Kandungan Minyak Kayu Putih & Cara Menggunakan Dengan Tepat

Minyak kayu putih mengandung sifat anti kuman yang membantu dalam mengurangi berbagai penyakit. Artikel berikut ini memberikan sejumlah besar wawasan tentang kandungan minyak kayu putih.

Minyak kayu putih diekstrak dari daun maupun batang dari pohon kayu putih yang juga dikenal dengan eucalyptus globulus. Ini adalah pohon yang tinggi dan memiliki daun yang berbentuk seperti telunjuk, berwarna hijau kebiruan dan mempunyai bau yang khas. Minyak dapat diperoleh dengan cara destilasi uap. Hal ini membutuhkan sekitar 110 kg daun atau batang untuk membuat 2 kg minyak. Diperkirakan bahwa sifat terapeutik minyak ini ada kemungkinan pertama kali dikenal oleh suku Aborigin dari Australia, karena asala mula tanaman kayu putih berasal dari sana. Suku Arborigin ini telah menggunakan minyak kayu putih untuk mengobati sakit demam dan masalah kulit.

Kandungan minyak kayu putih

Bahan aktif minyak kayu putih adalah eucalyptol ditambah dengan unsur-unsur lain meliputi valeraldehyde, sequiterpene, pinocarveol, pinen, terpineol, camphen globulal, cineol, fenchen, dan butylaldehyde. Minyak kayu putih memiliki dampak memanasi otot-otot. Hal ini juga mengandung sifat antiseptik, antivirus, dan sifat antibakteri yang kuat. Minyak kayu putih juga membantu dalam mengurangi batuk dan demam, membantu menurunkan kadar gula darah, dan juga sebagai obat diuretik.

Terutama karena sifat anti inflamasi, minyak esensial kayu putih sering digunakan sebagai obat untuk menghilangkan nyeri sendi, saraf, dan nyeri otot. Secara psikologis, hal ini membantu dalam mengatasi kelelahan tubuh dan menghilangkan kelelahan mental. Efek yang positif dapat dirasakan bila digunakan dalam humidifier ruangan.

Banyak terapis menganggap minyak kayu putih sebagai minyak universal yang dapat digunakan dalam bentuk murni pada kulit orang dewasa. Ini adalah salah satu minyak yang paling populer dan paling dikenal di antara minyak esensial oleh karena kandungan minyak kayu putih yang mampu untuk meningkatkan khasiat dari minyak esensial yang lainnya. Sebagai contoh, bila dikombinasikan dengan minyak lavender, maka akan meningkatkan khasiat minyak lavender.

Menggunakan minyak kayu putih

  1. Untuk nyeri otot, campur 10-15 tetes minyak kayu putih dengan 56 gram minyak biji anggur atau minyak almond manis, kemudian pijat di area yang sedang sakit dengan melakukan gerakan melingkar.
  2. Sebagai obat alami yang digunakan dalam menyembuhkan flu dan batuk, gunakanlah minyak kayu putih dengan cara mengompres bagian dada, selain itu gunakan juga sebagai minyak pijat. Hal ini akan dapat membantu dalam melonggarkan dahak dan meningkatkan respirasi.
  3. Menambahkan beberapa tetes minyak kayu putih ini pada selembar kain atau sapu tangan, diikuti dengan menghirup aromanya juga dapat mengurangi gejala flu.
  4. Sifat anti kuman yang sangat kuat dari minyak kayu putih dapat membantu dalam mengobati dari gigitan atau sengatan serangga, luka bakar ringan, bahkan bisul.
  5. Untuk menghilangkan ketombe, tambahkan sekitar 10 tetes minyak herbal ini untuk shampo,  kemudian memijat rambut dan kulit kepala. Diamkan sejenak selama sekitar 3-5 menit dan kemudian bilas dengan air hangat.
  6. Untuk digunakan sebagai pendinginan pada tubuh dan pikiran, campur minyak kayu putih dengan minyak esensial lainnya, dan menerapkannya pada tiap titik denyut nadi anda.
>>  Manfaat Minyak Zaitun untuk Menghilangkan Bekas Jerawat

Daun kering kayu putih juga digunakan sebagai bahan penyedap dalam industri makanan. Meski begitu, minyak ini tidak boleh dikonsumsi secara langsung atau diminum, kecuali ada petunjuk sebelumnya oleh dokter. Bahkan lebih dari itu, wanita hamil dan menyusui harus menghindarinya.

 
  Incoming Keywords: kandungan kayu putih, persentase minyak kayu putih, kandungan minyak kayu putih, cara menggunakan minyak kayu putih, kandungan yg ada di kayu putih, kandungan dalam minyak kayu putih, kadungan kimia pada minyak kayu putih, bahaya minyak kayu putih, bahan apa saja yang terkandung di minyak telon, zat yg terkandung pd minyak kayu putih

Comments are closed.