Gejala Alergi Kecoa

Kecoa adalah hama yang seringkali ditemukan di sekitar tempat tinggal kita. Kehadiran kecoa dapat menjadi momok yang menyebabkan kepanikan karena serangga ini memang menjijikkan. Entah berapa kali kita mencoba untuk menyingkirkan makhluk-makhluk merayap ini, mereka selalu menemukan jalan kembali ke rumah kita. Kecoa memilih untuk berkembang di dalam rumah kita karena terdapat semua persyaratan penting untuk kelangsungan hidup mereka seperti makanan, kelembaban, air, dan suhu optimum yang dapat dengan mudah tersedia. Perkembangan kecoa di sekitar rumah kita tidak baik untuk kesehatan kita karena dapat menyebabkan keracunan makanan dan alergi. Alergi kecoa dapat berkembang pada banyak orang karena kepekaan seseorang terhadap kecoa.

Kecoak dapat berkembang biak dengan cepat dalam semua kondisi. Inilah sebabnya, kecoa yang masuk dalam rumah kita dapat berkembang cukup cepat dalam melipatgandakan beberapa kecoak dalam rentang waktu yang sangat singkat. Hama rumah tangga ini menghasilkan air liur, sekresi, sampah, dan telur yang membusuk sehingga menghasilkan alergen yang kuat. Sisa-sisa potongan tubuh mereka yang telah kering dapat berubah menjadi potongan-potongan kecil yang dapat dengan mudah terbawa oleh udara di sekitarnya. Pekerjaan rumah tangga seperti menyapu dan kegiatan lainnya dapat menghilangkan alergen. Ukuran alergen dapat berkisar 10-200 mikron. Hal ini sebenarnya adalah protein dalam alergen yang memicu reaksi imun tubuh.

Sebagian besar orang mungkin tidak akan terpengaruh oleh alergen kecoa, tetapi sebagian dari kita dapat mengembangkan kepekaan terhadap hal ini. Ketika seseorang yang sensitif terhadap alergen melakukan kontak, tubuh memperlakukannya sebagai zat berbahaya yang tidak diinginkan dan mulai memproduksi antibodi untuk melakukan serangan balik. Imunoglobulin E adalah antibodi yang dihasilkan untuk melawan alergen. IgE berikatan dengan alergen dan menjadi pemicu dalam melepaskan histamin yang menyebabkan gejala alergi kecoa

>>  Hewan Tercepat di Darat

Gejala alergi kecoa

Hidung gatal dan berair, gatal pada tenggorokan, hidung tersumbat, bersin, batuk, ruam kulit, rhinitis, iritasi mata, mata berair, asma yang memburuk.

gejala alergi kecoaSeseorang dengan gejala alergi kecoa dapat diuji bersama dengan tes untuk alergen lain yang diperlukan. Tes kulit akan dilakukan dan diperiksa dalam pengembangan reaksi alergi. Pada kasus orang yang alergi terhadap kecoa, kulitnya akan nampak kemerahan, membengkak dan gatal kemerahan. Selain itu, tes IgE akan dilakukan untuk memastikan alergi ini pada seseorang. Meski begitu, tes ini kurang begitu akurat dibandingkan dengan tes kulit.

Alergi kecoa dapat dicegah dengan mengendalikan perkembangan hama yang berada di sekitar lingkungan rumah seperti menggunakan semprotan insektisida dan perawatan pengendalian hama lainnya. Teknik pembersihan reguler dapat membantu dalam mencegah perkembangbiakan kecoa sehingga mengurangi kandungan alergen di dalam rumah. Mengetahui alergen sangat penting dalam mengobati berbagai jenis alergi. Ada kemungkinan bahwa alergi kecoa tidak boleh dianggap remeh dan tes harus dilakukan jika seseorang menunjukkan gejala alergi kecoa. Usahakan untuk dapat mengusir kecoa dari rumah. Hal ini akan dapat mengurangi kemungkinan timbulnya alergi kecoa ini dan mencegah kecoa menciptakan masalah kesehatan di dalam rumah kita.

Comments are closed.