Mengatasi Protein Berlebihan dalam Urin

Cara mengatasi protein dalam urin dalam artikel ini akan membantu mencegah masalah ginjal lebih lanjut. Sebelum anda tahu bagaimana mengurangi protein dalam urin, sangatlah penting untuk memahami fakta-fakta tertentu tentang kondisi medis yang disebut dengan proteinuria. Hal ini ditandai dengan tingginya tingkat protein dalam urin. Seperti yang anda ketahui, ginjal kita memainkan peran yang sangat penting untuk menyaring cairan tubuh dan nutrisi termasuk protein. Molekul protein pada umumnya lebih besar dan melewati urin sesekali, ini adalah hal yang normal. Akan tetapi protein dalam urin menjadi suatu gangguan dan berbahaya ketika muncul dalam kadar yang berlebihan. Hal ini biasanya adanya indikasi masalah pada ginjal atau infeksi pada ginjal serta saluran kemih. Oleh karena itu, diperlukan pengobatan secepatnya jika anda didiagnosis menderita proteinuria, yaitu kadar protein dalam urin yang berlebihan.

Penyebab protein dalam urin

Diberikan di bawah ini adalah beberapa penyebab protein di dalam urin, yang akan membantu mencegah diri anda mengalami kondisi kesehatan yang merugikan.

  • Penyakit ginjal polikistik adalah salah satu penyebab utama yang dapat membuat kerusakan pada ginjal sehingga kadar protein dalam urin menjadi tinggi.
  • Diabetes juga merupakan salah satu kondisi yang dapat mempengaruhi ginjal sehingga melepaskan protein dari dalam tubuh.
  • Hipertensi juga dapat mengganggu ginjal dan merusak, hal ini juga menyebabkan protein dalam urin.
  • Seseorang dengan penyakit jantung dan masalah jantung terkait terhadap gangguan ginjal dapat menyebabkan proteinuria.
  • Penyebab lain dari proteinuria dapat seperti leukimia, rheumatoid arthritis, dan dehidrasi.

Ini adalah beberapa penyebab jangka panjang dari proteinuria, akan tetapi terkadang faktor sementara juga dapat menyebabkan tingginya protein tinggi dalam urin yang dapat mereda dengan sendirinya. Penyebab sementara ini dapat seperti paparan terhadap udara dingin dan panas, demam, dan stres emosional.

Cara untuk mengurangi protein dalam urin

Yang pertama harus anda lakukan adalah menghubungi dokter bila terdapat gejala protein dalam urin terlalu banyak. Jika urin anda berbusa, maka anda harus mengunjungi dokter secepat mungkin. Selain itu, gejala lain dari proteinuria dapat mencakup pembengkakan pada seluruh tubuh atau beberapa bagian dari tubuh, mata bengkak, kelelahan kronis, dsb. Dokter akan menganalisa dan mempelajari sampel urin serta akan menentukan jumlah protein tersebut. Selain itu dokter juga akan mempelajari latar belakang kesehatan anda dan status kesehatan saat ini, serta akan memberikan resep obat yang sesuai untuk proteinuria. Tes biopsi ginjal juga akan dilakukan untuk mendeteksi masalah ginjal atau adanya penyakit tertentu dengan tepat. Pada kasus infeksi ginjal, antibiotik yang diresepkan untuk penderita dalam kasus diabetes dan tekanan darah tinggi, biasanya penderita diminta untuk mengontrol kadar gula dan tekanan darah.

Pengobatan untuk mengurangi protein dalam urin sangat tergantung pada penyebab yang mendasarinya. Selain obat-obatan yang diresepkan oleh dokter, adakalanya dokter juga menyarankan penderita untuk mengikuti diet protein rendah sehingga ginjal tidak menjadi stres karena terlalu banyak dalam menyaring protein. Penderita proteinuria akan diminta untuk menghindari makanan tinggi protein tertentu seperti susu, kedelai, keju, daging unggas, kacang-kacangan, dan buah-buahan kering. Penderita juga perlu meningkatkan konsumsi air putih karena organ ginjal membutuhkan lebih banyak air untuk menyaring protein. Maka itu minum banyak air putih dan jus segar dapat membantu kesembuhan penderita agar dapat pulih lebih cepat.

Meski protein dengan kadar rendah dalam urin sesekali merupakan hal yang normal, anda tetap harus mencoba untuk mengikuti pola makan seimbang bersama dengan gaya hidup sehat untuk mencegah proteinuria.

 
  Incoming Keywords: tes urine laki mengandung protein, cara mengatasi kelebihan protein dalam tubuh, cara mengatasi kelebihan protein dalam urin, cara mengatasi kelebihan urin, cara mengobati protein urine positif pada ibu hamil, cara mengobati proteinuria, cara menurunkan protein urin pada ibu hamil, mengurNgi kadar albumin

, ,

Comments are closed.