Gejala Diabetes pada Wanita Hamil

Diabetes dapat mempengaruhi kaum wanita. Selain itu juga memiliki potensi untuk mempengaruhi bayi yang belum lahir. Diabetes merupakan gangguan metabolisme yang disebabkan karena tingginya kadar glukosa dalam darah. Meskipun pria dan wanita dapat terkena penyakit ini, tingkat diabetes pada wanita telah lebih sering mengalami peningkatan. Hal ini disebabkan karena wanita lebih rentan untuk mengalami gangguan kesehatan terhadap diabetes dibandingkan dengan pria. Oleh karena itu, kita akan fokus pada gejala diabetes pada wanita.

Terlepas dari diabetes tipe 1 dan diabetes tipe 2, tipe diabetes ketiga disebut dengan diabetes gestasional. Hal ini dapat terjadi pada wanita. Diabetes gestasional terjadi pada wanita hamil dan merupakan akibat dari perubahan hormon. Meskipun diabetes gestasional tidak tetap berlangsung setelah bayi lahir, wanita yang menderita diabetes gestasional selama kehamilan berada pada resiko lebih tinggi terkena diabetes tipe 2 di kemudian hari.

Sekitar 2 hingga 4% wanita hamil terkena diabetes gestasional. Gejala diabetes ini seperti rasa haus, kelelahan, dan kelaparan. Wanita yang mudah terserang diabetes gestasional adalah para wanita yang biasanya kelebihan berat badan, mempunyai sejarah keluarga diabetes, proses kehamilan yang rumit, atau melahirkan bayi dengan berat lebih dari 4,8 kg.

Gejala diabetes pada wanita

Meskipun tanda-tanda diabetes yang terlihat pada wanita dan pria seringkali sama, ada gejala khusus yang hanya terjadi pada wanita.

  • Penurunan berat badan yang tidak dapat dijelaskan adalah salah satu tanda umum dari diabetes tipe 1 pada wanita. Tubuh kita tidak dapat menggunakan semua kalori yang diberikan oleh makanan yang kita makan, bahkan setelah mengikuti pola makan sehat.
  • Gejala diabetes lain yang terlihat pada kedua jenis diabetes adalah sering buang air kecil. Tubuh manusia mencoba untuk membuang kelebihan kadar gula melalui urin, karena itu tubuh merasa perlu untuk membuang air kecil sesering mungkin. Hal ini terjadi dalam jangka waktu yang singkat dan dalam bahasa medis disebut poliuria.
  • Buang air kecil yang berlebihan tidak hanya menghilangkan kadar gula dalam tubuh, tetapi juga air dalam jumlah besar, maka itu seseorang dapat menderita dehidrasi. Kondisi ini sering menyebabkan rasa haus yang berlebihan. Dalam bahasa medis kondisi ini disebut dengan polidipsia.
  • Salah satu tanda khas dari diabetes tipe 2 pada wanita adalah makan yang berlebihan, hal ini disebut dengan polyphagia. Ketika seseorang menderita diabetes tipe ini, tingkat insulin dalam tubuh menjadi sangat tinggi.
  • Gejala diabetes pada wanita yang lainnya adalah terjadinya infeksi kulit serta infeksi jamur pada kemaluan. Wanita dengan diabetes juga mudah untuk mengalami infeksi pada saluran kemih.
  • Selain dari gejala secara fisik, beberapa gejala psikologis juga dapat terlihat pada wanita yang terkena diabetes. Mereka mungkin mengalami kelesuan, agitasi, dan kadang-kadang merasa mudah marah tanpa alasan.
  • Dalam kasus diabetes gestasional, ada tanda-tanda jelas yang dapat diperhatikan. Namun, jika seorang wanita hamil memiliki tekanan darah tinggi, ada kemungkinan dia menderita diabetes gestasional.

Meskipun sebagian besar wanita mengalami gejala-gejala ini, dalam beberapa kondisi, wanita yang menderita diabetes tipe 2 tidak mengalami gejala diabetes selama bertahun-tahun. Biasanya, diabetes tipe 2 didiagnosis setelah mengalami gangguan kesehatan yang serius, seperti serangan jantung atau masalah pada penglihatan. Oleh karena itu, sangat penting bagi wanita untuk melakukan pemeriksaan secara teratur setelah usia 40 tahun. Mendeteksi dini gejala diabetes akan memastikan bahwa seseorang untuk mendapatkan perawatan yang tepat dan mengontrol tingkat gula darah.

Sebagai wanita, anda harus mencari saran medis apabila terjadi kehamilan untuk pertama kalinya. Dokter biasanya akan mengevaluasi kondisi dan mengidentifikasi persentase resiko terkena diabetes gestasional. Yang harus anda lakukan adalah mengikuti rencana kesehatan, sesuai yang telah direkomendasikan oleh dokter. Namun, jika anda telah terlihat mengembangkan diabetes gestasional, dokter mungkin akan memonitor anda lebih sering, untuk mengatasi masalah dalam tahap prenatal. Hal ini terutama di trimester ketiga, untuk mencermati kadar gula darah dan memastikan perkembangan bayi yang sehat.

 
  Incoming Keywords: gejala diabetes pada ibu hamil, tanda ibu hamil terkena diabetes, tanda tanda diabetes pada ibu hamil

,

Comments are closed.