Tanda-tanda Rendahnya Zat Besi pada Wanita

Apakah anda mencari informasi mengenai tanda-tanda zat besi rendah pada wanita? Artikel berikut akan memberikan beberapa tanda-tanda yang harus diwaspadai dan cara untuk mengobati kondisi ini.

Tingkat zat besi yang rendah adalah penyebab utama anemia kekurangan zat besi, suatu kondisi di mana jumlah sel darah merah tidak cukup dan kadar hemoglobin mengalami penurunan. Hemoglobin adalah protein dalam sel darah merah yang membawa oksigen dari paru-paru ke berbagai bagian tubuh. Pada umumnya, wanita lebih rentan terserang ini daripada pria. Sedangkan pada wanita hamil, di tahun-tahun masa subur mereka merupakan periode yang beresiko tinggi. Kadar zat besi yang rendah pada wanita dapat bersifat sementara, kronis, atau sebagai akibat dari kondisi medis lain, dan dalam kebanyakan kasus dapat disebabkan karena perubahan gaya hidup.

Penyebab rendahnya zat besi

Ada berbagai alasan yang dapat menyebabkan kadar zat besi rendah pada wanita. Pada umumnya, lebih banyak wanita cenderung mengembangkan rendahnya zat besi daripada pria, ini akibat hilangnya darah yang diderita saat menstruasi. Wanita hamil juga membutuhkan lebih banyak zat besi dari biasanya dan situasi yang paling parah adalah kehilangan darah saat melahirkan. Pola makan yang rendah akan zat besi merupakan faktor utama dalam menyebabkan kadar zat besi yang rendah pada wanita, terutama dalam kondisi wanita yang mengikuti diet vegetarian atau veganisme, dan tidak mendapatkan makanan yang kaya zat besi dalam jumlah yang cukup. Wanita tertentu mungkin juga memiliki masalah keturunan yang menyebabkan anemia, terkait dengan masalah genetik yang mengganggu kemampuan tubuh untuk memproduksi sel darah merah yang cukup. Kondisi herediter termasuk anemia sel sabit, thalessimia, anemia fanconi dan sindrom malabsorpsi B12 bawaan. Obat-obatan tertentu juga dapat menimbulkan rendahnya zat besi yang rendah pada wanita.

Tanda-tanda zat besi rendah pada wanita

Dalam banyak situasi, mungkin tidak nampak tanda-tanda kekurangan zat besi. Namun, dalam kasus lain, akan dapat muncul tanda-tanda zat besi rendah secara bertahap. Berikut merupakan beberapa tanda-tanda kadar zat besi rendah:

Sesak nafas, kelelahan, kulit pucat, kuku rapuh, nyeri dada, pusing, denyut jantung tidak teratur, ekstremitas dingin, sifat lekas marah, kurangnya konsentrasi, disfungsi seksual.

Pada kondisi tertentu, kadar zat besi yang rendah juga dapat menyebabkan keinginan untuk mengunyah es atau makan barang-barang aneh lainnya seperti kertas, lumpur dan tanah liat. Ini adalah suatu kondisi yang disebut pica. Efek samping dari zat besi yang rendah pada wanita juga dapat mencakup rambut rontok.

Tips mengatasi zat besi rendah

Jika kondisi ini bukan suatu kondisi bawaan atau disebabkan sebagai akibat dari kondisi medis lain, pengobatan zat besi yang rendah pada wanita cukup sederhana. Hal ini dapat dilakukan dalam beberapa cara seperti modifikasi pola makan dengan memasukkan zat besi melalui makanan seperti sayuran seperti bayam, sereal yang diperkaya dengan zat besi, kacang-kacangan, telur, kismis dan aprikot. Mengkonsumsi suplemen zat besi juga dapat membantu. Dalam kondisi yang parah, transfusi darah dan suntikan serum zat besi mungkin akan diperlukan. Banyak ibu hamil yang juga memakai suplemen zat besi profilaksis.

Pola makan yang sehat dan seimbang akan memastikan anda mendapatkan tubuh yang sehat. Perhatikan tubuh anda dan tanda-tanda untuk menangkap kondisi rendahnya zat besi seblum lebih parah. Ikuti gaya hidup sehat dan anda tidak memiliki alasan untuk takut pada perkembangan defisiensi zat besi.

Comments are closed.