Penyebab Berat Badan Turun Mendadak

Tubuh yang sehat adalah dambaan setiap insan. Untuk menjaga kesehatan tubuh, banyak orang melakukan berbagai tindakan meliputi makan secara teratur dan berolahraga. Kehilangan berat badan karena melakukan olahraga secara rutin atau menjalankan diet sehat adalah hal yang wajar, tetapi jika kehilangan berat badan tanpa upaya tertentu, maka ini merupakan hal yang tidak normal. Berat badan turun dan terjadi dengan tiba-tiba dalam waktu singkat dapat menjadi adanya gejala dari berbagai masalah kesehatan fisik dan mental serta wajib mendapatkan perhatian.

Berbagai masalah kesehatan seperti penyakit kanker, penyakit celiac, penyakit paru-paru kronis, depresi, demensia, diabetes, AIDS, hiperkalsemia, masalah kelenjar tiroid, narkotika, penyakit parkinson, ulkus lambung dapat menyebabkan berat badan menjadi turun secara drastis.

Penyebab berat badan turun dengan tak terduga

Kanker
Kehilangan berat badan adalah gejala yang sering diamati pada penderita kanker. Kondisi ini terjadi karena tumor kanker yang muncul meningkatkan metabolisme tubuh. Maka dari itu tubuh mampu membakar kalori dengna lebih cepat, sehingga akan menyebabkan berat badan turun berlebihan. Beberapa penderita kanker mungkin juga akan mengalami penurunan berat badan yang tidak dapat dijelaskan sewaktu mengikuti pengobatan kanker.

Penyakit celiac
Pada penyakit ini lapisan usus kecil menjadi rusak karena adanya proses yang berimbas buruk pada gluten. Kondisi berat badan turunini ditandai dengan ketidakmampuan tubuh untuk menyerap nutrisi. Kehilangan berat badan yang terjadi karena malabsorpsi nutrisi penting, kemudian ditambah dengan komplikasi lainnya yang berpengaruh pada ginjal, liver, sistem saraf perifer, dan otak.

Hipertiroidisme
Produksi hormon tiroksin yang berlebihan disebut dengan hipertiroid. Gejala yang nampak adalah kehilangan berat badan tiba-tiba, mudah berkeringat, lekas marah, dan denyut jantung yang tidak teratur.

Diare
Diare dapat terjadi ketika seseorang terinfeksi virus penyebab gastroenteritis. Kondisi ini adalah sesuatu yang sering dialami oleh orang sewaktu hidup. Meskipun diare dapat diobati, orang yang menderita diare selama lebih dari 4 minggu dapat dikatakan menderita diare kronis. Ketika seseorang menderita diare selama lebih dari 4 minggu, hal yang terjadi adalah kehilangan berat badan dengan drastis.

Penyakit addison
Kondisi medis ini terkait dengan adrenal untuk memproduksi hormon. Gangguan kesehatan ini terjadi ketika hormon seperti aldosteron dan kortisol yang diproduksi tidak dalam jumlah yang cukup. Masalah kesehatan ini dapat mengancam jiwa jika tidak mendapatkan perhatian serius. Berat badan yang turun dengan mendadak menjadi salah satu gejala dari penyakit addison.

>>  Mengatasi Keringat Dingin Berdasarkan Penyebab

Penyakit paru-paru
Penyakit paru-paru menyebabkan kesulitan dalam bernafas. Bronkitis kronis dan penyakit paru kronis berpengaruh terhadap berat badan.

Depresi
Ini merupakan kondisi mental yang ditandai dengan perasaan sedih dan kehilangan minat dalam jangka panjang. Pada bermacam gejala depresi, yang paling sering terlihat adalah turunnya berat badan karena nafsu makan yang turun atau bahkan sebaliknya yaitu berat badan naik karena makan berlebihan.

Tukak lambung
Adanya luka yang berkembang pada lapisan perut dan bagian atas dari usus kecil disebut tukak lambung. Kondisi ini disebabkan karena obat-obatan tertentu atau juga karena infeksi bakteri. Gejala dari tukak lambung adalah muntah darah, berat badan turun dengan drastis, dan perubahan nafsu makan.

Diabetes
Diabetes adalah penyakit dengan tanda-tanda tingginya kadar gula darah. Jika tingkat gula darah berada di atas normal, maka gejala yang terlihat adalah rasa haus yang berlebihan dan berat badan turun.

AIDS
Sebuah kondisi yang mengancam jiwa akibat HIV disebut dengan AIDS. HIV memberikan dampak buruk pada daya tahan tubuh terhadap penyakit dan infeksi dengan merusak sistem imunitas.

Hiperkalsemia
Tingginya kadar kalsium dalam darah disebut dengan hiperkalsemia. Kalsium diperlukan oleh tulang, membuat otak dan saraf berfungsi dengan baik, dan juga melepaskan hormon. Ketika kelenjar paratiroid menjadi terlalu aktif maka berdampak pada hiperkalsemia. Pada tahap lanjut gejal yang terjadi adalah kehilangan nafsu makan, rasa haus yang berlebihan, dan susah buang air besar.

Setelah sembuh dari sakit, mengalami penurunan berat badan merupakan hal yang wajar. Tekanan mental dan stres karena terlalu banyak masalah juga berpengaruh terhadap penurunan berat badan. Meski begitu, jika berat badan turun akibat dari penyakit tertentu seperti disebutkan di atas, maka sebaiknya berkonsultasi dengan ahli kesehatan secepatnya.

 
  Incoming Keywords: berat badan turun, penyebab berat badan turun drastis dan cara mengobati, penyebab berat badan turun terus menerus

Comments are closed.