Kebutuhan Protein Harian

Berapakah kebutuhan protein tiap harinya yang diperlukan oleh tubuh? Protein merupakan elemen penting dari pola makan yang sehat. Protein terdapat pada setiap sel dalam tubuh yang berguna untuk melakukan fungsi penting dari membangun dan memelihara otot dan tulang. Hal ini juga membuat sel-sel dalam kondisi yang fit. Jika terdapat kekurangan protein dalam tubuh, hal ini dapat menyebabkan masalah yaitu pemecahan otot yang ada akan terjadi pada tingkat yang lebih cepat dibandingkan dengan pembentukan baru, sehingga hal ini mengakibatkan gangguan fungsi dari organ tubuh. Meski protein sangatlah penting bagi tubuh, banyak orang yang tidak menyadari dalam pemenuhan kebutuhan protein harian atau bahkan melampaui kadar protein per hari yang selayaknya dibutuhkan oleh tubuh. Kebutuhan protein yang selaras bagi tubuh akan bervariasi dari orang ke orang. Selain itu gaya hidup seseorang juga berkaitan dengan jumlah protein yang diperlukan setiap hari.

Kebutuhan protein harian

Pria dan wanita
Meskipun jumlah protein yang dibutuhkan sehari-hari tergantung pada beberapa faktor seperti jenis kelamin, usia, berat badan, aktivitas, dsb, terdapat metode standar yang digunakan oleh ahli gizi dalam menentukan kebutuhan akan protein yang diperlukan setiap harinya. Berat badan dalam kilogram akan dikalikan dengan 0,8 g, ini adalah jumlah protein yang akan dibutuhkan dan menyediakan jumlah protein yang wajib dikonsumsi setiap hari. Sebagai contoh, jika berat badan seseorang 50 kg, maka asupan protein yang disarankan dalam per hari adalah 50 kg × 0,8 g. Jika seseorang menjalani hidup statis atau tidak banyak aktivitas, maka rumus ini adalah cara yang tepat untuk menentukan kebutuhan protein harian. Akan tetapi jika seseorang melakukan aktivitas berat seperti olahragawan, maka asupan protein harian sudah sepantasnya untuk ditingkatkan lagi.

Olahragawan
Bagi mereka yang sering berolahraga amaupun beraktivitas berat, sangat disarankan untuk memenuhi kebutuhan protein antara 1,2 hingga 1,8 g per kg berat badan per hari. Dalam cara yang ideal, asupan protein tidak boleh melebihi 1,8 g per kg dalam tiap hari, bahkan bagi mereka yang melakukan aktivitas berat.

Diet menurunkan berat badan
Kebanyakan orang yang ingin menurunkan berat badan sering merekomendasikan diet tinggi protein. Penyebab kebutuhan protein harianutama di balik ini adalah karena makanan yang kaya protein akan membuat seseorang merasa kenyang dalam waktu yang sangat lama dan mereka sangat kekurangan kalori dibandingkan dengan makanan yang kaya karbohidrat dan lemak. Ketika melakukan diet tinggi protein, perawatan harus dilakukan untuk menjaga jumlah protein yaitu 1,8 per kilogram dari massa tubuh per hari.

>>  Kekurangan Protein Penyebab Rambut Rontok

Ibu hamil
Hal ini sangat penting untuk mengkonsumsi protein dalam jumlah yang cukup selama hamil, terutama sepanjang trimester kedua dan ketiga disaat bayi sedang mengalami pertumbuhan cepat. Jumlah protein yang dianjurkan untuk ibu hamil adalah 70 g per hari, hal ini tentunya lebih tinggi sekitar 20 g dari jumlah protein yang dibutuhkan untuk wanita yang tidak hamil.

Binaragawan
Konsumsi protein oleh binaragawan sangatlah penting karena memiliki efek yang baik pada kemampuan mereka untuk menggunakan protein. Rumus untuk menghitung asupan protein harian untuk binaragawan adalah berat massa otot (kg) × 2,75 = kebutuhan protein harian. Seseorang dengan berat badan 80 kg, jumlah protein harian yang disarankan adalah sekitar 220 g/ hari.

Anak-anak
Anak-anak yang memiliki pola makan vegetarian akan dengan mudah memenuhi jumlah protein yang dianjurkan setiap hari, Oleh karena itu orang tua tidak kesulitan untuk mengatur pola makan untuk anak. Jumlah protein yang harus dikonsumsi oleh anak menurut kelompok usia setiap hari:

0-12 bulan: 13 g
1-3 tahun: 16 g
4-6 tahun: 24 g
9-10 tahun: 28 g

Makanan yang kaya kandungan protein

Untuk memenuhi kebutuhan protein harian tubuh, banyak makanan yang dianggap sebagai sumber protein yang baik dan wajib dimasukkan dalam menu harian.

asparagus, alpukat, bawang merah, brokoli, daging sapi, daging ayam, gandum hitam, ikan salmon, jamur, kacang, kubis, kembang kol, keju, kentang, kacang-kacangan, telur, pisang, pepaya, persik, udang, tahu, tomat, ikan tongkol, semangka, susu, yogurt.

Selain sumber-sumber protein alami di atas, terdapat berbagai jenis suplemen protein yang tersedia. Ini berguna untuk memenuhi kebutuhan protein oleh tubuh, terutama bagi orang-orang yang melakukan aktivitas berat.

 
  Incoming Keywords: cara menghitung jumlah protein dalam tubuh, rumus mencari protein, rumus menghitung protein

,

Comments are closed.