Bahaya Mengkonsumsi Minuman Bersoda

Siapa yang tidak suka minum minuman bersoda? Rasanya pasti akan sangat menyegarkan tubuh ketika minuman seperti ini diminum sewaktu kita merasa kepanasan di bawah terik matahari. Minuman seperti ini banyak tersedia di kios penjual rokok, restoran, hingga kafe. Tapi apakah anda tahu bahaya dari jenis minuman berkabonisasi bila dikonsumsi secara berlebihan? Studi penelitian menyatakan bahwa orang-orang yang meminum setidaknya 2 botol minuman berkarbonasi per minggu, diatas 80% mengalami resiko lebih besar untuk terserang kanker pankreas yang mematikan dibandingkan orang-orang yang menghindari soda.

Fakta ilmiah tentang bahaya minuman soda

Berikut adalah beberapa fakta ilmiah dari bahaya minuman ringan:

  • Minuman berkabonisasi adalah sama halnya dengan memakan 10 sendok gula sekaligus, yang dapat mematikan fungsi vitamin B dalam tubuh. Kekurangan vitamin B akan mengakibatkan pencernaan yang buruk, kesehatan yang buruk, saraf menjadi tegang, mudah sakit kepala, gangguan insomnia, kecemasan dan kejang otot.
  • Minuman soda memiliki senyawa CO2 yang menyebabkan lambung tidak dapat menghasilkan enzim yang berfungsi dalam proses pencernaan. Jika minuman soda dikonsumsi sewaktu makan atau setelah makan, maka pencernaan akan menjadi kehilangan kemampuan untuk mencerna makanan.
  • Minuman soda mengandung kafein yang menyebabkan peningkatan denyut jantung, tekanan darah menjadi naik, kadar gula darah bertambah, asam lambung meningkat, peningkatan hormon dalam darah yang terkadang dapat menyebabkan peradangan dan luka pada lambung dan duodenum.
  • Minuman soda mengandung asam fosfat yang menyebabkan tulang menjadi rapuh dan melemah. Jika dalam masa-masa pertumbuhan terlalu sering mengkomsumsi minuman soda adalah tidak baik karena ini dapat membuat banyak retakan pada tulang, bahkan fraktura.
  • Minuman bersoda mengandung bahan kimia buatan yang dapat merusak otak hingga menyebabkan kehilangan daya ingat secara bertahap atau pikun saat masih muda, dan kerusakan fungsi liver.
>>  Bau Kaki Penyebab Cara Menghilangkan

Sebagai contoh: Untuk menghilangkan karat yang terdapat pada besi, cobalah gosok bagian yang anda ingin bersihkan dengan kain yang telah dibasahi dengan Coca Cola. Minuman ini akan bereaksi dengan baik untuk dapat membersihkannya. Untuk menghilangkan noda minyak dari pakaian, campurlah Coca Cola dengan deterjen dan perhatikan noda minyak yang akan menghilang dengan lebih cepat.

Derajat keasaman dalam minuman ringan seperti Pepsi, Coca Cola, Bicola, atau semacamnya sangatlah tinggi. Hal ini cukup untuk meluruhkan gigi dan tulang dari waktu ke waktu dengan lebih cepat. Secara umum tubuh kita berhenti membangun tulang setelah usia 30 tahun dan mulai menghasilkan 8-18% per tahun sesuai dengan tingkat keasaman yang kita konsumsi (persentase keasaman tidak didasarkan pada rasa makanan, tetapi persentase kandungan kalium, klorin, magnesium, fosfor dan senyawa lainnya).

Minuman bersoda tidak memiliki manfaat bagi tubuh bahkan mengandung garam dan gula dengan berlebihan, selain bahan pengawet dan pewarna. Sebagian orang sering memilih minuman soda dingin setelah makan. Kebiasaan ini akan mempengaruhi enzim pencernaan yang akan menurunkan suhu panas tubuh. Tak ayal lagi, enzim pencernaan akan kehilangan kemampuan untuk dapat bekerja dengan baik. Sedangkan suhu tubuh normal adalah suhu yang sesuai dengan fungsi kerja enzim tersebut. Dengan demikian enzim ini tidak mampu mencerna makanan dengan baik dan pada akhirnya akan menyebabkan berbagai penyakit. Soda?

,

Comments are closed.