Alasan Berganti-ganti Pekerjaan dalam Wawancara Kerja

Berganti-ganti pekerjaan dalam periode waktu yang singkat telah menjadi sangat umum di kalangan anak muda saat ini. Namun untuk mendapatkan pekerjaan baru, seorang kandidat harus menjelaskan alasan yang tepat kenapa mereka pindah kerja dan meyakinkan pewawancara bahwa mereka akan terbukti menjadi aset berharga bagi perusahaan.

Sebuah pertumbuhan yang berkelanjutan tidaklah mungkin kecuali perusahaan mampu mempertahankan karyawannya. Poin yang perlu dicatat di sini adalah bahwa seorang kandidat harus mampu meyakinkan perekrut bagaimana pekerjaannya benar-benar akan menguntungkan perusahaan.

Menjelaskan berganti-ganti pekerjaan saat interview

Berikan alasan nyata
Anda harus ingat bahwa manajer perekrutan akan mempertimbangkan anda, jika anda dapat memiliki alasan yang sangat nyata untuk meninggalkan perusahaan sebelumnya. Jika anda gagal untuk melakukannya, maka dapat diartikan bahwa anda dapat juga akan meninggalkan perusahaan baru dalam waktu singkat. Kurang lingkup untuk pertumbuhan, skala kecil atas operasi perusahaan, kompensasi rendah, dan relokasi setelah menikah umumnya dianggap alasan yang sah untuk mengundurkan diri dari pekerjaan di dunia usaha. Namun, anda harus ingat bahwa ini bukan aturan keras dan cepat yang berlaku untuk semua. Anda harus menghindari berpura-pura karena hal ini dapat menjadi jelas jika calon atasan anda bertanya tentang anda. Selain itu, alasan tidak relevan dan konyol dapat menghambat peluang anda untuk penempatan yang baik.

Berbicara tentang kemampuan
Setelah bekerja di beberapa perusahaan, anda harus memperoleh beberapa keterampilan. Ketika anda memberikan keterangan pada sebuah wawancara di perusahaan baru, anda harus lebih menekankan pada kemampuan anda untuk memastikan calon atasan anda bahwa ia tidak akan membuang-buang waktu dan banyak uang dalam pelatihan anda dari awal. Meskipun kualifikasi pendidikan sangat penting dalam pekerjaan, bakat dan dedikasi juga dapat mendorong karir seseorang lebih lanjut.

Apa yang pernah dilakukan
Seringnya lompat-melompat pekerjaan dapat memunculkan pertanyaan dalam pikiran calon atasan anda, kinerja yang buruk di tempat kerja anda mungkin telah mendorong anda untuk beralih pekerjaan begitu sering. Untuk membuktikan kepada calon atasan anda bahwa anda baik di tempat kerja memang tugas yang sulit. Tetapi itu sangat penting dan karenanya anda dapat membawa sampel dari pekerjaan pada saat wawancara. Bukti pekerjaan akan membawa anda dalam posisi yang kuat untuk meraih pekerjaan pilihan anda.

Yakinkan bahwa anda mencari kerja untuk jangka panjang
Pada akhirnya, anda perlu menjelaskan kepada perekrut anda bagaimana anda dapat lebih stabil dalam karir sekarang, daripada sering beralih pekerjaan. Katakan padanya bahwa anda telah menemukan jalan untuk mencapai tujuan karir anda dan meyakinkannya bahwa anda akan bekerja dengan ketulusan dan dedikasi.

>>  Wawancara Kerja Lewat Telepon, Pertanyaan + Jawaban

Menjelaskan dalam surat lamaran

Sebuah surat lamaran kerja dan resume adalah alat terbaik untuk memberikan rincian tentang berbagai pekerjaan yang anda jalani dalam karir anda. Sebuah surat lamaran memiliki fakta lebih lanjut tentang kehidupan profesional anda dibandingkan dengan resume. Menjelaskan pekerjaan anda di surat lamaran sangat penting. Anda harus memastikan bahwa penjelasan yang singkat dan to the point. Sebelum menulis setiap kata, berpikirlah dari sudut pandang atasan dengan menempatkan diri di tempatnya.

Ada beberapa hal yang harus anda hindari saat menjelaskan seringnya pindah kerja. Salah satunya tidak berbicara buruk tentang atasan anda sebelumnya. Jadi, jangan mengatakan bahwa ‘Bos saya sombong’ atau ‘kantor sebelumnya dipenuhi dengan profesional’. Jika anda melakukannya, anda akan menampilkan karakter sebagai seorang pemberontak yang tidak mampu bekerja dalam sebuah tim atau kelompok. Ini secara langsung mempengaruhi kesempatan anda mendapatkan pekerjaan. Sebaliknya, penjelasan matang seperti ‘Saya mencari tanggung jawab lebih dan belajar hal-hal baru akan menciptakan kesan yang lebih baik’.

Tantangan lain bagi pencari kerja adalah untuk menjelaskan kesenjangan dalam pekerjaan mereka. Sering terjadi bahwa orang yang menganggur selama beberapa bulan atau tahun sebelum mereka mendapat pekerjaan lain. Perekrut anda jelas akan ingin tahu alasan untuk ini dalam surat lamaran. Alasan terbaik untuk membenarkan kesenjangan adalah pendidikan. Dunia usaha saat ini menuntut banyak pendidikan tinggi dan orang-orang yang terus belajar dianggap profesional.

Gaji, peluang karir yang terbatas, konflik di tempat kerja, masalah keluarga, jaminan kesehatan yang buruk, dan kurangnya kepuasan kerja adalah beberapa alasan yang paling umum dalam pekerjaan. Tren ini telah meningkat untuk sebagian besar dalam dekade terakhir karena kesempatan kerja meningkat. Pikirkan semua hal ini sebelum anda berencana untuk mengucapkan selamat tinggal kepada atasan anda saat ini.

,

Comments are closed.