Pilek Dapat Berlangsung Berapa Lama?

Berapa lama pilek yang dapat terjadi? Berapa hari pilek baru dapat sembuh? Pilek berlangsung kapan saja dalam beberapa hari sampai beberapa minggu, tergantung pada berbagai faktor seperti usia, tingkat kekebalan tubuh dan penyebab pilek.

Pilek adalah salah satu infeksi yang sering terjadi pada manusia, terutama anak-anak. Biasanya pilek dianggap tidak berbahaya, namun dalam beberapa kasus dapat menyebabkan komplikasi tertentu. Sakit pilek yang sangat parah dapat menyebabkan rasa tidak nyaman selama beberapa hari. Jangka waktu dan tingkat keparahan dapat bervariasi dari satu orang ke orang lain.

Berapa lama pilek dapat berlangsung? Ini adalah pertanyaan yang tidak pernah bisa dijawab secara akurat. Durasi pilek mungkin berbeda seiring dengan faktor yang mempengaruhi seperti usia dan kondisi kesehatan orang, penyebab pilek, dan tingkat imunitas. Secara umum, pilek dapat berlangsung selama sekitar lima sampai tujuh hari, namun dalam beberapa kasus, dapat berlangsung selama dua sampai tiga minggu.

Tahap inkubasi pilek

Biasanya, gejala pilek muncul dua sampai tiga hari setelah terserang virus. Ini adalah fase inkubasi, di mana virus berkembang biak dan banyak gejala yang akan terjadi.
Hari 1-3
Gejala awal muncul dalam bentuk sakit tenggorokan, bersin, hidung berair, sakit kepala, lelah, dsb. Gejala-gejala ini dapat mereda pada hari ketiga.
Hari 3-5
Setelah pilek dan bersin mereda, orang yang terkena mungkin dapat menderita gangguan hidung tersumbat.
Hari 5-10
Pada orang dewasa yang sehat, rata-rata pilek dapat sepenuhnya mereda mulai hari 5-7. Dalam beberapa kasus, komplikasi, seperti sinusitis, bronkitis, infeksi telinga dan bahkan pneumonia dapat terjadi. Jadi, ada kemungkinan memakan waktu sekitar dua hingga tiga minggu bagi sebagian orang untuk pulih dari pilek ringan.

Singkatnya, pilek dapat berlangsung selama beberapa hari sampai beberapa minggu, tergantung pada berbagai faktor. Sementara beberapa orang mungkin pulih dalam waktu tiga sampai lima hari, yang lain mungkin memakan waktu dua sampai tiga minggu. Jika gejala berlangsung selama lebih dari sepuluh hari, sebaiknya mencari bantuan medis untuk mengurangi kemungkinan kondisi lain seperti infeksi bakteri sekunder. Dalam kebanyakan kasus, perawatan yang tepat dirasa sudah cukup untuk mengurangi ketidaknyamanan dan untuk memperbaiki kondisi tersebut.

Penyebab pilek secara umum

Pilek adalah penyakit menular. Hal ini diyakini bahwa ada sekitar 200 jenis virus yang bisa menyebabkan pilek dan yang paling umum di antaranya adalah rhinovirus, coxsackievirus dan coronavirus. Pada kebanyakan kasus, pilek disebabkan oleh rhinovirus. Virus ini menyerang selaput pelindung hidung dan tenggorokan yang menyebabkan gejala pilek. Gejala-gejala ini tidak lain adalah reaksi dari sistem kekebalan tubuh, yang mencoba untuk menyingkirkan virus dari tubuh. Pilek adalah penyakit pada manusia yang berulang pada anak-anak sampai 3-12 kali setahun dan orang dewasa 3-4 kali setahun.

>>  Tips Mengobati Hidung Tersumbat pada Anak

Bagaimana kita bisa terserang pilek? Biasanya, pilek adalah hasil dari kontak langsung dengan permukaan yang terkontaminasi, dengan air liur, dan sekresi hidung dari orang yang terinfeksi. Bahkan, virus pilek yang mengendap pada permukaan rumah bisa bertahan untuk jangka panjang, 8 sampai 48 jam. Virus ini juga dapat terhirup oleh orang-orang di sekitarnya, ketika orang batuk dan bersin maka orang lain bisa terkena dampaknya.

  • Anak-anak dan remaja lebih rentan terhadap pilek.
  • Bila dibandingkan dengan pria, wanita lebih rentan, terutama di sekitar periode menstruasi.
  • Mereka yang memiliki alergi atau kekebalan tubuh ringkih, rentan terhadap pilek.
  • Kekurangan vitamin D dapat membuat seseorang rentan terhadap pilek.
  • Musim pancaroba dapat membawa dampak terkena pilek.
  • Terkena polutan udara beresiko terkena pilek.

Mereka yang memiliki sistem kekebalan tubuh yang sangat kuat mampu menghilangkan virus dari tubuh tanpa banyak kesulitan. Mereka dengan sistem kekebalan tubuh lemah lebih rentan terhadap infeksi ini, pada saluran pernapasan bagian atas. Selain itu, mereka memiliki resiko lebih tinggi terkena komplikasi seperti, bronkitis, sinusitis, radang tenggorokan dan bahkan pneumonia. Telah dicatat bahwa para perokok, mereka yang mengonsumsi banyak gula dan orang-orang dengan perasaan stres mental dan fisik, rentan untuk terkena infeksi pilek. Kondisi medis seperti AIDS, kanker, dsb, dapat menekan sistem kekebalan tubuh, dan ini membuat orang-orang menjadi riskan terhadap infeksi pilek.

Meredakan pilek

  • Minum banyak cairan hangat dan beristirahat
  • Hindari makanan manis dan berminyak
  • Minum teh herbal hangat dan sup kaldu ayam
  • Cobalah untuk makan makanan organik, terutama ayam dan telur
  • Berkumur dengan air garam hangat

Vitamin C dan suplemen vitamin D dapat digunakan untuk membantu meredakan pilek. Namun, konsultasikan dengan dokter sebelum mengkonsumsi suplemen. Bahkan bumbu dan rempah-rempah, seperti, bawang putih, jahe, kunyit, cengkeh dan kayu manis diyakini bermanfaat untuk mengobati pilek.

Adalah selalu lebih baik untuk mencegah pilek, karena penyakit ini adalah salah satu hal yang dapat membatasi diri, yang berlangsung dalam jangka waktu tertentu. Gaya hidup yang baik dengan pola makan seimbang serta olahraga teratur akan membuat anda lebih sehat.

 
  Incoming Keywords: tanda tanda flu akan sembuh, fase flu, masa aktif flu normal, lama penyakit flue, waktu normal flu, berapa lama influenza sembuh, lama penyembuhan flu, Ciri-ciri pilek akan sembuh, tanda pilek mau sembuh, ciri pilek akan sembuh

, ,

Comments are closed.