Cara Mencegah Serangan Asma

Mengetahui tentang cara mencegah serangan asma dapat menjauhi hal-hal yang tidak diinginkan. Penyakit asma kronis, ditandai dengan gejala kesulitan seseorang untuk bernafas. Seseorang yang mengidap asma memiliki saluran udara membengkak dan meradang. Hal ini menyebabkan produksi lendir kelebihan dan membuat sulit bernapas. Tingkat kondisi bervariasi dari satu orang ke orang lain. Bagi sebagian orang, mungkin menjadi masalah ringan yang dapat dikendalikan dengan mudah, sedangkan untuk yang lain, kondisinya mungkin terlalu serius dan berpengaruh pada kegiatan sehari-hari. Selain itu, wanita lebih rentan terkena asma dibandingkan pria. Asma merupakan masalah kronis yang tidak bisa sembuh total. Namun ada cara yang dapat mengurangi risiko terkena serangan asma dan membantu untuk mengontrol ketika hal itu terjadi.

Mencegah Serangan Asma

Meskipun tidak ada cara yang sangat mudah untuk mencegah serangan asma, menghindari faktor-faktor yang memicu munculnya serangan asma dan menjalani pengobatan dapat mengurangi risiko.

  1. Tindakan preventif yang pertama adalah mengikuti pengobatan yang telah direkomendasikan oleh dokter anda. Asma dapat dikontrol pula oleh obat-obatan. Bagi sebagian orang, obat asma ini harus diminum setiap hari. Adalah penting untuk memahami bahwa kondisi ini berjalan seumur hidup, dan dengan demikian memerlukan pemantauan konstan.
  2. Langkah penting berikutnya yang harus diikuti adalah mengetahui pemicunya dan menghindarinya. Meskipun para ahli masih meragukan tentang penyebab spesifik dari kondisi asma kronis, mereka sangat menyadari faktor-faktor yang dapat memicu serangan asma. Zat seperti serbuk sari, bulu, debu, jamur, udara dingin, polusi udara, merokok, dupa, lilin, asap kebakaran, kembang api, dan alergen makanan dapat menjadi pemicu serangan asma pada kebanyakan orang. Beberapa orang mungkin mengalami serangan asma setelah mereka terkena infeksi seperti flu, karena obat-obatan, dan penyakit seperti gastroesophageal reflux. Emosi yang kuat dan stres, dapat menyebabkan hal yang sama pada beberapa orang.

  3. Jika anda sering mengalami serangan asma setelah berolahraga, maka lebih baik untuk menghentikan kegiatan tersebut. Dan dalam kebanyakan kasus yang terjadi, olahraga yang dilakukan tersebut ternyata memang tidak begitu membangun pernafasan yang baik. Cobalah olahraga yang lebih ringan seperti berjalan atau jogging, senam pernafasan atau bisa juga tai chi.
  4. Pada beberapa orang, beberapa gejala bisa mengindikasikan bahwa serangan asma akan datang. Jadi, semakin akrablah dengan semua tanda-tanda peringatan dan gejala asma, yang akan memberikan bantuan dalam mengurangi risiko. Tanda-tanda ini dapat berupa batuk ringan, mengi atau kesulitan bernafas. Nyeri pada dada juga bisa menjadi tanda serangan asma. Cara terbaik adalah jika anda dapat memprediksi serangan penyakit asma bahkan sebelum tanda-tanda ini terjadi. Dan ini dapat dilakukan dengan memonitor pernapasan anda.

Satu-satunya cara terbaik untuk mengatasi kondisi kronis seperti asma adalah dengan mencegah, dengan usaha yang terus menerus dan pemantauan. Setelah langkah di atas dilakukan dengan cara yang benar, mungkin tidak selalu menjamin untuk tidak dapat terkena serangan asma, akan tetapi setidaknya akan dapat mengurangi risiko secara signifikan.

,

Comments are closed.