Tips Mengatasi Keringat Berlebihan

Keringat berlebihan dapat diakibatkan karena faktor tertentu. Keringat dapat diartikan sebagai cairan bening terasa asin yang diproduksi oleh kelenjar sudoriferous pada kulit. Proses lepasnya cairan tersebut disebut dengan berkeringat. Kondisi ini merupakan proses alami tubuh untuk mempertahankan suhu atau mendinginkan suhu pada tubuh. Berkeringat dapat terjadi pada bagian kaki, ketiak, dan telapak tangan. Bersama dengan itu, bakteri juga muncul pada kulit akibat berkeringat. Bau yang khas dari keringat disebabkan oleh bakteri. Membilas tubuh dengan bersih akan mencegah perkembangan bau badan. Beberapa dari faktor penyebab keringat berlebih termasuk kecemasan, diabetes, menopause, kadar gula darah rendah dan memiliki kecenderungan genetik untuk itu.

Kita cenderung berkeringat ketika merasa cemas dan beraktivitas. Pada saat itu tubuh dalam kondisi suhu yang tinggi dan sedang berada di lingkungan yang panas. Pada masa menjelang menopause, banyak dari wanita yang mengalami keringat berlebihan. Akan tetapi, terlalu banyak berkeringat tanpa adanya suatu sebab yang jelas adalah tidak normal. Berkeringat di saat udara dingin atau berkeringat terus-menerus dalam suhu normal, bahkan berkeringat sewaktu tidak melakukan aktivitas fisik, hal ini termasuk tidak normal. Masalah kesehatan yang terkait dengan ini dikenal dengan hiperhidrosis. Pada kondisi hiperhidrosis, proses pendinginan suhu tubuh terlampau aktif sehingga memproduksi keringat hingga 3 kali lebih banyak.

Secara umum hiperhidrosis terdiri dari 2 jenis yaitu primer dan sekunder. Hiperhidrosis primer disebabkan karena keringat berlebihanfaktor keturunan. Kondisi ini biasanya dimulai menjelang masa remaja dan menjadi lebih parah karena pengaruh dari berbagai macam hal. Faktor yang mempengaruhinya antara lain adalah rasa cemas, gelisah, makanan tertentu, kafein, nikotin. Sedangkan hiperhidrosis sekunder dapat disebabkan karena kerusakan pada kelenjar tiroid, gangguan kelenjar hipofisis, diabetes mellitus, menopause, asam urat, kadar gula darah rendah dan obat-obatan tertentu. Hiperhidrosis juga dapat disebabkan karena memakai pakaian yang ketat dimana tidak memungkinkan bagian dari tubuh untuk mendapatkan sirkulasi udara dengan baik.

Cara mengatasi keringat berlebihan


Jika keringat berlebih merupakan faktor genetik, maka anda tidak dapat mengharapkan begitu banyak. Akan tetapi jika bukan faktor genetik, maka hal ini dapat menggunakan cara untuk mengatasi kondisi keringat berlebih dengan mengikuti pola pengobatan sederhana.

>>  Cara Menghilangkan Bau Ketiak Tak Sedap

  1. Aplikasikan jus lemon segar pada bagian tubuh yang rentan terhadap keringat selama kurang lebih 10 hingga 15 menit dan bilas. Lakukan setiap hari untuk meringankan kondisi terlalu sering berkeringat banyak.
  2. Anda juga dapat memakai jus tomat dicampur cuka pada bagian tubuh berkeringat.
  3. Campuran kenari dan daun kayu putih dapat diolah menjadi pasta. Oleskan pasta di bagian tubuh yang sering berkeringat berlebihan. Biarkan selama sekitar 5 hingga 10 menit. Bilas dengan air sampai bersih.
  4. Berpantang makan makanan pedas dan menghindari minuman kafein hingga masalah keringat berlebih mereda.
  5. Secangkir teh herbal daun saga akan berguna untuk mengatasi keringat pada ketiak.

Anda dapat memilih salah satu cara mengatasi keringat berlebihan di atas dan menerapkan secara teratur dalam jangka waktu sekitar tiga bulan. Jika hasilnya menjadi baik, maka anda dapat meneruskan pola pengobatan ini. Jika ternyata pola pengobatan tersebut tidak menuai hasil yang baik, maka anda dapat mengunjungi dokter kulit. Cara menghilangkan keringat berlebihan dapat diobati secara efektif melalui praktek dokter. Metode yang digunakan oleh dokter adalah sbb:

  1. Pemberian obat antikolinergik untuk meringankan keringat berlebihan. Contoh dari obat ini adalah rubinol. Sebagian besar dari antikolinergik hanya dapat dibeli dengan resep dokter. Efek samping dari penggunaan antikolinergik dalam jangka panjang dapat menyebabkan mulut kering dan penglihatan menjadi kabur.
  2. Penerapan antiperspirant yang banyak tersedia akan menghalangi kelenjar keringat. Cara ini umumnya dilakukan saat malam hari. Antiperspirant akan masuk ke dalam pori-pori dan mencegah berkeringat.
  3. Iontophoresis yang melibatkan penggunaan air bertujuan untuk mengembalikan kelenjar keringat agar berfungsi normal. Proses ini tidak begitu menyakitkan dan dilakukan secara bertahap untuk memberikan hasil yang positif. Langkah pengobatan akan tergantung pada tingkat keparahan yang terjadi.
  4. Metode sedot lemak akan digunakan untuk menghapus kelenjar keringat. Pengobatan ini dapat dilakukan pada daerah tertentu seperti ketiak. Meskipun cara ini sangat membantu, sedot lemak juga mempunyai efek samping tertentu.
  5. Simpatektomi adalah pengobatan dengan cara pembedahan atau operasi untuk mengatasi berkeringat berlebih. Metode ini digunakan terkait dengan adanya gangguan saraf simpatis yang menjadi penyebab berkeringat berlebihan. Cara ini dilakukan dengan memasukkan alat endoskopi yang kecil di bawah ketiak yang bertujuan untuk menghancurkan bagian-bagian kecil saraf yang mempunyai hubungan dengan kelenjar keringat. Metode bedah ini sangat efektif akan tetapi pada saat yang sama juga mempunyai efek samping seperti kerusakan saraf, keringat berlebihan pada area lain pada tubuh, dan komplikasi pada nafas. Metode ini dianggap sebagai cara yang terakhir jika cara mengatasi keringat berlebih yang lain dirasa telah gagal.

Jika anda mempunyai masalah bau badan yang sangat mengganggu, akan selalu lebih baik jika membicarakan kondisi anda dengan dokter kulit yang akan memberikan wawasan lebih dalam mengenai kondisi tubuh anda dan penyebab berkeringat berlebihan.

, ,

Comments are closed.