Apa Stres Menyebabkan Kanker?

Stres telah menjadi bagian yang tak dapat dihindari dalam kehidupan kita. Di samping itu,  apakah stres dapat menyebabkan kanker? Pertanyaan semacam ini akan dibahas dalam artikel berikut, yang akan membantu anda untuk menemukan jawabannya.

Berbagai penelitian telah mengungkap misteri dari kanker, tetapi belum berhasil mencari tahu apa sebenarnya penyebab dari kanker. Berbagai penelitian masih terus dilakukan dan berharap agar dapat lebih lanjut mengungkapkan hubungan antara stres dan kanker. Meskipun tidak ada laporan studi yang menentukan hubungan sebab akibat secara langsung antara stres dan kanker, banyak studi membuktikan bahwa stres yang berlebihan dapat meningkatkan resiko terkena kanker, seperti halnya pada serangan jantung, tekanan darah tinggi, infertilitas, dan obesitas.

Stres penyebab kanker

Banyak anak mengalami stres karena perceraian orang tua mereka. Banyak karyawan terkadang juga akan mengalami stres dalam bekerja. Tubuh kita memiliki cara sendiri untuk memerangi stres. Berbagai hormon seperti adrenalin, dopamin, noradrenalin, cortisol, dan endorfin dilepaskan ke dalam darah ketika kita mendapatkan tekanan stres, dan hal ini berpengaruh terhadap tubuh.

Sistem imun yang lemah
Pertumbuhan sel-sel dalam tubuh secara abnormal disebut dengan kanker. Sel-sel ini menyerang jaringan sehat dan organ tubuh, sehingga mengakibatkan kematian orang tersebut. Penyebab kanker secara pasti belum diketahui. Faktor genetik dan lingkungan tertentu meningkatkan resiko terserang kanker. Adanya penyakit merupakan tanda dari sistem kekebalan tubuh yang lemah. Jika sistem kekebalan tubuh kuat, anda dapat mencegah pertumbuhan abnormal dari sel-sel, seperti halnya mencegah pertumbuhan virus dan bakteri. Stres mempengaruhi fungsi endokrin, pencernaan, dan sistem kekebalan tubuh. Hal ini juga memperburuk gejala penyakit dan gangguan kesehatan yang lain.

Akibat stres
Dampak dari stres pada kesehatan dapat meliputi perubahan fisiologis, psikologis, dan perilaku seperti sakit kepala terus menerus, insomnia, sakit perut, detak jantung yang tinggi, nyeri punggung, nyeri dada, kehilangan nafsu makan, tekanan darah tinggi, fluktuasi kadar glukosa darah, kecemasan, depresi, kemarahan, lekas marah, gelisah, kurang konsentrasi, dan banyak lagi.

Orang yang merasa tertekan akan merasa tidak aman dan nyaman. Mereka perlu mengambil inisiatif untuk mengubah situasi mereka. Tapi biasanya, mereka cenderung untuk mengurangi rasa tertekan ini dengan mengalihkan perhatian pada hal lain seperti minum lebih banyak alkohol, cenderung mengkonsumsi obat-obatan, dan memperbanyak merokok. Semua kebiasaan buruk ini meningkatkan resiko terkena penyakit kanker.

>>  Cara Mengatasi Stres Berat dan Berlebihan

Manajemen stres

Berbagai faktor yang dapat termasuk masalah keuangan, hubungan, konflik orangtua, gaya hidup yang sibuk, hilangnya benda berharga atau orang yang dicintai, kehilangan pekerjaan, perubahan gaya hidup, persaingan di segala bidang, dsb. dapat meningkatkan tingkat stres. Mereka yang merasa tertekan dan tak berdaya mungkin akan menemukan obat penghilang stres, meski sebelumnya harus berkonsultasi dengan dokter dulu. Istirahat yang cukup, pola makan yang sehat, olahraga teratur, dan sikap positif, dapat membantu untuk mencegah stres. Anak-anak maupun orang dewasa harus belajar teknik manajemen stres dan teknik relaksasi seperti yoga dan meditasi.

Sangat sulit untuk menjawab pertanyaan apakah stres dapat menyebabkan kanker. Kita semua menyadari hubungan pikiran dan tubuh, serta bagaimana stres dapat mempengaruhi beberapa fungsi dari sistem kekebalan tubuh. Akan tetapi tidak ada bukti sampai saat ini bahwa stres menyebabkan kanker.

Sebuah penelitian terbaru yang melibatkan hewan menunjukkan bahwa pelepasan hormon stres oleh tubuh mempengaruhi sel-sel kanker. Beberapa penelitian yang melibatkan penderita kanker, mengungkapkan bahwa emosi negatif dapat menyebabkan pertumbuhan dan penyebaran kanker secara cepat. Ciri-ciri kepribadian anda juga menentukan bagaimana anda akan berurusan dengan kanker. Memang benar bahwa anda tidak akan dapat menghindari stres sepenuhnya. Namun, anda pasti bisa mengatasinya dan dapat menghindari dampak serius dari stres terhadap kesehatan.

Sebuah kehidupan yang benar-benar bebas stres dapat membuat kita malas dan tidak produktif. Namun, akan lebih baik untuk mengambil tindakan pencegahan dan menghindari stres yang berlebihan.

 
  Incoming Keywords: apakah banyak pikiran menyebabkan kanker, jurnal penyebab kanker secara psikologi, apakah stres dapat menimbulkan kanker otak, kenapa stres menyebabkan kanker payudara, sakit kanker berhubungan dengan tertekan, Stres membuat penyakit kanker parah, stress memicu kanker, stress penyebab kanser, stressor apakah menyebabkan ca paru

Trackbacks/Pingbacks

  1. Dada Sakit Akibat Stres dan Kecemasan

    […] hidup modern yang serba cepat adalah salah satu penyebab stres. Selain itu, banyak alasan untuk stres seperti stres kerja, stres yang berhubungan dengan keluarga, […]