Konsep Bisnis Outsourcing

Konsep bisnis outsourcing pengolahannya sebenarnya dimulai sejak lama. Di internet juga telah memberikan cara baru yang lebih nyaman dari proses bisnis outsourcing. Mencakup setiap proses perusahaan yang telah diserahkan ke pihak ketiga. Perusahaan dapat melakukan proses outsourcing karena berbagai alasan. Diantaranya adalah untuk menghemat biaya. Bagi orang lain, itu adalah sarana untuk mendapatkan keterampilan khusus yang tidak tersedia dalam perusahaan itu sendiri.

Dua jenis utama dari proses outsourcing oleh sebuah bisnis adalah kegiatan front office dan back office. Proses front office termasuk hubungan dengan klien, dukungan teknis dan strategi pemasaran. Sedangkan back office termasuk penagihan, pemeliharaan akun, manajemen karyawan dan penggajian.

Meningkatnya peran yang dimainkan oleh internet dan bentuk-bentuk interaksi manusia telah membuat outsourcing menjadi cara internasional. Secara tradisional, proses outsourcing yang digunakan dalam suatu negara, disebut onshore  outsourcing. Sebagai negara tetangga mulai berpartisipasi, konsep onshore outsourcing muncul, contohnya TKI ke Malaysia. Dan sekarang, bersama dengan ide globalisasi, proses outsourcing ke negara-negara yang jauh, disebut  offshore outsourcing, contoh TKI ke Arab. Penentu yang mendominasi jenis outsourcing adalah interaksi dari nilai dan biaya.

, ,

Comments are closed.