Penyebab Intoksikasi Air

Intoksikasi air dapat terjadi akibat meminum air dalam jumlah yang berlebihan dan menyebabkan gangguan pada keseimbangan elektrolit. Minum air memang sangat penting untuk kesehatan tubuh. Tubuh manusia mempunyai mekanisme untuk mengatur keseimbangan cairan dan elektrolit. Secara medis, intoksikasi air dikenal dengan hiponatremia dilusional, ini adalah kondisi dengan konsentrasi natrium yang rendah dalam darah akibat minum air dengan kadar berlebihan. Minum air dalam jumlah banyak selama melakukan aktivitas berat akan dapat mengakibatkan seseorang mengalami intoksikasi air.

Kadar garam dalam darah menjadi rendah sewaktu konsentrasi darah dari natrium turun di bawah 135 milimol per liter. Dalam kondisi semacam ini, air mulai meresap ke dalam sel hingga menyebabkan kerusakan sel.

Penyebab intoksikasi air

  1. Salah satu penyebab intoksikasi air adalah minum air dalam jumlah banyak.
  2. Minum air terlalu banyak dalam jangka waktu yang singkat dapat menjadi penyebab intoksikasi air.
  3. Lomba minum air akan menyebabkan ketidakseimbangan tingkat natrium.
  4. Obat diuretik dapat membuat seseorang beresiko terkena keracunan air.
  5. Dehidrasi, diare sirosis hati, gagal jantung, dan gagal ginjal dapat menyebabkan intoksikasi air.

Gejala keracunan air yang dialami

  1. Gejala keracunan air yang paling utama adalah rasa mual. Setelah merasa mual maka seseorang akan mengalami muntah karena perut tidak mampu menampung air dalam jumlah banyak.
  2. Cara lemah akan semakin dirasakan, ditambah dengan rasa cemas.
  3. Cara berbicara yang menjadi tidak jelas.
  4. Perut kembung merupakan salah satu gejala intoksikasi air.
  5. Suasana hati akan terpengaruh akibat keracunan air ditandai rasa kantuk yang tidak umum dan rasa mudah tersinggung.
  6. Pembengkakan pada wajah.
  7. Penglihatan dapat menjadi kabur.
  8. Untuk kasus yang berat, otak juga akan ikut terpengaruh dan menjadi linglung.
  9. Pada olahragawan umumnya akan menderita kram otot.
  10. Pada kasus yang ekstrim seseorang dapat mengalami koma, gangguan pernafasan, otak bengkak, dan dapat menyebabkan kematian.
  11. Anak kecil dan bayi akan menunjukkan gejala sakit kepala.
>>  Manfaat Air Hangat bagi Kesehatan

Untuk mengatasi intoksikasi air maka diperlukan perhatian medis secepatnya. Pada umumnya vasopressin receptor antagonists yang tersedia di rumah sakit akan digunakan untuk mengobati keracunan air. Vasopressin receptor adalah salah satu reseptor permukaan sel, yang memainkan peran fisiologis penting dalam proses retensi air. Selain itu, jika anda mengamati tanda-tanda awal dari intoksikasi air, maka anda dapat melakukan tindakan untuk mencegah kondisi menjadi makin parah.

  • Membatasi asupan air.
  • Makan yang bersifat asin seperti keju, jus tomat, acar timun, dan sup ayam.
  • Obat diuretik meningkatkan buang air kecil dan akan membantu untuk membilas kelebihan air dari tubuh.
  • Hindari obat seperti analgesik atau obat-obatan seperti ibuprofen.

Minum air dalam jumlah yang sesuai akan membuat tubuh menjadi baik. Apabila anda melakukan olahraga berat seperti berlari jarak jauh, minumlah segelas air dan jangan langsung minum air dalam jumlah banyak. Kemudian setelah beberapa waktu baru boleh ditambah minum air lagi. Minuman berenergi dapat menjadi pengganti air yang baik saat olahraga. Hal ini akan menjaga tingkat elektrolit pada tubuh. Minum air dalam jumlah moderat dapat mencegah dehidrasi, namun dalam jumlah banyak akan menjadi penyebab intoksikasi air.

Comments are closed.