Perilaku Kucing yang Bermasalah

K ucing merupakan hewan peliharaan yang cukup menarik. Tingkah laku kucing yang lucu membuat hewan ini banyak disukai oleh orang. Bagi pemilik kucing, sangatlah penting untuk mengetahui perilaku kucing peliharaannya. Kucing mempunyai perilaku dan karakter yang terlihat misterius.

Perilaku kucing merupakan refleksi yang meluap dari perasaannya. Inilah alasan mengapa kucing juga mempunyai masalah pada perilaku tertentu. Beberapa masalah yang terjadi dapat berhubungan dengan ciri-ciri perilaku dari kucing. Berikut adalah informasi singkat mengenai perilaku kucing yang yang perlu diketahui dan kadang juga menimbulkan masalah pada kucing peliharaan.

Perilaku kucing yang bermasalah dan perlu diketahui

Mencari perhatian
Kucing suka sekali mencari perhatian pemiliknya bahkan orang lain. Kucing tidak suka ketika pemiliknya atau orang lain tidak memperhatikannya. Karena kucing tidak dapat berbicara dalam bahasa manusia, kucing hanya dapat melakukan tindakan tertentu seperti mengeong keras dan menangis yang merupakan semacam amukan untuk diperhatikan. Pemilik kucing harus cukup sadar untuk memahami ketika kucingnya membuat ulah. Perilaku mencari perhatian termasuk mengenong sepanjang malam, meminta makanan, menggaruk, mengais-ngais, dan menggigit. Seorang dokter hewan akan dapat secara akurat mendeteksi jika terdapat masalah psikologis pada kucing yang mungkin menjadi akar penyebab dari perilaku tersebut.

Agresif
Seekor kucing pada dasarnya adalah mamalia karnivora, yang hidup dari memburu makanan, oleh karena itu sifat agresif menjadi naluri alami kucing. Pada umumnya kucing mempunyai sifat agresif dan pada kenyataannya sifat agresif ini tidak dapat sepenuhnya dihilangkan. Namun, pemilik kucing dapat melatih kucing sehingga dapat menaklukkan dan mengurangi karakteristik ini. Melatih kucing yang dimulai semenjak kecil, yaitu pada usia anak-anak, terbukti akan membantu dalam mengendalikan sifat liar dari kucing. Pada kasus kucing yang menampilkan perilaku agresif, pemilik harus memastikan untuk tidak mengejutkan kucing. Kucing tidak menyukai kejutan. Seekor kucing yang terkejut dapat menjadi sangat marah dan menyerang siapa saja.

Gangguan obsesif kompulsif
Kucing hampir sama seperti manusia, yang juga dapat mengalami gangguan obsesif kompulsif. Penelitian menyatakan bahwa kucing betina lebih rentan untuk mengalaminya. Tergantung pada beratnya kasus, perilaku kucing dapat mengalami beberapa perubahan. Perilaku kucing yang nampak dalam situasi tersebut seperti mengunyah dengan liar, mandi kucing setiap kali. Dalam situasi seperti itu pemilik kucing dapat berkonsultasi dengan dokter hewan.

Ketakutan dan rasa cemas
Sama banyak seperti hewan lainnya, terutama hewan peliharaan, kucing juga dapat mengalami ketakutan dan cemas. Rasa takut pada kucing dapat menyebabkan fobia persisten yang berhubungan dengan orang-orang tertentu dan situasi. Jenis yang paling umum dari fobia yang berhubungan dengan kucing adalah suara. Sebagai contoh, banyak kucing peliharaan takut akan kembang api, petir, dan badai. Di sisi lain, kucing juga cenderung untuk merasa cemas saat melihat atau bertemu orang-orang atau benda-benda tertentu. Pada umumnya pola perilaku kucing ketika takut atau cemas termasuk bersembunyi, gemetar, dan penurunan aktivitas fisik. Kucing juga mungkin berubah sedikit agresif. Dalam kasus tersebut, pemilik kucing harus tetap sangat sabar dengan hewan peliharaannya.

>>  Beberapa Jenis Kucing Peliharaan yang Bagus

Perilaku kucing dan artinya

Kucing dengan sikapnya yang lucu sebenarnya memberitahu pemiliknya apa yang mereka ingin lakukan. Hal itu dapat menjadi hal yang menyenangkan untuk berinteraksi dengan kucing setelah kita mulai memahami apa yang ingin dikatakan olehnya.

  • Jika kucing mendekat dan mengelus ini berarti bahwa kucing menunjukkan sikap ingin dikasihani.
  • Jika kucing bertindak seolah-olah tidak ingin makan, ada kemungkinan bahwa kucing tidak suka akan makanan yang disajikan. Seperti kita manusia, kucing juga merasa bosan dengan menu makanan yang sama setiap hari.
  • Kucing juga menyerang pergelangan kaki sebagai praktik perburuan. Untuk mengurangi ini, pemilik kucing harus memberikan lebih banyak mainan untuk kucing, sehingga kucing memiliki sesuatu yang lain untuk dimainkan.
  • Kucing lebih aktif pada malam hari bahkan berburu pada malam hari. Oleh karena itu, jangan terkejut jika kucing anda tidak berada di tempatnya.

Pemilik kucing harus menyadari pentingnya melatih kucing. Seperti halnya manusia, kucing yang lebih tua akan lebih susah untuk dilatih daripada melatih kucing sejak usia dini. Anak kucing tidak akan membutuhkan waktu yang lama untuk memahaminya, karena mereka memiliki insting alami. Pemilik kucing harus mencurahkan waktu yang berkualitas untuk kucingnya setiap hari. Jika tidak, kucing dapat menjadi mudah marah, bosan dan bahkan dapat tumbuh agresif.

 
  Incoming Keywords: sikap kucing berubah

,

Comments are closed.