Penyebab Lidah Mati Rasa Kesemutan

Lidah kesemutan dapat menunjukkan jika saraf sensorik di lidah mengalami gangguan. Seseorang yang mengkonsumsi obat antibiotik juga kadang mengalami mati rasa pada ujung lidah. Kesemutan pada lidah dan mati rasa merupakan suatu kondisi yang pada umumnya ditandai karena kerusakan saraf lingual, dalam medis dikenal dengan parestesia. Saraf lingual ini akan memberikan sensasi atas sentuhan dan rasa bagi lidah. Perjalanan saraf ini berjalan melalui tulang rahang bawah dan pada akhirnya sampai ke bawah lidah dan bercabang. Lidah sisi kanan dan kiri mengandung cabang saraf lingual yang mengirimkan rasa pada bagian tertentu dari otak. Pada parestesia, saraf lingual tidak mampu berfungsi dengan benar, sehingga menyebabkan mati rasa dan kesemutan pada lidah. Perasaan yang tidak enak pada mulut dan ketidakmampuan didalam merasakan makanan merupakan beberapa gejala yang sering terlihat pada parestesia.

Penyebab parestesia

Adanya infeksi pada mulut
Infeksi virus herpes simpleks/ HSV-1 yang menyebabkan herpes oral atau infeksi jamur seperti halnya sariawan dapat mengganggu fungsi saraf lingual sehingga akan menyebabkan kondisi parestesia.

Pola makan yang tidak sehat
Pola makan dengan nutrisi yang tidak mencukupi dapat menyebabkan lidah menjadi kesemutan. Vitamin B12 memainkan peran penting untuk menjaga selubung mielin, yakni lapisan pelindung di sekitar saraf. Oleh sebab itu jika kekurangan vitamin B12 maka akan merusak selubung mielin dan berakhir pada kerusakan saraf lingual. Faktor-faktor lain yang dapat menyebabkan lidah mengalami parestesia meliputi kekurangan mineral penting seperti kalsium dan kalium.

Stroke
Penyakit stroke dimana sirkulasi darah ke bagian tertentu dari otak terputus, akan dapat menyebabkan lidah terasa kesemutan dengan tiba-tiba. Pada stroke, sel-sel saraf di bagian otak yang bertugas untuk mengenali rasa akan mengalami gangguan. Dengan kalimat lain, daerah di otak yang berfungsi untuk membedakan sensasi yang berbeda mengalami kerusakan.

Operasi gigi
Bius lokal sewaktu dilakukan operasi gigi juga dapat menyebabkan mati rasa pada lidah karena dapat merusak saraf lingual. Saraf lingual memberikan sensasi akan sentuhan dan rasa bagi lidah. Prosedur pencabutan gigi atau saluran akar melibatkan pemberian injeksi bius ke dalam gusi gigi. Sebagai akibat, pasien tidak akan merasakan sakit ketika gigi dicabut. Meski begitu, mati rasa dapat menyebar ke lidah sehingga akhirnya merusak saraf lingual.

Cedera atau traumalidah mati rasa kesemutan
Adanya cedera fisik pada lidah juga dapat mengganggu kemampuan lidah untuk berfungsi dengan benar. Lidah mempunyai bagian-bagian tertentu yang digunakan untuk membedakan rasa atau pengecap. Bagian-bagian ini merupakan titik-titik kecil yang tersebar di lidah. Pengecap ini mengandung sel-sel penerima rasa yang menyampaikan informasi ke otak untuk mengenali rasa yang didapatkan oleh lidah. Kerusakan pada pengecap dapat disebabkan oleh cedera dari sensor rasa. Kondisi ini juga dapat terjadi seiring dengan bertambahnya usia dan juga akan menyebabkan lidah mati rasa.

>>  Penyebab Kepala Kesemutan Mati Rasa

Mengkonsumsi makanan atau minuman panas dan dingin dapat merusak pengecap dan menyebabkan mati rasa di lidah. Pembusukan gusi, gigi palsu yang tidak tepat, mengunyah tembakau dan perokok kronis menjadi beberapa faktor yang juga dapat merusak indra pengecap. mengkonsumsi beberapa jenis ikan seperti ikan buntal dan belut juga dapat mengganggu kemampuan lidah untuk merasakan makanan dan pada akibatnya dapat menyebabkan lidah menjadi mati rasa.

Efek samping obat-obatan
Obat-obat tertentu mempunyai beberapa efek samping yang dapat mengganggu seperti mati rasa pada lidah. Pada beberapa kasus, dapat diamati bahwa obat antibiotik yang digunakan untuk mengobati infeksi bakteri dapat memicu alergi yang menyebabkan timbulnya lepuh di lidah dan menyebabkan lidah menjadi mati rasa. Obat-obatan yang mengandung antikonvulsan, narkose, opiat, beta blocker, beta alanin, juga dapat menyebabkan lidah menjadi mati rasa dan kesemutan.

Ibu hamil
Lidah menjadi mati rasa dan kesemutan seringkali dikeluhkan oleh ibu hamil. Selama masa kehamilan, ibu hamil cenderung mengembangkan alergi terhadap makanan tertentu seperti telur, ikan, dan makanan berminyak. Mengkonsumsi makanan tersebut dapat memicu alergi dan menjadi penyebab lidah mati rasa. Hal ini dapat timbul dengan segera atau beberapa jam setelah memakan makannan yang menyebabkan alergi tersebut.

Multipel sklerosis
Parestesia lidah juga dapat terjadi karena multipel sklerosis, yaitu adanya gangguan neurologis di mana sistem kekebalan tubuh menghancurkan selubung mielin. Dengan tidak adanya selubung mielin, saraf menjadi kesulitan untuk dapat mengirimkan sinyal dari otak. Gangguan ini dapat menyebabkan tubuh menjadi mati rasa dan kesemutan, tergantung pada lokasi saraf yang terkena. Oleh sebab itu, jika saraf lingual mengalami gangguan, lidah dapat pula mengalami parestesia. Pada multipel sklerosis, penderita juga dapat mengalami gangguan dalam berbicara.


Untuk mengobati tergantung pada penyebabnya. Jika penyebabnya ringan seperti operasi gigi maka mungkin pengobatan tidak diperlukan karena biasanya akan bersifat sementara. Namun, jika penyebab lidah kesemutan dikarenakan multipel sklerosis, maka pengobatan akan dilakukan dalam jangka panjang. Jika lidah menjadi mati rasa pada sekali tempo, maka hal ini tidak perlu terlalu dikhawatiran. Namun, jika kondisi ini menjadi kronis, maka wajib diperhatikan karena ini merupakan alarm.

 
  Incoming Keywords: mengatasi lidah mati rasa, ujung lidah tiba tiba terasa seperti kesemutan

,

Comments are closed.