Penyebab Susah Buang Air Kecil

Susah buang air kecil dapat terjadi baik pada pria maupun wanita. Dalam kondisi ini, hal ini cenderung menjadi masalah dan terkadang menyakitkan. Orang-orang yang mengalami masalah ini harus benar-benar memaksa diri untuk dapat buang air kecil. Beberapa orang merasakan bahwa mereka harus membuang air seni mereka. Namun ketika mereka benar-benar ingin melakukannya, jumlah urin yang mengalir keluar sangat sedikit. Kondisi ini dapat menjadi menyakitkan dan membuat tidak nyaman. Semua masalah yang terkait dengan kesulitan dalam buang air kecil dapat disebabkan akibat dari beberapa kondisi kesehatan dan penyakit.

Penyebab susah buang air kecil pada pria

Penyumbatan kemih

Hiperplasia
Kondisi ini terjadi ketika prostat menjadi membesar dan menghalangi aliran urin. Hal ini menyebabkan susah saat buang air kecil, yang sebagian besar terjadi pada pria di atas usia 50 tahun.

Batu kandung kemih
Kondisi ini terbentuk ketika mineral seperti magnesium dan kalsium mengkristal karena akibat dehidrasi. Aliran urin terhambat ketika batu kandung kemih membesar. Dalam beberapa kasus, ada beberapa batu yang terkumpul di dalam kandung kemih dan mencegah aliran urin.

Tumor
Tumor pada kandung kemih dapat menyebabkan penyumbatan uretra.

Striktur uretra
Penyempitan uretra disebut dengan striktur uretra. Kondisi ini terjadi ketika dinding uretra membengkak akibat infeksi bakteri atau virus, atau karena penyakit menular seksual.

Diverticulum
Kantong terbentuk di dalam kandung kemih yang menjaga beberapa sejumlah urin yang disebut dengan divertikulum kandung kemih. Kantong ini tidak dikosongkan saat buang air kecil.

Infeksi
Infeksi saluran kemih dapat menyebabkan kesulitan dalam buang air kecil. Infeksi saluran kemih dapat mempengaruhi bagian atas atau bagian bawah dari saluran kemih. Salah satu penyebab utama dari ISK adalah bakteri E. coli.

Obat
Obat-obatan untuk alergi dapat menjadi penyebab susah buang air kecil.

Kerusakan saraf
Saraf yang mengontrol aliran urin dapat rusak karena infeksi otak atau sumsum tulang belakang, diabetes, stroke, cedera yang melukai otak atau sumsum tulang belakang.

Untuk menghilangkan penyumbatan, baik tumor maupun prostat, operasi dapat dilakukan untuk mengurangi ukuran prostat atau menghapus sepenuhnya. Nama operasi ini adalah reseksi transurethral.

>>  Panas & Terbakar Saat Buang Air Kecil

Kateter ditempatkan dalam kandung kemih untuk memungkinkan pengeringan urin. Kateter ini dimasukkan melalui uretra ke dalam kandung kemih, sehingga urin mengalir ke kantong koleksi. Kateter foley adalah tabung fleksibel yang memiliki dua lumens terpisah. Pipa ini umumnya terbuat dari silikon atau karet.

Penyebab susah buang air kecil pada wanita

Penyakit menular seksual seperti HIV, sifilis, dsb dapat menyebabkan kesulitan dalam buang air kecil.

Sistokel
Kondisi ini juga dikenal dengan anterior vagina dinding prolaps. Hal ini terjadi ketika dinding vagina menjadi lemah, menyebabkan kandung kemih menonjol ke arah dalam.

Batu ginjal
Batu ginjal membuat buang air kecil menjadi tidak lancar sulit dan kadang-kadang menyakitkan.

Fibroid
Fibroid adalah tumor non kanker dan jika ukurannya membesar, hal ini dapat menyebabkan kesulitan buang air kecil.

Kehamilan
Kesulitan dalam buang air kecil dapat terjadi ketika rahim membesar. Hal ini biasanya terjadi pada trimester pertama kehamilan.

ISK
Karena pembengkakan pada saluran kemih, wanita mengalami kesulitan dalam buang air kecil.

Susah buang air kecil, biasanya secara bertahap dapat dialami oleh seseorang. Dan jika sewaktu mengalami kesulitan dalam buang air kecil, seseorang mengalami nyeri punggung, demam, muntah, menggigil, dan adanya darah dalam urin, maka hubungilah dokter secepatnya.

 
  Incoming Keywords: penyakit susah kencing, penyebab ga bisa kencing, penyebab susah buang air kecil, mengapa susah kencing, susah buang air kecil, penyebab susah kencing, susah buang air kecil pada wanita, penyebab/susah/buang air/kecil pada/pria, apa yang menuebabkan seseorang tidak dapat kencing, buang air kecil tidak lancar pada wanita

, , , ,

Comments are closed.