Efek Samping Susu Kedelai

Susu kedelai lebih disukai oleh banyak orang melebihi susu sapi. Di lain sisi terdapat efek samping susu kedelai yang terkait karena konsumsi susu yang berlebihan. Kacang kedelai adalah kacang yang sarat dengan vitamin, protein, dan serat. Sementara itu susu kedelai telah menjadi bagian dari makanan sehat, dan banyak orang yang telah menggantikan makanan lain dalam pola makan mereka dengan makanan berbasis kedelai.

Penelitian menentukan bahwa susu kedelai memang baik untuk kesehatan, tetapi juga beresiko mempunyai efek yang buruk bagi tubuh manusia. Namun, ini adalah fakta bahwa terlalu banyak mengkonsumsi susu kedelai menjadi hal yang tidak sehat. Adanya kasus seseorang mengembangkan kondisi kesehatan yang baik setelah berhenti mengkonsumsi susu kedelai, terkait dari gaya hidup orang tersebut. Segelas susu kedelai per hari tidak akan membahayakan anda.

Efek samping susu kedelai

Dalam proses industri, susu kedelai dipanaskan pada temperatur yang sangat tinggi dan sebagai hasilnya adalah degenerasi protein yang ditemukan dalam kedelai. Hal ini akan membuat susu kedelai menjadi tidak sehat karena merosotnya jumlah protein yang menjadi sulit untuk dicerna, dan dapat menyebabkan gejala seperti kram dan mual. Metode pengolahan industri juga menghancurkan produk alami yang disebut dengan sistein dalam susu kedelai, yang membuatnya sulit untuk menyerap nutrisi lainnya. Stabilisator dan pengawet lain yang ditambahkan ke dalamnya menjadikannya tidak sehat. Perusahaan atau manufaktur makanan telah mengatakan mengenai manfaat kedelai selama ini, namun mereka telah mengabaikan resiko susu kedelai yang dapat timbul.

Flatulensi
Protein yang tinggi dapat menjadi produksi gas dalam perut yang berlebihan. Sejumlah gas yang dihasilkan akan bervariasi tergantung pada jumlah yang dikonsumsi dan bagaimana tubuh dapat mentolerir. Ketika dipakai dalam jumlah moderat, kedelai tidak terlihat menyebabkan masalah, namun bagi ibu hamil akan mudah menderita perut kembung. Dalam kasus tersebut, yang terbaik bagi ibu hamil adalah menghindari kedelai dan mengkonsumsi makanan kaya protein yang lain.

>>  Manfaat Susu Kedelai bagi Kesehatan

Alergi kedelai
Seseorang dapat menderita alergi terhadap protein kedelai dan mengalami berbagai gejala setelah mengkonsumsi susu kedelai. Reaksi alergi yang terjadi dapat berupa mengi, batuk, gatal-gatal, Wajah bengkak, muntah, diare, pingsan, dsb. Inilah mengapa seseorang yang alergi kedelai harus sangat berhati-hati dalam mengkonsumsi produk kedelai yang terkontaminasi.

Masalah tiroid
Goitrogen yang terdapat dalam susu kedelai adalah zat yang dikatakan memiliki kemampuan untuk menekan fungsi dari kelenjar tiroid dan mengganggu penyerapan yodium. Meskipun penelitian ini baru terbatas pada hewan, akan lebih baik untuk memahaminya agar lebih aman.

Asam fitat
Susu kedelai non fermentasi mengandung asam fitat dalam jumlah besar, yang ketika dikenalkan pada tubuh setelah dikonsumsi, maka mencegah tubuh untuk menyerap mineral penting dan vitamin dalam saluran pencernaan. Penyerapan mineral seperti kalsium, yodium, zat besi akan terhambat, sementara itu mineral-mineral ini sangat penting bagi tubuh kita.

efek samping susu kedelaiSusu kedelai harus dikonsumsi dalam jumlah sedang. Konsumsi makanan yang berlebihan dapat menyebabkan masalah kesehatan. Susu kedelai benar-benar dapat membantu meningkatkan kesehatan jika dikonsumsi dalam jumlah kecil, terutama untuk mengatasi masalah kolesterol tinggi dan kesehatan jantung. Mengkonsumsi satu gelas susu kedelai setiap hari tidak akan berbahaya untuk kesehatan anda. Meski begitu jagalah selalu dalam jumlah moderat untuk mencegah efek samping susu kedelai yang dapat terjadi. Jika anda merasa bahwa minum susu kedelai dapat menyebabkan masalah kesehatan, akan lebih baik untuk menghindari meminumnya. Bagi anda yang alergi terhadap susu kedelai maka harus menjauhi sepenuhnya, sementara bagi yang tidak, harus meminumnya dalam jumlah yang cukup.

,

Comments are closed.