Pembekuan Darah pada Kaki

Penggumpalan darah merupakan proses di mana terdapat pembentukan benjolan yang padat dalam darah. Bekuan darah yang terdapat pada kaki menjadi sumber rasa sakit yang memancar dengan konstan dan dapat menyebabkan gangguan dalam tidur. Bekuan darah ini dapat memblokir aliran darah di daerah yang terkena, yang dapat mengakibatkan sakit yang parah. Ada pula kemungkinan bahwa gumpalan darah di kaki dapat pindah ke organ tubuh lainnya, seperti paru-paru, yang akhirnya dapat merusak kesehatan dengan lebih parah.

Seperti yang kita semua tahu, pembuluh darah yang terletak di kaki kita berfungsi sebagai jalur untuk aliran darah normal dari kaki ke paru-paru dan jantung. Beberapa pembuluh darah dekat kulit, sementara yang lain berada jauh di dalam kulit, tepat di atagumpalan darah di kakis tulang. Istilah medis yang digunakan untuk menggambarkan bekuan darah ini disebut sebagai trombosis. Pada kebanyakan kasus, bekuan terdeteksi di dalam vena, kondisi ini disebut dengan trombosis vena dalam. Di sisi lain, jika bekuan darah terjadi pada pembuluh darah yang dekat dengan kulit, kondisi ini disebut dengan tromboflebitis. Dalam kondisi ini, sirkulasi darah tidak hanya terganggu tetapi juga menyebabkan peradangan pada pembuluh darah atau varises, yang dapat terlihat jelas dengan mata telanjang karena letaknya tepat di bawah kulit.

Gejala pembekuan darah di kaki

  1. Kesulitan dalam berjalan adalah salah satu gejala pembekuan darah yang paling sering terjadi pada kaki. Mobilitas kaki sangat dipengaruhi akibat adanya penyumbatan pembuluh darah di kaki.
  2. Sirkulasi darah yang buruk pada kaki karena gumpalan darah dapat menyebabkan sakit yang tak tertahankan. Banyak orang yang menderita sakit pada kaki karena bekuan darah akut. Kaki yang terkena memberikan ketidaknyamanan ekstrim dan sakit yang menyebar sampai ke jari kaki. Rasa sakit ini mirip dengan tertusuk jarum yang dapat memicu rasa terbakar.
  3. Seseorang dengan gumpalan darah sering mengeluhkan kakinya yang bengkak. Kaki tiba-tiba bengkak dapat menyebabkan sakit yang tak tertahankan.
  4. Sering mengalami mati rasa di bagian kaki juga dapat menjadi tanda peringatan dari adanya bekuan darah. Kesemutan hingga mati rasa dapat menunjukkan adanya bekuan darah di kaki. Kaki juga dapat tiba-tiba menjadi dingin yang merupakan tanda dari sirkulasi darah yang buruk.
  5. Bekuan darah juga dapat membawa beberapa perubahan nyata pada warna kaki. Bekuan darah mengganggu sirkulasi darah, kaki yang terkena dapat berwarna biru kehitaman, pucat atau mungkin muncul dalam waarna merah. Pada beberapa kasus, seluruh kaki tidak terpengaruh dan perubahan warna dapat diamati pada jari-jari kaki.



Mengabaikan gejala dan menunda perawatan terhadap gumpalan darah dapat mengancam jiwa. Ada kemungkinan bahwa gumpalan darah dapat bergerak ke atas dan mencapai paru-paru, jantung atau bahkan sampai ke otak. Karena demikian, bekuan darah yang telah melakukan perjalanan ke paru-paru dapat menyebabkan emboli paru, sedangkan jika bekuan darah sampai ke jantung, maka dapat mengganggu aliran darah, yang dapat menyebabkan serangan jantung. Jika bekuan darah yang terjebak dalam pembuluh darah langsung terhubung ke otak, maka dapat memicu stroke.

>>  Sindrom Nyeri Lutut pada Anak-anak

Pengobatan

  1. Bila gumpalan darah pada kaki telah terdeteksi, maka pengobatan harus segera dilakukan agar tidak menjadi lebih besar. Hal ini dapat dilakukan dengan menggunakan antikoagulan, yaitu obat-obatan yang secara signifikan dapat mengurangi kemampuan darah untuk membentuk bekuan. Obat ini akan membantu tubuh untuk melarutkan bekuan darah secara alami. Antikoagulan yang juga disebut dengan pengencer darah tersedia dalam bentuk pil, tetapi dapat juga diberikan secara intravena. Antikoagulan yang paling umum digunakan untuk pengobatan bekuan darah warfarin dan heparin.
  2. Makanan yang berperan sebagai pengencer darah dapat membantu untuk menyelesaikan masalah bekuan darah di kaki. Makan makanan yang tinggi kandungan salisilat dan omega 3 asam lemak esensial dan kacang-kacangan tidak hanya akan membantu untuk mengatasi masalah ini tetapi juga akan mencegah pembentukan bekuan darah nantinya. Hampir semua buah-buahan dan rempah-rempah seperti jahe, kunyit dan peppermint juga mengandung jumlah salisilat yang tinggi dan sangat berguna dalam mengobati penggumpalan darah.
  3. Pemeriksaan ultrasonik sering digunakan untuk mendeteksi bekuan darah. Jika anda mengalami gejala-gejala tersebut terus-menerus, maka harus berkonsultasi dengan dokter secepatnya dan melakukan tes yang diperlukan untuk mengobati pembentukan bekuan darah.


Pada umumnya kondisi ini terjadi pada orang yang sering tidak aktif atau tidak banyak bergerak. Dengan gaya hidup yang aktif akan menjaga kesehatan menjadi lebih terpelihara. Cara yang mudah untuk mencegah masalah pada suplai darah ke kaki atau organ tubuh lainnya adalah mengikuti gaya hidup sehat yang meliputi olahraga rutin harian. Olahraga kardiovaskular seperti berjalan dan jogging dapat meningkatkan aliran darah yang baik dalam tubuh. Hal ini akan mengurangi resiko adanya pembentukan bekuan darah dalam tubuh.

 
  Incoming Keywords: darah beku di telapak kaki, cara menghilangkan gumpalan darah kotor pada kaki bengkak, cara mengobati darah beku, cara mengatasi darah beku di jempol kaki, obat pembekuan darah di kaki, obat darah beku di kaki, cara menghilangkan darah beku di jempol kaki, darah beku, penyebab keluar darah beku di telapak kaki, cara mengatasi darah beku di kaki

,

Comments are closed.