Gejala Penyebab Kanker Paru-paru

Pada umumnya gejala kanker paru-paru tidak nampak di awal. Namun ketika penyakit paru-paru ini mencapai stadium lanjut, gejalanya mulai terlihat ke permukaan. Hal ini menjadi sebab bahwa kanker paru-paru menjadi sulit untuk didiagnosa pada awalnya.

Kanker paru-paru adalah pertumbuhan yang tidak terkendali dari sel-sel abnormal pada salah satu atau kedua paru-paru. Sel-sel ini tidak melakukan fungsinya dengan normal dan tidak berkembang menjadi jaringan yang sehat. Di saat sel-sel kanker paru-paru menjadi ganas maka dikenal dengan sebutan kanker paru-paru primer. Tetapi kanker ini juga dapat disebabkan karena penyebaran dari daerah lain dari tubuh, yang disebut dengan kanker metastatik. Jenis ini biasanya menyebar ke paru-paru dari kulit, perut, tulang, testis, rektum, leher rahim, ginjal, kelenjar tiroid, prostat, usus besar, dan kanker payudara.

Gejala kanker paru-paru

Penyakit kanker paru-paru seringkali sulit untuk dikenali pada tahap awal karena gejala pertamanya terasa halus, dan ketika berkembang dalam bentuk yang lebih parah, maka telah terlambat karena pada saat itu penyakit biasanya berkembang ke stadium lebih lanjut. Gejala kanker paru-paru dapat meliputi sbb:


»Batuk terus-menerus yang menjadi lebih buruk dari waktu ke waktu
»Batuk berdahak bersama dengan darah, yang disebut hemoptisis
»Nyeri pada dada
»Sesak napas
»Mengi
»Mudah lelahgejala penyebab kanker paru
»menurunnya berat badan secara drastis
»Kehilangan selera makan
»Wajah dan leher membengkak
»Kesulitan dalam menelan
»Kelainan pada jari atau kuku
»Kulit pucat atau warna kebiruan
»Sendi bengkak
»Nyeri pada tulang

Faktor penyebab kanker paru-paru

  • Salah satu penyebab kanker paru-paru yang utama adalah merokok. Semakin tinggi durasi dan kuantitas merokok, semakin tinggi kemungkinan terkena kanker paru-paru. Bahkan, telah diamati bahwa sekitar 10-20% dari semua perokok akhirnya mengembangkan kanker. Meskipun bukan perokok juga mendapatkan kanker paru-paru, meski perokok lebih rentan.
  • Beberapa kasus kanker paru-paru dapat disebabkan oleh zat yang terhirup di tempat kerja. Sebagai contoh, bekerja dengan radiasi, asbes, kromat, arsenik, klorometil eter, nikel, gas, telah dikaitkan dengan beberapa kasus. Kemungkinan mengembangkan kanker paru-paru akan lebih tinggi pada orang yang merokok dan juga terkena zat di atas. Terkadang, jenis tertentu karsinoma sel alveolar dan adenokarsinoma, terjadi pada orang yang telah dipengaruhi oleh penyakit lain dari paru-paru, seperti fibrosis dan TBC. Faktor genetik dan pencemaran lingkungan juga faktor yang terkait dengan pengembangan kanker paru-paru.
>>  Gejala dan Tanda Kanker pada Tulang Kaki

Jenis kanker paru-paru

Lebih dari 90% dari kanker primer dimulai pada bronkus, salah satu dari dua cabang utama dari trakea. Hal ini dikenal dengan karsinoma bronkogenik, dengan tipe tertentu menjadi sel oat, atau karsinoma sel kecil, adenokarsinoma, karsinoma sel besar, dan karsinoma sel skuamosa. Di antara ini, tiga jenis terakhir biasanya disebut kanker paru-paru non sel kecil.

Subtipe adenokarsinoma, yang dikenal dengan karsinoma sel alveolar, bermula dalam alveoli, kantung udara kecil dalam paru-paru. Meskipun kondisi ini dapat berkembang di salah satu bagian dari paru-paru, namun juga sering terjadi serentak di beberapa bagian.

Beberapa tumor paru-paru yang tidak umum seperti karsinoid bronkial, yang dapat menjadi tumor ganas atau tidak ganas, sarcoma yang merupakan kanker, dan hamartoma chondromatous yang tidak ganas. Limfoma adalah jenis kanker yang dapat mempengaruhi sistem limfatik.


Ketika salah satu gejala kanker paru-paru yang disebutkan di atas terjadi, segeralah untuk berkonsultasi dengan dokter, terutama jika anda berusia lebih dari 40 tahun dan seorang perokok. Mendeteksi lebih dini akan membantu dalam mengendalikan penyebaran kanker paru-paru. Hal ini akan membantu meningkatkan usia penderita dan meningkatkan kualitas hidup setelah terkena kanker paru-paru.

, ,

Comments are closed.