Penyebab Diabetes Gejala Jenis Diabetes

D iabetes membawa masalah dalam metabolisme tubuh, dimana kadar gula darah atau glukosa dalam tubuh terlalu tinggi. Makanan yang kita makan diubah menjadi glukosa, yang memberi tubuh kita energi yang dibutuhkan untuk melakukan kegiatan sehari-hari. Tubuh memproduksi insulin, suatu hormon yang dikeluarkan oleh pankreas, untuk mengangkut glukosa ke dalam sel-sel tubuh.

Diabetes adalah penyakit kronis yang ditandai oleh peningkatan kadar gula dalam darah. Hal ini disebabkan karena metabolisme abnormal hormon insulin, yang disekresikan oleh sel-sel beta pankreas. Insulin mengatur proses metabolisme gula dalam tubuh. Ini menginduksi sel-sel tubuh untuk mengambil glukosa dari dalam darah dan menggunakannya sebagai sumber energi. Pada penderita diabetes, fungsi insulin mengalami gangguan. Oleh karena itu, zat gula tetap berada dalam darah, sehingga terdapat akumulasi glukosa darah yang tinggi(hiperglikemia).

Mempunyai kandungan glukosa yang berlebihan dalam darah selama beberapa waktu, dapat menyebabkan penyakit diabetes dan berbagai masalah terkait. Sebagai contoh, kondisi ini dapat merusak saraf, ginjal, bahkan mata. Selain itu juga dapat menyebabkan gangren, stroke, dan penyakit jantung. Wanita hamil juga dapat menderita diabetes gestasional.

Jenis diabetes

Pada dasarnya, ada terdapat tiga jenis diabetes, tipe 1, tipe 2, dan diabetes gestasional. Pada diabetes tipe 1, tubuh tidak memiliki kemampuan untuk membuat insulin. Pada diabetes tipe 2, tubuh tidak dapat membuat atau memanfaatkan insulin secara memadai.

Diabetes tipe 1
Sekitar 10 sampai 15% penderita diabetes yang didiagnosis sering mengalami diabetes jenis ini. Diabetes tipe 1 disebabkan karena adanya kerusakan sel beta pankreas, yang menghasilkan produksi insulin yang sedikit atau bahkan tidak ada produksi insulin sama sekali. Sebelumnya, hal itu dianggap hanya mempengaruhi anak-anak dan oleh karena itu disebut sebagai diabetes remaja atau diabetes anak-anak.

Diabetes tipe 2
Kondisi pada diabetes tipe 2 bertentangan dengan diabetes tipe 1. Dalam diabetes tipe 2 sering dikenal dengan adanya ketergantungan insulin. Ini adalah jenis diabetes yang paling umum dari penyakit diabetes, yang terjadi pada sekitar 85 hingga 90% dari semua penderita diabetes. Pada diabetes tipe ini, sel-sel tubuh tidak mampu merespon dengan baik terhadap insulin atau tidak adanya insulin dalam jumlah yang cukup. Hal ini sering dikaitkan dengan obesitas dan gaya hidup yang kurang aktif.

Diabetes gestasional
Bentuk diabetes tipe ini mirip dengan diabetes tipe 2, tetapi kondisi ini terjadi pada wanita hamil. Hal ini juga disebut dengan intoleransi karbohidrat dan disebabkan karena perubahan hormonal atau kekurangan insulin selama kehamilan. Secara umum, tingkat gula darah menjadi normal atau mendekati normal setelah kelahiran bayi. Namun pada beberapa kasus, gejala diabetes ini akan menetap, sehingga ada kemungkinan tinggi untuk mengalami diabetes tipe 2 dalam periode selanjutnya.

Faktor penyebab diabetes

Penyebab diabetes tidak diketahui sepenuhnya atau apakah penyebab pasti yang menyebabkan diabetes. Ilmu kedokteran masih tidak mengerti mengapa pada sebagian orang dapat terpengaruh oleh gangguan metabolisme ini, sementara yang lain tetap tidak terpengaruh. Namun, ada beberapa faktor yang tampaknya terkait dengan kemungkinan memiliki resiko untuk menderita penyakit diabetes ini. Daftar di bawah ini adalah beberapa faktor penyebab diabetes:

Diabetes tipe 1
Diabetes tipe 1 adalah penyakit autoimun, yang berarti bahwa sistem kekebalan tubuh bertindak melawan sel-sel pankreas, sehingga menghambat produksi insulin. Beberapa jenis infeksi virus juga dapat menyebabkan diabetes tipe 1.

Diabetes tipe 2

  1. Faktor genetik diduga merupakan faktor penyebab terkuat dalam diabetes tipe 2, yang berarti bahwa gangguan ini berjalan dalam sejarah keluarga. Mereka yang memiliki riwayat diabetes dalam latar belakang keluarga mereka lebih rentan hingga 25% untuk menderita diabetes.
  2. Kebiasaan makan yang terdiri dari makanan tinggi karbohidrat seperti roti, biskuit, kue, permen, dan sebagainya, hal ini dapat menimbulkan diabetes.
  3. Dibandingkan dengan sel-sel otot, sel-sel lemak lebih sedikit mengandung reseptor insulin. Selain itu, sel-sel lemak mengeluarkan asam lemak bebas, yang menghambat metabolisme glukosa. Hal ini menyebabkan hiperglikemia atau tingkat abnormal gula darah yang tinggi, yang pada akhirnya menjadi penyebab diabetes.
  4. Gaya hidup modern yang sering dijalani banyak orang saat ini melibatkan kurangnya pekerjaan fisik dengan hanya duduk berjam-jam. Penelitian telah menunjukkan bahwa seseorang yang kurang aktif kemungkinan beresiko terkena diabetes lebih tinggi.
  5. Aspek lain dari kehidupan modern kita adalah tingkat stres yang tinggi dalam kehidupan sehari-hari. Metabolisme tubh juga dipengaruhi oleh gaya hidup yang tidak teratur. Bahkan stres emosional seperti kecemasan, marah, dan kesedihan dapat menyebabkan perubahan kadar gula darah, yang akhirnya menyebabkan penyakit diabetes.
  6. Merokok dan faktor usia adalah beberapa faktor lain yang dapat menjadi penyebab diabetes.

Gejala diabetes dan tanda-tanda awal yang terlihat

Sekitar sepertiga orang yang menderita diabetes tidak menyadari akan tingginya kadar gula darah. Ketika tanda-tanda awal diabetes bermunculan, mereka sering kebingungan dengan gejala-gejala dan masalah yang terkait. Berikut adalah beberapa gejala awal dari diabetes;

  • Gejala diabetes pada tahap awal dari diabetes tipe 1 dan diabetes tipe 2 adalah sering buang air kecil (poliuria). Karena glukosa dalam darah meningkat di atas tingkat normal, filtrasi oleh ginjal tidak sempurna. Hal ini juga menghambat penyerapan air oleh ginjal, sehingga sering buang air kecil atau beser.
  • Karena adanya peningkatan frekuensi buang air kecil, maka cairan tubuh makin berkurang. Pada akhirnya, terjadilah dehidrasi yang menyebabkan rasa haus (polidipsia). Jika seseorang minum lebih banyak cairan, maka tingkat buang air kecil juga meningkat, hal ini terjadi pada diabetes tipe 1 maupun diabetes tipe 2.
  • Gejala awal diabetes lainnya dari diabetes tipe 1 dan diabetes tipe 2 adalah meningkatnya nafsu makan. Salah satu fungsi insulin merangsang rasa lapar. Tubuh mulai mensekresi lebih banyak insulin untuk menurunkan kadar glukosa dalam aliran darah, kondisi ini akan menyebabkan rasa lapar.
  • Seorang penderita diabetes yang masih dalam tahap pradiabetes akan mengalami penurunan berat badan yang tidak biasa, bahkan tanpa berusaha untuk diet menguruskan badan. Hal ini disebabkan karena kehilangan zat gula yang berlebihan dalam urin. Tubuh mulai menggunakan protein dan lemak sebagai sumber energi, yang mengakibatkan penurunan berat badan. Gejala diabetes ini adalah gejala yang khas dari diabetes tipe 1.
  • Pada pradiabetes, kelebihan gula terjadi dalam darah dan tidak dalam sel. Penderita diabetes merasa mudah lelah dan kemampuan fisik menjadi menurun.
  • Adanya gangguan penglihatan yang ditunjukkan oleh penderita diabetes tipe 2. Peningkatan kadar gula darah menyebabkan perubahan bentuk pada lensa mata. Seiring dengan waktu, kekuatan mata untuk fokus menjadi berkurang dan penglihatan menjadi kabur.
  • Penderita diabetes tipe 2 dapat mengalami infeksi kulit yang terlalu sering. Kadar gula yang tinggi membawa kerusakan pada saraf dan menyebabkan gejala mati rasa. Selain itu, jika mempunyai luka maka akan mengalami proses penyembuhan yang sangat lama sekali.

Pada umumnya, penderita diabetes mempunyai sistem kekebalan tubuh yang buruk dibandingkan dengan orang yang sehat. Hal ini dapat disebabkan karena adanya glukosa dalam darah yang menghambat berfungsinya sel-sel darah putih. Dengan demikian, mekanisme pertahanan tubuh akan terganggu dan bahkan seseorang dapat mengalami infeksi jamur, infeksi kulit, disertai dengan proses penyembuhan yang sangat lambat.

Mengikuti tes darah dapat menjadi cara terbaik jika seseorang ingin mengetahui apakah dirinya memiliki masalah diabetes atau tidak. Diet yang tepat, mengontrol berat badan, dan olahraga dapat menjadi cara untuk mencegah diabetes. Tingkat glukosa darah juga harus dipantau secara teratur dan obat diabetes yang diresepkan harus diminum sesuai dengan apa yang telah dianjurkan oleh dokter.

 
  Incoming Keywords: jenis diabetes

, ,

Trackbacks/Pingbacks

  1. Gejala Diabetes pada Wanita Hamil

    […] Penyebab Diabetes, Gejala Diabetes, dan Jenis Diabetes […]