Intoleransi Glukosa Penyebab Gejala

Intoleransi glukosa adalah suatu kondisi yang dapat mengarah pada diabetes jika tidak ditangani dengan cepat. Ketika kita makan, kita pasti akan mengisi tubuh dengan lebih banyak energi daripada sebelum kita makan. Namun, dikarenakan beberapa kondisi tertentu, tubuh kita menolak makanan atau dalam arti tidak dapat menggunakan nutrisi dari makanan. Hal ini membuat kita mengembangkan ketidakmampuan untuk dapat menghasilkan energi. Salah satu contohnya adalah intoleransi glukosa. Pada alinea di bawah, kita akan mempelajari lebih dalam apa itu intoleransi glukosa, penyebab, gejala, dan tips untuk dapat mengobatinya.

Penyebab intoleransi glukosa

Intoleransi glukosa adalah suatu kondisi di mana tubuh tidak dapat mengubah gula menjadi energi yang akan digunakan oleh tubuh. Hal ini karena rendahnya atau tidak ada produksi insulin oleh tubuh. Ketika kita makan, pankreas mensekresi hormon insulin. Insulin ini bertugas memecah zat gula dari makanan dan menggunakannya untuk menghasilkan energi. Karena beberapa alasan tertentu, tubuh tidak mampu memproduksi insulin yang cukup untuk melakukan pekerjaan ini, maka itulah orang tersebut dikatakan mengalami intoleransi glukosa. Hal ini membuat kadar gula dalam tubuh menjadi tinggi yang dapat membahayakan kesehatanIntoleransi Glukosa. Banyak orang sering mengira bahwa intoleransi glukosa adalah sama dengan diabetes. Meskipun keduanya sangat sangat mirip, sebenarnya tidaklah benar-benar sama. Diabetes adalah tahap pengembangan lebih lanjut intoleransi glukosa. Oleh karena itu, jika anda ingin mengurangi kemungkinan resiko terkena diabetes, anda harus melakukan pemeriksaan rutin.

Gejala intoleransi glukosa

Setiap orang tidak akan mengalami gejala yang sama untuk kondisi ini.

Mudah letih, penglihatan kabur, sering buang air kecil, haus dan lapar yang berlebihan, resistensi terhadap insulin, gelisah, turun berat badan, kembung, sering sakit kepala, perilaku depresif, sering mengalami kram otot, kurangnya konsentrasi, tekanan darah tinggi, kulit gatal.

Jika anda merasa mengalami beberapa gejala yang disebutkan di atas, maka dianjurkan untuk melakukan pengujian untuk memeriksa tingkat insulin dalam tubuh anda. Hal ini dapat dilakukan melalui tes darah. Langkah-langkah di bawah ini akan terlibat dalam pengujian untuk memeriksa glukosa dalam tubuh.

  1. Anda akan diminta untuk tidak makan apa-apa selama sekitar 10 jam sebelum tes darah.
  2. Ketika anda sedang melakukan pengujian, darah akan diekstrak untuk memeriksa tingkat glukosa di dalamnya.
  3. Selanjutnya anda akan diberi larutan glukosa untuk diminum dan darah anda akan kembali diambil dalam waktu setengah atau satu jam untuk diperiksa.
>>  Menjaga Tingkat Gula Darah Normal dan Sehat

Tes secara keseluruhan dapat memakan waktu sekitar 3 jam. Seseorang yang menderita diabetes tipe 2 juga dapat didiagnosis dengan darah yang mengandung kadar glukosa tinggi.

Tips mengatasi intoleransi glukosa

  1. Jika anda mengalami kelebihan berat badan, kemungkinan mendapatkan resiko tinggi terkena diabetes tipe 2. Oleh karena itu cobalah untuk menurunkan berat badan.
  2. Makanan kaya serat akan membantu untuk meningkatkan metabolisme dan memastikan kesehatan yang baik.
  3. Hal lain yang dapat anda lakukan adalah berolahraga secara teratur. Ini akan menjaga tubuh tetap bugar dan membantu anda untuk melawan kondisi ini.
  4. Jika anda menderita tekanan darah tinggi atau kolesterol tinggi, cobalah untuk makan makanan yang tepat.
  5. Jika anda seorang perokok, segera berhenti merokok. Ini akan membantu anda, tidak hanya untuk melawan intoleransi glukosa, tetapi juga di bidang kesehatan yang lain.

Gejala-gejala intoleransi glukosa yang diamati dan pengobatan yang digunakan dapat berbeda-beda pada setiap orang. Jika anda mengalami intoleransi glukosa, kunjungi dokter dan lakukan pemeriksaan untuk dapat mengambil langkah pengobatan yang tepat.

 
  Incoming Keywords: maksud intoleransi glukosa

Comments are closed.