Penyebab Bau Mulut Busuk

Bau mulut yang dikenal dengan istilah halitosis, kondisi ini dapat disebabkan adanya masalah kesehatan tertentu, kebiasaan makan makanan yang tidak sehat, gaya hidup tidak teratur, dan kebersihan mulut yang buruk.

Bau mulut dapat bersifat sementara dan terus-menerus. Pada bau mulut sementara, anda dapat dengan mudah menghilangkan bau mulut dengan cara berkumur, menyikat dan membersihkan gigi. Sejauh bau mulut yang bersangkutan, hal ini dapat diatasi dengan menjaga kebersihan dasar mulut, kesehatan gigi, dan berbagai perubahan gaya hidup. Di lain sisi, bau mulut terus-menerus merupakan kondisi yang relatif serius. Bau mulut berkepanjangan dapat diketahui setelah mendiagnosis penyebabnya.

Pada umumnya, bau mulut berasal dari mulut itu sendiri. Penyebab bau mulut antara lain adalah penyakit seperti pneumonia, bronkitis, postnasal drip, infeksi sinus kronis, penyakit asam lambung kronis, sakit liver atau ginjal, diabetes, dan infeksi saluran pernafasan.

Penyebab bau mulut

Konsumsi makanan

Mengkonsumsi makanan seperti bawang merah dan bawang putih, ditambah dengan minyak atsiri dapat menjadi penyebab bau mulut. Minyak yang tajam ini terserap ke dalam aliran darah selama proses pencernaan. Di paru-paru, bau yang menyengat dilepaskan ke udara, yang dihembuskan melalui hidung. Terkadang, bau mulut yang disebabkan oleh konsumsi bawang merah dan bawang putih dapat bertahan hingga 72 jam. Air liur sendiri juga dapat membuat bau mulut menjadi bertambah tajam untuk jangka waktu yang panjang.



Kebersihan mulut

Faktor kebersihan mulut yang buruk dapat mengakibatkan penimbunan sisa makanan di dalam mulut. Berbagai jenis bakteri yang terdapat di dalam mulut bertindak atas partikel makanan, yang melepaskan uap hidrogen sulfida, yang menjadi penyebab bau mulut yang sungguh busuk. Kebersihan mulut yang tidak terjaga seperti tidak menyikat gigi dan flossing, akan membuat partikel makanan lengket pada gigi. Dalam jangka panjang, partikel makanan yang lengket tersebut berubah menjadi zat keras yang disebut plak, yang akhirnya dapat menyebabkan kerusakan gigi dan penyakit periodontal.


Masalah hidung dan tenggorokan

Penyebab bau mulut dapat dikaitkan juga dengan hidung. Setiap zat asing yang terjebak di dalam hidung akan dapat menjadi penyebab bau mulut. Kondisi ini dapat saja disebabkan oleh infeksi sinus, yang menyebabkan keluarnya cairan dari sinus untuk melewati bagian belakang tenggorokan, ini akhirnya menimbulkan bau busuk. Selain itu, infeksi tenggorokan juga menyebabkan bau mulut juga. Bakteri di tonsil dapat menyebabkan bau mulut yang ringan. Penyebab utama untuk bau mulut yang timbul di area ini adalah kalsifikasi yang terbentuk di celah-celah tonsil. Partikel putih tersebut disebut tonsilloliths atau batu amandel.

Tembakau dan alkohol

Baik alkohol maupun tembakau dapat menyebabkan mulut jadi kering, sehingga menyebabkan bau busuk pada mulut. Selain itu, asap rokok mengandung tar, nikotin, dan zat lainnya, yang terakumulasi di dalam mulut, sehingga menyebabkan penyakit periodontal dan bau mulut. Konsumsi alkohol juga dapat mengakibatkan masalah pencernaan, yang juga dapat dihubungkan dengan bau mulut.

>>  Manfaat Membersihkan Gigi dengan Benang Gigi

Mulut kering dan puasa

Adalah hal yang umum mengalami bau mulut saat bangun tidur di pagi hari. Kondisi ini disebabkan karena penurunan produksi air liur saat tidur, karena mulut yang terus tertutup untuk jangka waktu lama. Oleh karena itu, air liur memiliki peran yang sangat penting dalam membersihkan dan melembabkan mulut. Akumulasi cairan ini membantu dalam proses menelan, yang membantu mulut dalam menyingkirkan sisa-sisa makanan, bakteri, dan sel-sel mati. Air liur memiliki potensi untuk membunuh bakteri di dalam mulut. Dengan penurunan produksi air liur, hal ini dapat menyebabkan bau mulut. Selain itu, puasa juga dapat menyebabkan bau mulut, karena pemecahan bahan kimia atau ketoasidosis.

Penyebab bau mulut lainnya

Beberapa jenis penyakit kanker dapat menjadi penyebab bau mulut. Infeksi paru-paru dan abses dapat menghasilkan nafas berbau busuk. Bahkan diabetes dan gangguan asam lambung kronis dapat menyebabkan bau mulut. Beberapa orang dengan intoleransi laktosa dapat mengalami bau mulut, ketika mereka mengonsumsi produk susu. Gigi palsu juga dapat menyebabkan masalah bau mulut, jika tidak dibersihkan dengan benar. Dehidrasi dan sembelit juga dapat menyebabkan masalah pencernaan yang menjadi salah satu penyebab bau mulut.

Bau mulut dapat disebabkan oleh salah satu penyebab bau mulut di atas. Dengan menjaga kebersihan mulut secara rutin seperti rajin menyikat gigi, flossing, dan berkumur adalah cara menghilangkan bau mulut. Ingatlah juga untuk selalu membersihkan lidah anda dengan sikat gigi. Hal ini dikarenakan adanya sisa-sisa makanan, sel-sel mati, postnasal drip, dan bakteri yang akan terbentuk terus-menerus. Jika bau mulut masih terus anda alami, konsultasikanlah dengan dokter gigi ataupun ahli kesehatan.

 
  Incoming Keywords: penyebab bau mulut, penyebab nafas bau busuk, mulut bau busuk, penyebab nafas bau, nafas bau bangkai, bau mulut saya seperti bau gigi yg busuk tanda penyakit apa itu?, kenapa tenggorokan sakit, radang tenggorokan menyebabkan bau mulut, gejala penyakit nafas bau berkepanjangan, apa penyebab mulut bau

, , , ,

Trackbacks/Pingbacks

  1. Merawat Kesehatan Mulut Gigi Selama Kehamilan

    […] gingivitis dan memiliki bermacam gejala yang mengganggu seperti gusi berdarah, radang gusi, bau mulut, dsb. Bakteri yang menyerang gusi dapat mencapai rahim melalui aliran darah dan menyebabkan […]

  2. Manfaat Berkumur dengan Obat Kumur

    […] dan chlorhexidine glukonat. Bahan-bahan ini melawan bakteri yang berada dalam mulut, yang menjadi penyebab bau mulut. Cara yang lebih mudah untuk menghilangkan bau mulut adalah dengan memakai obat kumur. Yang harus […]