Penyebab Gejala Diabetes pada Pria

D iabetes mellitus adalah suatu gangguan kesehatan di mana tubuh gagal dalam mengatur tingkat gula darah. Kondisi kesehatan ini dapat menimbulkan beberapa gejala diabetes pada pria dan wanita. Artikel berikut ini akan memberikan informasi tentang gejala diabetes pada pria, penyebab, dan pengobatan untuk diabetes.

Diabetes ditandai dengan adanya kenaikan secara abnormal pada tingkat gula darah atau glukosa akibat ketidakmampuan sel-sel tubuh dalam menyerap dan memanfaatkan glukosa dari aliran darah. Sel-sel tubuh membutuhkan hormon, yang disebut dengan insulin untuk menyerap glukosa dari aliran darah, dan insulin diproduksi oleh sel-sel beta dari pankreas. Kekurangan insulin, serta kegagalan sel-sel tubuh dalam merespon insulin dapat terwujud dalam bentuk tingkat gula darah tinggi atau hiperglikemia.

Gejala diabetes pada pria

Meskipun diabetes dapat mengakibatkan munculnya beberapa gejala, banyak sekali tanda-tanda awal yang terlihat sangat mirip dengan gejala kondisi kesehatan tertentu lainnya. Hal ini menyebabkan sulitnya untuk mengenali kondisi ini. Mengidentifikasi dan mengobati diabetes lebih dini akan sangat diperlukan. Diabetes yang tidak diobati dapat menyebabkan beberapa komplikasi kesehatan yang lebih serius. Gejala-gejala diabetes pada pria meliputi beberapa hal sebagai berikut:

Sering haus dan beser
Sering haus dan sering buang air kecil dianggap sebagai beberapa gejala diabetes yang paling umum. Baik pria maupun wanita dapat mengalami sering buang air kecil (poliuria) dan rasa haus yang berlebihan (polidipsia). Sering buang air kecil disebabkan oleh tingkat tinggi glukosa, yang mempengaruhi kapasitas penyaringan ginjal dan memberikan efek buruk. Ginjal mulai menarik lebih banyak air dari darah, sebagai akibat dari itu, orang yang terkena mengalami peningkatan frekuensi dalam buang air kecil. Sering buang air kecil menyebabkan hilangnya cairan yang berlebihan dari tubuh atau dehidrasi, yang kemudian terwujud dalam peningkatan rasa haus.

Berat badan menurun dan kelelahan
Penurunan berat badan dapat terjadi karena sel-sel tubuh gagal untuk menyerap dan memanfaatkan glukosa dari aliran darah secara efektif. Sel-sel tubuh membutuhkan glukosa untuk menghasilkan energi dan sebagainya, ketidakmampuan untuk menyerap glukosa juga dapat menyebabkan kelelahan ekstrim.

Peningkatan nafsu makan
Pasien diabetes mengalami kelaparan konstan atau juga nafsu makannya meningkat. Insulin yang tinggi dalam tubuh dapat meningkatkan rasa lapar, yang menyebabkan penderita diabetes dapat makan lebih banyak. Peningkatan nafsu makan kadang-kadang menyebabkan kenaikan berat badan.

Kerusakan saraf
Hal ini dapat terjadi terutama pada saraf dari sistem saraf perifer. Hal ini disebut dengan neuropati diabetes. Kerusakan pada sistem saraf perifer dapat menyebabkan kesemutan dan mati rasa pada tangan dan kaki.

>>  Makanan Ringan Sehat untuk Penderita Diabetes

Infeksi dan penyembuhan luka yang lambat
Tingkat gula darah yang tinggi juga dapat memperlambat penyembuhan luka. Seiring dengan ini, beberapa pria juga mudah menderita infeksi berulang.

Penglihatan terganggu
Penglihatan kabur dapat menjadi gejala umum dari kadar gula darah yang tinggi. Ketika kadar gula darah tinggi secara konsisten, gula dapat terakumulasi dalam lensa mata dan merusak pembuluh darah retina. Kondisi ini dikenal dengan retinopati diabetes, yang jika tidak ditangani dapat menyebabkan kebutaan.

Disfungsi ereksi
Diabetes dan tingkat glukosa darah yang tinggi, secara perlahan dapat merusak saraf dan pembuluh darah kemaluan. Hal ini pada akhirnya dapat menyebabkan disfungsi ereksi.

Penyebab diabetes pada pria

Diabetes dapat disebabkan oleh kegagalan produksi insulin atau karena kegagalan sel-sel tubuh untuk merespon insulin.

  • Diabetes tipe 1 ditandai dengan adanya kekurangan insulin. Kondisi ini biasanya terjadi karena adanya kerusakan autoimun dari sel yang memproduksi insulin beta pankreas.
  • Diabetes tipe 2 terkait dengan ketidakmampuan sel-sel tubuh untuk memanfaatkan insulin secara efektif. Jenis lain adalah diabetes gestational, yang juga dapat diderita oleh ibu hamil. Kondisi ini dapat dipengaruhi oleh sejumlah faktor, termasuk genetika dan faktor lingkungan seperti obesitas, gaya hidup, usia, sindrom ovarium polikistik, pola makan yang buruk dan adanya infeksi.

Diabetes dapat ditangani dengan obat-obatan, perubahan gaya hidup dan merubah pola makan. Insulin menjadi pilihan pengobatan konvensional untuk diabetes tipe 1. Untuk pengobatan diabetes tipe 2, obat-obatan seperti sulfonilurea, inhibitor alpha glucosidase, biguanides, thiazolidinediones, akan direkomendasikan, bersamaan dengan insulin. Selain itu penderita diabetes juga harus mengikuti diet sehat yang meliputi makanan kaya serat, buah-buahan, dan sayuran, berolahraga secara teratur. Pada saat yang sama, sangatlah penting untuk mengurangi jumlah makanan manis dan lemak hewani dalam diet.

Diabetes yang tidak terdiagnosis dan tidak diobati dengan segera dapat menyebabkan komplikasi serius. Maka itu sangat penting untuk mengenali gejala diabetes sehingga anda dapat melakukan pengobatan diabetes secepatnya.

 
  Incoming Keywords: tAnda diabetes lelaki

,

Comments are closed.