Susu Kedelai untuk Ibu Hamil

Ibu hamil harus mempunyai pola makan seimbang dan bergizi agar kehamilannya berkembang dengan sehat. Semua mineral yang bagi tubuh, vitamin, dan nutrisi dalam diet akan bermanfaat bagi pertumbuhan janin. Oleh karena itu, ahli kesehatan biasanya menyarankan ibu hamil untuk mengikuti pola makan sehat yang kaya nutrisi. Salah satu unsur terpenting atau nutrisi yang harus dicantumkan sewaktu hamil adalah protein. Sebagian besar makanan yang kaya protein dari hewani adalah telur, daging dan ikan tanpa lemak. Protein juga dapat diperoleh dari produk kacang-kacangan dan lentil. Dan jika anda ingin mendapatkan protein tinggi dari unsur nabati, maka kedelai adalah jawabannya.

Manfaat protein kedelai selama kehamilan

Salah satu dari banyak manfaat kedelai adalah kandungan protein lengkap yang mengandung asam amino esensial. Protein kedelai sama bagusnya dengan protein daging, oleh karena itu dianggap sebagai salah satu sumber protein terbaik bagi vegetarian. Protein kedelai memberikan energi untuk sel-sel tubuh dan bermanfaat bagi ibu hamil. Protein kedelai ini tidak mengandung kolesterol apapun juga, selain itu sangat rendah kalori dan lemak jenuh. Itulah sebabnya mengapa protein ini begitu aman dan sehat untuk dikonsumsi oleh ibu hamil. Dengan meningkatkan konsumsi protein kedelai secara rutin maka akan meningkatkan kemungkinan untuk mendapatkan persalinan normal.

Kedelai menjadi produk serbaguna yang dapat dikonsumsi dalam berbagai macam bentuk. Anda dapat menemuinya dalam bentuk seperti susu kedelai, bubuk protein kedelai, tahu, yogurt kedelai, tempe, dsb. Ada beberapa produk kedelai yang tersedia dan diperkaya dengan mineral lain seperti kalsium dan besi. Bersama dengan protein kedelai, anda dapat juga akan mendapatkan mineral penting lainnya dengan memasukkan produk-produk tersebut dalam menu makan. Di lain sisi, protein kedelai juga dianggap mengurangi resiko serangan penyakit tertentu seperti osteoporosis, kanker payudara, dan penyakit jantung.

Efek samping protein kedelai

Meskipun terdapat banyak manfaat kedelai untuk kesehatan, banyak ibu hamil yang masih meragukan apakah susu susu kedelai untuk ibu hamilkedelai aman untuk dikonsumsi selama kehamilan? Susu kedelai kaya akan protein nabati tanpa lemak. Protein kedelai juga dapat berfungsi sebagai sumber nutrisi bagi ibu hamil. Sumber makanan dari janin juga berasal dari menu makan ibu, maka itu bayi dalam kandungan juga akan mendapatkan keuntungan dari kedelai.

>>  Manfaat Kedelai bagi Kesehatan & Efek Samping

Menurut beberapa studi, protein kedelai dapat menyebabkan beberapa efek samping. Beberapa peneliti menyatakan bahwa kedelai dapat meningkatkan resiko kanker. Meski begitu hal ini tidak terdapat bukti yang kuat untuk membuktikan bahwa kedelai sebenarnya berbahaya untuk kesehatan. Ibu hamil mungkin saja akan mengalami mual, sakit perut atau ruam setelah mengkonsumsi produk kedelai. Hal ini dikarenakan dari reaksi alergi kedelai. Alergi kedelai memang suatu hal yang cukup langka, namun kita tidak dapat mengabaikannya begitu saja. Oleh karena itu, sangatlah penting untuk mengetahui apakah ibu hamil mempunyai alergi terhadap protein kedelai ataukah tidak.

Salah satu pendapat yang serius mengenai bahaya susu kedelai selama kehamilan adalah dapat mempengaruhi janin laki-laki. Isoflavon dalam susu kedelai adalah fitoestrogen, yang berarti meniru peran estrogen dalam tubuh. Isoflavon ini dapat mempengaruhi ukuran alat kelamin dari janin laki-laki. Pengaruh phtyoestrogen pada ukuran kelamin bayi adalah berbanding terbalik dengan susu kedelai yang dikonsumsi oleh ibu hamil. Akan tetapi tidak ada bukti yang kuat untuk mendukung pendapat tersebut. Tidak ada cara untuk mengetahui apakah phytoestrogen memang dapat masuk ke plasenta dan menyebabkan efek samping yang berbahaya pada tubuh bayi.

Meskipun mungkin saja terdapat beberapa efek samping yang berhubungan dengan protein kedelai, tidak ada bukti yang cukup kuat untuk membuktikannya. Sejumlah besar manfaatnya menjadikan kedelai menjadi salah satu sumber protein yang terbaik. Meski bebas dikonsumsi, sangat dianjurkan untuk mengkonsumsinya dalam jumlah yang terbatas. Untuk lebih amannya silakan berkonsultasi dengan dokter sebelum mengkonsumsi kedelai selama kehamilan.

,

Comments are closed.