Penyebab Alis Mata Kedutan

Alis mata kedutan adalah kontraksi secara tiba-tiba pada otot di atas salah satu alis. Ada kalanya struktur otot di atas alis dapat saja mengalami kejang mendadak, mulai dari yang ringan sampai yang berat. Hal ini bukan masalah yang langka dan hampir semua dari kita dapat mengalami kejang mendadak pada alis atau kelopak mata bagian atas pada saat tertentu. Anda mungkin pernah mengalami kedutan di alis tanpa benar-benar mengetahui penyebab alis mata kedutan  yang sebenarnya. Rasa berdenyut pada kulit akan terasa di area berkedut. Saraf yang lemah dapat memicu kejang otot pada alis. Kelopak mata yang berkedut juga dapat menyebar ke arah alis dan menimbulkan kejang otot. Reaksi spasmodik ini disebabkan oleh sinyal yang dikirim otak ke saraf, yang mengontrol setiap gerakan otot.

Penyebab alis mata kedutan

Ada banyak faktor penyebab mengapa alis dapat berkedut atau mengalami kontraksi otot secara tiba-tiba. Beberapa faktor penyebab mungkin tidak akan menjadi masalah yang serius dan dapat teratasi sendiri tanpa adanya pengobatan. Namun, jika anda mengalami kedutan selama seminggu atau bahkan lebih dari itu, maka mungkin ada penyebab lain. Berikut adalah beberapa penyebab alis mata kedutan:

  1. Kelelahan adalah salah satu faktor penyebab utama otot menjadi lemah. Ketika tubuh kekurangan energi, maka otot-otot mengirimkan sinyal dalam bentuk kejang atau kram.
  2. Mengalami dehidrasi atau kehilangan banyak cairan dari tubuh, hal ini juga menjadi salah satu penyebab adanya kedutan dalam struktur otot alis. Otot-otot membutuhkan sejumlah air atau cairaalis mata kedutann yang cukup agar dapat berfungsi dengan baik tanpa hambatan apapun. Mengabaikan fakta ini dapat menyebabkan alis mata mengalami kedutan.
  3. Infeksi seperti flu atau sinusitis juga dapat menjadi penyebab terjadinya otot di atas mata kedutan. Keracunan makanan, sebagai akibat dari makan makanan yang terkontaminasi, dapat menyebabkan kelemahan otot, yang berakibat alis mata mengalami kedutan.
  4. Seseorang dengan masalah anemia, ini adalah suatu kondisi di mana jumlah sel darah merah berada di bawah normal, dapat juga mengalami kejang otot tak terkendali dan terjadi dengan tiba-tiba. Kondisi ini tidak hanya terjadi pada bagian alis dan kelopak mata, tetapi juga terjadi pada tangan dan kaki. Penderita diabetes juga tidak luput untuk mengalami kondisi yang sama.
  5. Gangguan distrofi otot saraf dan gangguan autoimun seperti lupus juga dapat menunjukkan kram otot sebagai salah satu gejalanya. Kontraksi ini juga dapat menyebabkan rasa nyeri dalam tubuh.
  6. Masalah lain yang dapat menyebabkan kejang di sekitar mata adalah tumor otak, alkoholisme, efek samping dari obat tertentu atau faktor kekurangan gizi. Gagal ginjal dan hipotiroidisme, di mana hormon tiroid tidak memadai, dapat menjadi penyebab alis mata menjadi kedutan dan juga di seluruh tubuh.
>>  Penyebab Mata Bengkak dan Mengatasinya

Mengatasi otot kejang pada alis mata

Meskipun tidak selalu menimbulkan hal yang serius, kedutan pada alis mata atau kelopak mata atas juga dapat menjadi tanda adanya beberapa masalah kesehatan yang serius. Tidak ada pengobatan yang sebenarnya untuk mengatasi alis mata kedutan, meski bagaimanapun, obat dapat membantu dalam mengendalikan kejang pada otot. Anda dapat memijat daerah yang mengalaminya dengan ujung jari anda, dengan menerapkan tekanan untuk menurunkan kejang. Kompres dingin atau hangat pada alis juga bisa menjadi solusi untuk mengendalikan kram dan kejang pada otot. Mandi air hangat juga dapat membantu meringankan masalah otot kejang tersebut. Dalam kasus masalah kesehatan yang menjadi pemicunya, melakukan konsultasi dengan seorang praktisi kesehatan adalah pilihan yang tepat, sehingga gangguan tersebut dapat diatasi dengan bantuan pengobatan yang tepat.


Ini adalah beberapa alasan yang dapat menyebabkan alis mata kedutan bersama dengan langkah-langkah untuk menurunkan intensitas kejang pada otot. Jika kedutan tersebut makin sering menjadi atau disertai rasa nyeri, segeralah menghubungi penyedia layanan kesehatan untuk mendapatkan analisis dan pengobatan yang tepat.

,

Comments are closed.