Faktor Penyebab Asma

Asma adalah jenis penyakit yang berhubungan dengan sistem pernafasan. Kata asma berasal dari kata Yunani aazein yang berarti nafas. Alergen, pilek atau stres dapat menyebabkan saluran udara menjadi sempit dan meradang, dengan munculnya lendir yang berlebihan.

Asma lebih banyak menyerang penderita gangguan asma di malam hari dan di pagi hari, sehingga mengakibatkan kesulitan tidur karena masalah pernafasan yang terganggu. Beberapa penderita asma kronis menjadi hipersensitif terhadap stimulan seperti bau yang kuat, serbuk sari atau bahkan polutan.

Faktor Penyebab Asma

Penelitian telah menunjukkan bahwa asma dapat dipicu oleh banyak faktor, seperti genetika, perkembangan anak, serta pertumbuhan sistem kekebalan tubuh dan paru-paru, faktor lingkungan, dan berbagai jenis infeksi.

Genetika
Para ilmuwan dan dokter menerima kenyataan bahwa asma merupakan penyakit keturunan. Diperkirakan bahwa gen yang berhubungan dengan asma terkait dengan sistem kekebalan tubuh dan paru-paru.

Sistem Kekebalan Tubuh
Penelitian telah menunjukkan bahwa sistem kekebalan tubuh pada orang dewasa dan anak-anak yang memiliki masalah pernapasan mempunyai respon yang berbeda dibandingkan dengan mereka yang tidak menderita asma. Orang-orang yang memiliki asma pada umumnya memiliki reaksi alergi berlebihan terhadap faktor-faktor yang tidak menyebabkan masalah kepada orang lain.

Asma pada Anak
Beberapa awal tahun dalam kehidupan seorang anak adalah periode penting di mana dia bisa cenderung terkena asma. Hal ini disebabkan oleh kelainan dalam perkembangan serta pertumbuhan paru-paru. Bayi prematur sangat rentan terhadap penyakit pernapasan dan infeksi, karena paru-paru mereka tidak sepenuhnya berkembang ketika mereka lahir. Terkadang infeksi dapat menyebabkan peradangan sehingga melukai jaringan paru-paru.

Lingkungan
Ada banyak faktor non imunologi atau non alergi terhadap lingkungan yang dapat memicu timbulnya asma. Ketika seseorang rentan terhadap zat yang menyebabkan iritasi seperti asap rokok, ada kemungkinan dari mereka dapat terkena asma. Beberapa iritasi lainnya adalah disebabkan polusi udara dan bahan kimia. Beberapa pemicu lain dari asma adalah tungau debu, kecoa, dan bahkan beberapa patogen.

>>  Minyak Ikan untuk Mengobati Asma

Satu hal yang pasti, penyakit asma tidak dapat sembuh total sampai dengan 100% seumur hidup, tetapi dengan pengobatan tertentu, karenanya dapat dikendalikan dan seorang penderita asma dapat menjalani kehidupan yang baik. Pengobatan modern telah memastikan bahwa ada banyak cara untuk mengendalikannya. Obat alami yang sering digunakan berhubungan dengan ilmu olah pernafasan atau juga dengan cara berenang.

Salah satu pencegahan asma yang paling penting tentu saja menghilangkan pemicu yang menyebabkan asma. Upaya membersihkan rumah dari tungau debu dan hama lainnya seperti kecoa harus dilakukan. Rumah harus dibuat sebersih mungkin. Akupresur dan Akupunktur juga dapat membantu dalam mengendalikan asma dengan lebih baik. Selain itu juga harus memiliki pola gaya hidup yang teratur.

Meskipun kita harus hidup dengan asma, masih ada cara untuk selalu dapat mengendalikannya dengan maksimal dalam kehidupan.

,

Comments are closed.