pengobatan.

Peppermint dianggap sebagai salah satu obat-obatan herbal tertua di dunia. Hal ini didukung oleh adanya bukti-bukti arkeologis yang menunjukkan bahwa penggunaan peppermint telah dimulai setidaknya sejak 100 abad yang lalu. Ramuan ini memiliki antimikroba yang sangat baik, selain itu juga antioksidan, antispasmodic, dan anti tumor. Peppermint sering digunakan untuk mengobati berbagai masalah kesehatan seperti gangguan pencernaan, pernafasan, sakit kepala, mual, kram perut dan kejang usus, demam dan nyeri.

Minyak mint esensial ini diekstrak dengan destilasi uap segar atau kering, terutama bagian daun yang secara luas digunakan dalam aromaterapi. Seperti halnya peppermint, minyak esensial peppermint juga memiliki berbagai manfaat terapeutik. Menurut beberapa penelitian, peppermint sangat efektif dalam mengatasi nyeri pada perut yang berhubungan dengan sindrom iritasi usus besar. Namun, selain manfaat minyak peppermint bagi kesehatan, terdapat pula efek samping dari minyak peppermint tersebut, jika digunakan secara tidak benar dan berlebihan.

Manfaat minyak peppermint

  • Peppermint adalah salah satu bahan yang paling penting dalam pembuatan pasta gigi. Hal ini karena sifat antiseptik minyak peppermint dapat melawan bau mulut dan kuman di gigi dan gusi. Minyak peppermint juga seringkali digunakan untuk menyembuhkan sakit gigi.
  • Minyak peppermint memiliki sifat yang menyegarkan, membantu untuk melepaskan stres, kelelahan mental dan depresi. Selain itu, minyak peppermint efektif dalam mengurangi rasa gelisah dan kecemasan.
  • Minyak peppermint bekerja untuk rambut dengan menghilangkan ketombe dan kutu rambut. Selain itu juga merangsang pertumbuhan rambut lebih cepat dan bertindak sebagai pelembab.
  • Minyak peppermint ditemukan dapat menjadi obat untuk menyembuhkan sakit kepala. Menerapkan minyak peppermint dalam jumlah yang cukup akan meredakan sakit kepala dalam beberapa menit.
  • Kalsium antagonisme merupakan konstituen penting dari minyak peppermint. Oleh karena itu, mengoleskan minyak peppermint pada bagian tubuh yang terasa nyeri dapat meringankan rasa sakit.
  • Menthol adalah bahan yang dikenal karena sifat dingin. Hal ini juga bermanfaat untuk kulit, karena memberikan makanan untuk kulit kusam dan juga baik untuk kulit berminyak.
  • Minyak peppermint jika dikonsumsi dalam jumlah yang cukup dapat membantu dalam memperkuat sistem kekebalan tubuh dan dapat membantu dalam mencegah infeksi penyakit.
  • Minyak peppermint membantu dalam mengatasi sindrom iritasi usus besar.
  • Kandungan menthol dalam minyak peppermint membantu dalam membersihkan saluran pernafasan. Menthol adalah ekspektoran yang baik dan memberikan bantuan langsung dari asma, flu, batuk, bronkitis, hidung tersumbat, dsb.
  • Mengkonsumsi beberapa tetes minyak peppermint membantu meningkatkan sistem pencernaan dan menghilangkan gas keluar dari tubuh.

Efek samping minyak peppermint

Minyak peppermint mempunyai banyak manfaat bagi kesehatan. Meski begitu, beberapa orang mungkin sensitif terhadap produk ini. Berikut ini adalah beberapa efek samping minyak peppermint;

  • Pada beberapa orang, minyak peppermint dapat menyebabkan denyut jantung menjadi lambat. Oleh karena itu, orang-orang dengan penyakit jantung harus berhati-hati dalam menggunakan minyak ini.
  • Efek samping lainnya adalah reaksi alergi terhadap menthol, yang justru menimbulkan saluran udara terasa terblokir. Maka itu orang-orang yang mempunyai alergi peppermint harus menghindari minyak ini.
  • Iritasi kulit merupakan salah satu efek samping minyak peppermint yang bisa didapat. Kondisi ini meliputi ruam, gatal-gatal, luka bakar atau dermatitis.
  • Konsumsi minyak peppermint berlebih dapat menyebabkan sakit kepala, pusing, mulas, anal terbakar dan gemetaran.
  • Bahaya minyak peppermint jika dikonsumsi dalam kasus jumlah besar dapat menyebabkan kerusakan otak, kejang, dan otot yang lemah.

Sebagian besar efek samping minyak peppermint disebabkan oleh penggunaan yang salah. Penggunaan minyak ini juga tidak dianjurkan untuk wanita hamil, bayi dan anak-anak, orang yang terkena penyakit jantung, batu empedu, dan beberapa masalah kesehatan lainnya. Oleh karena itu, penggunaan minyak peppermint harus sesuai petunjuk dari seorang praktisi herbal berkualitas. Jika anda mengalami efek samping dari minyak ini, anda harus segera menghentikan penggunaan dan mencari bantuan medis. Minyak peppermint, yang memiliki banyak manfaat kesehatan, harus digunakan dengan benar dan di bawah pengawasan seorang praktisi herbal yang berpengalaman untuk mencegah efek sampingnya.

 
  Incoming Keywords: minyak mint, efek samping menthol, apa itu minyak mint, minyak mint adalah, apa itu peppermint, kegunaan menthol, pemerian minyak papermint, khasiat menthol, manfaat menthol, manfaat papermint oil

, , ,

Comments are closed.