Pengertian Penyakit Rematik

Penyakit rematik terkait dengan rasa nyeri di berbagai bagian tubuh. Kadang-kadang, orang beranggapan bahwa rematik adalah hal yang sama seperti arthritis, namun, ini tidaklah benar. Rematik adalah istilah umum untuk berbagai penyakit yang menyebabkan nyeri dan kekakuan pada sendi dan tulang, sedangkan arthritis mengacu pada sekelompok penyakit yang secara khusus menyebabkan peradangan pada sendi. Jadi, istilah rematik juga dapat dikaitkan dengan berbagai gejala kondisi kesehatan, termasuk radang sendi.

Rematik

Istilah rematik berasal dari bahasa Yunani yang berarti mengalir, mengacu pada rasa sakit yang diyakini mengalir dari satu sendi ke sendi yang lain. Asal kata ini dapat ditelusuri mulai dari kepercayaan Yunani kuno, bahwa berbagai penyakit dan gangguan kesehatan yang kita alami cenderung berasal dari sungai yang mengalir dan berlendir dalam tubuh kita.

Dalam arti yang luas, istilah rematik mencakup berbagai masalah kesehatan yang berhubungan dengan sendi dan jaringan ikat dalam tubuh. Pada mulanya, adanya gangguan autoimun yang menyebabkan nyeri di berbagai bagian tubuh juga diklasifikasikan sebagai rematik. Hal ini kemudian berubah ketika penelitian mengungkapkan bahwa penyakit ini tidak disebabkan oleh masalah pada sendi, tetapi disebabkan sebagai akibat dari sistem kekebalan tubuh yang lemah. Kemajuan di bidang kedokteran telah membantu kita untuk sampai ke asal muasal dari penyebab banyak penyakit, yang pada awalnya dikaitkan dengan kondisi ini. Sebagai hasil dari ini, istilah ini telah dihapus dari istilah medis. Meski begitu, hal ini masih cukup populer dalam istilah sehari-hari.

Secara sederhana, penyakit-penyakit yang biasanya ditandai dengan kecenderungan untuk menyebabkan sakit parah pada sendi, tulang, jaringan dan lain-lain, dianggap sebagai penyakit rematik. Meskipun penyakit ini berbeda satu sama lain hingga batas tertentu, hal ini termasuk dalam kategori rematik, karena terdapat salah satu gejala yang paling umum yaitu nyeri kronis. Osteoarthritis dan rheumatoid arthritis adalah gangguan rematik yang paling umum.

>>  Gejala Rematik dan Tanda-tandanya

Terdapat pula bentuk non artikular rematik, dimana mempengaruhi jaringan lunak dalam tubuh dan menyebabkan sakit parah. Di antara berbagai gangguan dalam kategori non artikular, tendonitis dan fibromyalgia adalah hal yang paling umum. Kesmuanya disebut dengan rematik umum karena kecenderungannya dalam mempengaruhi tubuh.

Selain hal di atas juga terdapat gangguan tertentu yang mempengaruhi bagian dari tubuh, seperti halnya bursitis. Ini mempengaruhi kantong cairan kecil yang terletak di antara bagian yang bergerak dari tubuh seperti sendi, otot, tendon, dsb.

Sejauh pengobatan gangguan rematik yang bersangkutan, obat modern mengakui fakta bahwa masing-masing dari gangguan kesehatan ini memiliki penyebab yang berbeda, oleh karena itu metode pengobatan tunggal tidak dapat digunakan untuk mengobati kesemuanya. Analgesik dan obat anti inflamasi non steroid yang mengurangi rasa sakit, sering digunakan untuk mengobati kondisi ini. Selain itu, penggunaan obat tradisional untuk mengobati rematik juga telah lama populer di berbagai belahan dunia.

Trackbacks/Pingbacks

  1. Gejala Rematik dan Tanda-tandanya

    […] mati rasa, dan sakit perut dalam beberapa kasus. Setiap sendi dalam tubuh dapat dipengaruhi oleh penyakit rematik. Dalam kondisi rematik arthritis, penderita juga dapat mengalami demam, kehilangan nafsu makan, dan […]