Dampak Buruk Minum Air Terlalu Banyak Sekali Tempo

Minum air putih memang wajib dilakukan karena ini merupakan cairan bermanfaat agar tubuh dapat beroperasional dengan baik. Di sisi lain, minum air putih berlebihan juga mengganggu fungsi tubuh normal yang berdampak buruk bagi kesehatan.

Minum air terlalu banyak pada wakut singkat akan mudah membuat tubuh menjadi sakit dan tidak bermanfaat. Hal ini dikenal dengan sebutan intoksikasi atau keracunan air. Seperti halnya makanan apapun jika dimakan terlalu banyak akan memberikan dampak buruk, termasuk juga air. Konsumsi air dapat mengurangi panas tubuh dan berguna untuk mengangkut oksigen dan nutrisi ke sel-sel tubuh. Akan tetapi pada akhirnya juga akan dikeluarkan dalam bentuk keringat dan air seni dari tubuh. Organ ginjal mempunyai batas kemampuan tertentu untuk minum banyak airberoperasi dan membilas air jauh dengan cara yang lebih lambat daripada anda sewaktu meminum air. Pada kasus intoksikasi air, organ ginjal berusaha menghilangkan air dalam jumlah lebih dan masuk ke aliran darah. Kadar garam pada darah akan menurun juga. Sewaktu kadar garam mengalami penurunan dalam darah, maka sel-sel mulai menyerap kelebihan air, yang bertujuan untuk menyeimbangkan kadar perbandingan garam. Kondisi ini mengakibatkan sel-sel membengkak dengan cara tidak alami dan menyebabkan dampak buruk pada tubuh yang tidak diharapakan. Sebagai efek, hal ini akan mempengaruhi detak jantung dan sistem saraf yang buruk. Bersamaan dengan itu efek yang paling berbahaya adalah pada otak. Otak yang berada di dalam tengkorak akan membengkak hingga sampai menekan tengkorak. Bengkak pada otak ini seringkali menimbulkan sakit kepala yang parah.

Hiperhidrasi

Ini adalah kondisi yang jarang dialami meski ada orang-orang tertentu yang mengembangkan kondisi ini antara lain:

  1. Bayi dengan umur kurang dari setahun mempunyai massa yang kecil dan dapat minum banyak air dibandingkan dengan berat badannya.
  2. Olahragawan yang mengeluarkan banyak berkeringat menyebabkan elektrolit lenyap dari tubuh. Eelektrolit harus diisi ulang lewat minuman dan terlalu banyak konsumsi air dapat menyebabkan kondisi ini.
  3. Seseorang yang menderita diare atau muntaber akan mudah kehilangan elektrolit dalam jumlah banyak. Pada umumnya jika menderita diare akan merasa lemas dan membutuhkan banyak cairan, akhirnya air dijadikan jalan keluar. Sementara itu kebanyakan minum air dapat menyebabkan keracunan air.
  4. Gangguan kejiwaan seperti polidipsia psikogenik dapat mempengaruhi seseorang untuk minum air sangat banyak.
  5. Pengguna obat keras mudah merasa haus dan minum banyak air.
>>  Penyebab Intoksikasi Air

Dampak kebanyakan minum air

Otak sebagai pusat saraf yang mengatur segalanya. Jika otak mulai rusak maka hal ini juga akan berpengaruh terhadap lainnya. Beberapa gejala yang terlihat akibat otak bermasalah karena membengkak antara lain meliputi perubahan pola perilaku, rasa kantuk yang berlebihan, rasa mudah marah dan tersinggung, panca indra menjadi lemah, reaksi mual dan muntah, otot akan terasa lemah, dsb. Apabila hal ini menjadi lebih berkembang maka aliran darah menjadi tersumbat dan tekanan di dalam tengkorak juga berkembang sampai ke batang otak. Oleh sebab ini sistem saraf mengalami masalah. Jika hal ini terjadi sangat parah, seseorang dapat mengalami kejang dan pingsan.

Untuk mencegah terlalu keracunan air bukan berarti harus berhenti minum air. Minum air adalah penting namun harus sesuai takaran. Dalam ukuran rata-rata, organ ginjal manusia hanya dapat membilas seliter air setiap jam. Untuk itu autrlah asupan air yang anda minum agar sesuai. Bersama dengan itu, konsumsi air juga tergantung pada aktivitas, iklim, dan cuaca. Selain itu, makanan juga dapat menyediakan cairan meliputi sayuran, buah, dan biji-bijian. Jika anda jarang makan sayur, buah, dan biji-bijian sementara asupan garam dan rempah sangat banyak, maka anda sebaiknya juga menambah asupan air. Minum air putih sangat baik untuk kesehatan asalkan sesuai kebutuhan.

, ,

Comments are closed.