Gempa Bumi Terbesar 1 Abad Terakhir

Teknologi yang dikembangkan oleh manusia dapat memprediksi hampir semua bencana alam yang terjadi seperti banjir, badai, angin topan, dsb. Meski teknologi tersebut tidak dapat digunakan dalam upaya pencegahan bencana alam itu sendiri, hal ini memungkinkan kita untuk mengambil langkah pencegahan untuk menanggulangi dampak bencana yang terjadi. Yang sangat disayangkan, hingga saat ini manusia belum sanggup untuk merancang metode dengan akurat dalam memprediksi gempa bumi. Untuk memprediksi kapan dan di mana gempa bumi terbesar akan menyerang masih menjadi impian.

Gempa bumi merupakan kejadian sehari-hari di planet kita ini yang sebagian besar diantaranya begitu kecil sehingga kita bahkan tidak menyadarinya. Kondisi seperti ini hanya dapat direkam oleh lembaga profesional. Di sisi lain, beberapa gempa bumi yang terjadi sangat kuat dapat menyebabkan kerusakan besar.

Gempa bumi terparah dan paling mematikan

Gempa bumi di Shaanxi, Cina
Gempa bumi ini juga dikenal dengan sebutan ‘Gempa Jiajing’, gempa bumi terdahsyat yang mematikan inigempa bumi terbesar menyerang Shaanxi, Cina, pada 23 Januari 1556. Gempa berpusat di lembah sungai Wei dan menghancurkan wilayah dengan luas lebih dari 600 km. Di daerah yang terkena, setiap struktur bangunan rata oleh tanah, dan dan bahkan korban tewas diperkirakan sekitar 830.000 orang dalam bencana gempa bumi ini. Disaat itu, belum ada teknologi untuk mengukur gempa bumi, akan tetapi setelah mempelajari data geologi yang berhubungan, dapat diperkirakan bahwa gempa bumi ini terjadi pada skala 8,0.

Gempa bumi terbesar dalam 1 abad terakhir



Gempa bumi di Tangshan, Cina
Gempa bumi terparah ini terjadi di Tangshan, Cina, pada tahun 1976, dan mencapai skala 8. Gempa berlangsung selama sekitar 25 detik. Meski hanya sekian detik, gempa ini membawa banyak kerugian besar pada kelangsungan hidup manusia. Di samping itu, daerah tersebut bukanlah daerah yang rawan gempa. Gempa bumi ini terjadi sekitar jam 4 pagi waktu setempat, ketika semua orang sedang tertidur lelap di dalam rumah mereka. Sekitar 275.000 orang tewas dalam musibah ini, dan 150.000 orang lainnya terluka.

>>  Tips Menghadapi Gempa Bumi

Gempa bumi di Samudera Hindia
Gempa di tahun 2004 ini merupakan gempa bumi yang terjadi di bawah laut, dengan pusat gempa berada di lepas pantai barat Sumatra, Indonesia. Gempa ini mencapai skala 9,2. Salah satu gempa bumi terbesar yang pernah tercatat. Tidak hanya itu, gempa ini juga merupakan gempa terpanjang yang pernah pernah ada, dengan durasi hampir 10 menit. Gempa bumi ini juga menimbulkan bencana tsunami terburuk yang pernah dikenal manusia, dengan gelombang laut yang naik mencapai 30 meter di berbagai negara di Asia seperti Indonesia, Thailand, Bangladesh, India, dan Sri Lanka. Dalam gempa ini, Indonesia menjadi daerah yang terparah. Gempa bumi yang begitu kuat dan menghasilkan tsunami ini menyebabkan hampir 270.000 nyawa tewas.

Gempa bumi di Haiti
Bencana gempa bumi terbesar ini mempunyai kekuatan sampai skala 7, yang melanda kepulauan Karibia Haiti pada Januari 2010. Setelah gempa utama terjadi, terdapat 50 gempa susulan di bulan Januari itu sendiri. Korban tewas setidaknya 250.000 jiwa dalam bencana alam ini, dan 300.000 orang mengalami luka. Tidak hanya itu, sekitar satu juta orang menjadi tunawisma.

Gempa bumi Haiyuan
Gempa bumi mempunyai skala di bawah 8, yang melanda Haiyuan, Cina, pada bulan Desember 1920. Gempa ini juga dikenal dengan ‘Gempa Gansu’, karena pada tahun 1920, Ningxia, di mana pusat gempa itu terjadi adalah bagian dari Provinsi Gansu. Gempa bumi berdampak pada luas wilayah sekitar 200 km. Sekitar 240.000 orang kehilangan nyawa mereka, sementara ribuan orang lainnya mengalami luka-luka atau bahkan hilang tanpa jejak.

Gempa bumi Kanto Jepang
Pada tahun 1923, pulau Honshu di Jepang dilanda gempa bumi dengan kekuatan hingga skala 8,3 dan berlangsung selama lebih dari 5 menit. Gempa bumi ini begitu kuat sehingga berhasil menghancurkan beberapa bagian dari Tokyo, Yokohama, Chiba, Kanagawa, dan Shizuoka. Meskipun bencana gempa ini bukanlah yang paling kuat di Jepang, tetapi berdasarkan kerusakan dan korban jiwa, bencana ini dianggap bencana gempa bumi yang terbesar. Banyak kebakaran besar terjadi dan banyak pula tanah longsor. Kerusakan dari gempa bumi terbesar ini menyebabkan hilangnya sekitar 140.000 jiwa.

Gempa bumi dapat terjadi kapan saja, dan yang dapat manusia lakukan adalah mencoba untuk membangun struktur bangunan yang tahan gempa serta melatih dirinya dalam persiapan menghadapi gempa bumi. Hal ini akan dapat meminimalkan kerusakan dan kehilangan nyawa.

,

Comments are closed.