Penyebab+Gejala Gangguan Kepribadian Histerik

Ada banyak gejala gangguan kepribadian histerik, salah satunya adalah mencari perhatian. Semua orang ingin diperhatikan, tetapi yang satu ini terlalu berlebihan. Mereka bersedia melakukan apa saja untuk mendapatkan perhatian. Mereka tertawa lebih keras, berdandan kurang pas, karena mereka merasa selalu membutuhkan perhatian. Dan jika mereka tidak mendapatkannya, mereka akan kesaL, marah, dan tak jarang membuat ulah, sehingga membuat sengsara semua orang di sekitar mereka. Pada artikel ini, kita akan mencoba memahami tentang gangguan kepribadian histerik, salah satu dari banyak jenis gangguan kepribadian yang mempengaruhi banyak orang saat ini.

Gangguan kepribadian histerik

Gangguan kepribadian histerik ditandai dengan dramatisasi berlebihan dan perilaku emosional berlebih. Orang dengan ciri-ciri tersebut dinilai sangat egois dan mudah sekali merasa bosan, tetapi orang yang merasa mudah bosan bukan berarti pasti mengalami gangguan ini.

Penderita gangguan kepribadian histerik juga mempunyai rasa emosional berlebihan, mereka mengungkapkan emosinya di depan banyak orang sehingga menjadi pusat perhatian. Mereka cenderung untuk memperbesar masalah mereka sendiri/ hiperbola, oleh karena itu menjadi dikelilingi oleh begitu banyak kesulitan.

Orang dengan gejala gangguan kepribadian histerik bisa merusak hubungan. Mereka tidak bisa berempati ataupun bersimpati dan tidak suka mendengarkan atau menyesuaikan diri dengan orang lain. Mereka suka untuk mendominasi pasangan mereka dengan manipulasi yang menggoda. Provokatif adalah salah satu sifatnya juga, selain menjadi pembohong kompulsif.

Penyebab gangguan kepribadian histerik

Tidak ada penyebab pasti dari gangguan kerpibadian ini. Kebanyakan ahli psikiatri menganggap bahwa hal ini akibat dari pembawaan/ genetik dan dari masa kanak-kanak. Jika orangtua menunjukkan gejala tersebut, maka anaknya memiliki resiko mewarisinya. Interaksi ibu dan anak, kematian dalam keluarga, dan perceraian adalah beberapa faktor yang dapat menyebabkan gangguan kepribadian ini.

Gejala gangguan kepribadian histerik

  • Selalu ingin menjadi pusat perhatian
  • Menampilkan perilaku seksual yang tidak pantas atau provokatif
  • Tidak bisa mentolerir kritikan
  • Perubahan emosi sangat cepat, bertindak tanpa pikir panjang
  • Terobsesi pada penampilan dan memiliki perilaku eksibisionis
  • Menjadi mudah dipengaruhi oleh orang lain
  • Menjadi sangat dramatis dan emosional, seperti memeluk seseorang seakan mereka sudah lama berpisah padahal seringkali bertemu

Timbulnya gejala gangguan kepribadian histerik dimulai pada awal masa dewasa. Gangguan ini terjadi lebih banyak pada wanita daripada pria. Orang dengan gejala gangguan kepribadian histerik merupakan bahaya bagi orang lain dan diri mereka sendiri. Dibutuhkan terapi, pengertian dan kesabaran untuk mengatasi gangguan ini. Jika anda merasa mengalami gangguan ini, maka carilah perawatan kesehatan mental, karena gangguan ini dapat mengganggu kesejahteraan anda dan orang lain di sekitar anda.

 
  Incoming Keywords: Gangguan kepribadian histrionik, gejala kepribadian histrionic, histerik, penyakit hiperbola, penyebab gangguan kepribadian histrionik, penyebab orang bersimpati

Comments are closed.