Mengobati Sesak Dada dan Batuk

Pilek dan alergi adalah penyebab sesak dada dan batuk. Gejala-gejala ini dapat ditangani dengan obat-obatan dan juga pengobatan rumah sederhana. Sesak dada terjadi ketika terdapat cairan atau lendir yang berlebihan di dada. Hal ini sering ditandai dengan gejala batuk dengan batuk. Mengetahui setiap jenis penyebabnya akan membantu dalam mengobati sesak dada.

Penyebab dan tips mengatasi sesak dada

Pilek
Pilek terjadi karena infeksi virus yang ditandai dengan gejala sakit tenggorokan, batuk, dan hidung berair. Di sisi lain, influenza atau flu adalah suatu kondisi yang mirip seperti seperti pilek, akan tetapi lebih serius. Gejala flu mirip dengan pilek. Jika mengalami salah satu dari penyakit ini, seseorang mungkin dapat mengalami sesak dada.

Obat-obatan seperti obat batuk dan dekongestan dapat digunakan untuk mengobati batuk dan hidung tersumbat. Pengobatan rumah seperti meningkatkan asupan cairan, berkumur dengan air garam, istirahat yang cukup, inhalasi uap, merupakan cara efektif dalam mengobati pilek.

Alergi
Alergi adalah penyebab umum dari kesesakan pada dada. Reaksi alergi dapat disebabkan dari berbagai polusi udara yang mengakibatkan batuk, ruam dan sesak dada. Seseorang yang alergi terhadap serbuk sari, debu, asap, jamur, dsb dapat mengalami gejala ini.

Beberapa metode pengobatan yang dapat anda lakukan untuk mengatasi batuk karena alergi dapat meliputi menghirup udara lembab dengan mandi air panas atau memakai humidifier, memakai obat ekspektoran, minum banyak cairan, dsb. Anda juga perlu mengetahui jenis alergen dan mencoba untuk menjauhnya. Jika gejala tidak berangsur menghilang selama lebih dari beberapa hari, sangat dianjurkan untuk berkonsultasi dengan dokter.

Asma
Asma adalah gangguan pernafasan kronis yang dapat disebabkan karena terkena asap secara terus-menerus selain karena faktor genetika. Saluran udara tiba-tiba menyempit karena paparan alergen atau udara dingin. Hal ini akan menimbulkan apa yang disebut dengan asma. Mengi, dada sesak, dan batuk merupakan beberapa gejala asma.

Meskipun tidak ada obat untuk asma, terdapat beberapa obat dan alat semprot yang membantu dalam mengurangi gejala asma. Menggunakan inhaler asma dan teknik pernafasan yang tepat juga akan membantu dalam mengurangi gejalanya. Tidur dengan kepala dalam posisi lebih tinggi juga membantu dalam bernafas lebih mudah.

Bronkitis
Bronkitis adalah peradangan pada bronkus akibat infeksi virus ataupun bakteri. Nyeri dada dan sesak dada, batuk, sakit tenggorokan, sesak nafas dan demam meupakan gejala bronkitis. Bronkitis akut jika tidak segera ditangani maka dapat berubah menjadi bronkitis kronis.

Menggunakan obat pereda batuk juga efektif untuk menekan gejala sementara waktu. Sangat dianjurkan untuk berkonsultasi dengan dokter dalam kasus bronkitis, karena kondisi ini tidak dapat diobati dengan pengobatan rumah.

>>  Dada Sesak Selama Hamil

Pneumonia
Pneumonia adalah penyakit pernafasan yang parah, ditandai dengan gejala mirip dengan bronkitis. Hal ini disebabkan karena adanya radang paru-paru (tidak termasuk bronkus) akibat infeksi yang disebabkan baik oleh bakteri, virus, dan parasit lainnya. Pneumonia bisa berakibat fatal jika tidak ditangani dengan cepat.

Serupa dengan pengobatan di atas, istirahat yang cukup dan minum cairan adalah metode perawatan diri yang bisa dijalani. Merokok wajib dihindari untuk mencegah kondisi ini menjadi lebih buruk. Pneumonia dapat diobati hanya dengan pengobatan medis yang tepat. Oleh karena itu sangat bijaksana untuk berkonsultasi dengan dokter.

Tips

Jika batuk dan sesak dada disebabkan karena pilek, maka gejalanya akan jelas dalam waktu 1-2 hari. Jika tidak, maka penyebab yang mendasarinya bisa saja lebih berat.

  1. Mengkonsumsi minuman panas seperti teh jahe, teh herbal, sup kaldu ayam juga merupakan obat yang efektif untuk mengobati batuk.
  2. Dianjurkan untuk mengambil obat resep untuk mengobati gejala lain yang menyertainya seperti demam, sakit kepala, sakit badan, sakit apapun, dll
  3. Antibiotik akan diperlukan untuk mengobati bronkitis dan pneumonia karena bakteri. Namun, antibiotik tidak efektif terhadap infeksi virus.
  4. Obat-obatan hanya akan menekan gejala dan tidak benar-benar menyembuhkan. Oleh karena itu, sangatlah penting untuk mengetahui penyebab pasti melalui diagnosis dengan benar sebelum memilih untuk pengobatan.
  5. Berhenti merokok dan menjauhi paparan debu, asap dan jamur, karena faktor-faktor tersebut dapat memperburuk kondisi batuk dan gejala pernafasan lainnya.
  6. Tanaman obat herbal alami seperti jahe, cabe, bawang putih, madu, dan kunyit dapat membantu untuk meredakan batuk dan sakit tenggorokan.
  7. Menjauhi makanan yang berbau gorengan dan produk susu karena cenderung untuk meningkatkan produksi lendir.

Dengan memiliki pola makan yang seimbang, olahraga yang teratur, dan menjaga kebersihan akan membantu dalam mencegah penyakit menyerang kita.

 
  Incoming Keywords: batuk sesak nafas, obat sesak nafas karena batuk, cara mengatasi sesak nafas karena batuk, batuk sesak, obat batuk sesak, obat sesak nafas karena batuk pilek, mengobati sesak nafas karena batuk, apa obat sesak serta batuk, cara mengobati sesak nafas karena batuk, cara mengatasi sesak nafas karena batuk berdahak

, , ,

Comments are closed.