Tekanan Darah Tinggi Sakit Kepala

Tekanan darah tinggi sangat berhubungan dengan sakit kepala. Tekanan darah tinggi adalah suatu kondisi kesehatan yang serius. Di antara gejala yang terjadi, sakit kepala diduga menjadi salah satu gejala tekanan darah tinggi.

Tekanan darah tinggi adalah kondisi medis akut dan jika tidak diperiksa tepat waktu dapat berakibat fatal. Pada tekanan darah tinggi, tekanan pada dinding arteri meningkat dan membuat jantung bekerja keras untuk memompa darah melalui pembuluh darah. Tekanan darah tinggi juga dikenal dengan hipertensi atau hipertensi arteri. Tekanan darah ini memiliki dua sisi, yaitu tekanan darah sistolik dan tekanan darah diastolik. Ketika jantung berkontraksi, tekanan diberikan oleh darah saat memompa ke dalam pembuluh darah, kontraksi ini disebut dengan tekanan darah sistolik. Dan ketika jantung mengembang, tekanan yang diberikan oleh darah disebut tekanan darah diastolik. Seseorang yang memiliki tekanan darah 120/80 mmHg (sistolik/ diastolik) dapat dikatakan memiliki tekanan darah normal, sedangkan tekanan darah di atas 140/90 mmHg diketahui sebagai tekanan darah tinggi.

Pada gejala hipertensi biasanya tidak diketahui dan tidak ada peringatan sebelumnya. Meskipun gejalanya tidak diketahui, namun gejala yang paling sering terjadi adalah mengalami sakit kepala.

Hubungan tekanan darah tinggi dan sakit kepala

Sekitar 90% dari sakit kepala disebabkan karena stres. Tetapi menurut studi dan penelitian yang dilakukan berabad-abad yang lalu, diyakini bahwa sakit kepala parah menjadi gejala utama dari tekanan darah tinggi. Namun, tidak dapat dipastikan bahwa setiap orang yang mengalami sakit kepala pasti memiliki tekanan darah tinggi. Kebanyakan sakit kepala berasal dari pembuluh darah di jaringan bawah tengkorak. Dalam pembuluh darah, terjadi proses yang memungkinkan organ untuk menentukan suplai darah sendiri, hal ini disebut autoregulasi, yang disebabkan karena peningkatan tekanan darah. Proses ini menyebabkan penyempitan pembuluh darah yang merupakan alasan utama mengapa mengalami sakit kepala.

Menurut penelitian lampau, sakit kepala adalah gejala hipertensi. Sebaliknya,  penelitian terbaru menyatakan bahwa tekanan darah tinggi hanya menyebabkan sedikit sakit kepala. Namun hasil penelitian ini hanya dalam persentase kecil orang dan masih membutuhkan waktu untuk dapat dipercaya.

Sakit kepala karena tekanan darah tinggi

Sakit kepala di pagi hari
Sakit kepala di pagi hari sebagian besar disebabkan karena kurang tidur, posisi tidur yang tidak tepat, dan juga stres. Jika anda mengalami sakit kepala terlalu sering, maka anda harus melakukan pemeriksaan tekanan darah.

Sakit kepala cluster
Sakit kepala cluster adalah sakit kepala parah yang kambuh selama beberapa waktu. Sakit kepala ini terjadi karena kelainan pada saraf wajah. Seperti halnya migrain, serangan ini dapat berlangsung selama beberapa menit sampai beberapa jam. Hal ini disebabkan karena alergi, stres, merokok berlebihan, dan minum alkohol. Efek dari sakit kepala dapat menjadi lebih buruk karena naiknya tekanan darah.

Kondisi selama kehamilan
Sekitar 8% dari wanita hamil mengalami hipertensi bersamaan dengan sakit kepala. Disarankan untuk melakukan pemeriksaan tekanan darah rutin setelah 20 minggu kehamilan. Hal ini karena setelah enam bulan kehamilan seorang wanita hamil memompa satu liter darah ekstra setiap hari yang kemungkinan akan meningkatkan tekanan darah, sakit kepala menjadi salah satu gejalanya. Tekanan darah tinggi ini dapat mempengaruhi kesehatan bayi. Dan jika sakit kepala menjadi parah dan berulang diikuti dengan muntah dan penglihatan kabur, maka anda harus menghubungi dokter.

Bayi dan anak
Hipertensi dapat menjadi penyebab sakit kepala parah bahkan pada bayi dan anak-anak. Hal ini berhubungan dengan kelelahan, mimisan, dan penglihatan kabur. Pada bayi yang baru lahir, hipertensi dapat menyebabkan kesulitan bernapas, kekurangan energi, dan kejang.

Hipertensi maligna
Hipertensi maligna adalah bentuk parah dari tekanan darah tinggi yang merusak lapisan dalam pembuluh darah yang menyebabkan disfungsi organ tubuh. Mata, ginjal, dan otak adalah organ yang paling rentan. Hipertensi maligna dapat menyebabkan pembengkakan saraf optik di belakang mata yang menyebabkan sakit kepala. Sakit kepala parah adalah gejala utama dari hipertensi maligna.

Seseorang dengan tekanan darah tinggi mudah menderita sakit kepala parah terlalu sering. Sebagian besar waktu, penyebab sakit kepala mungkin tidak serius. Ini mungkin hanya karena alasan sederhana seperti dehidrasi atau makan tidak teratur. Menurut dokter, sakit kepala tidak disebabkan karena tekanan darah tinggi, tetapi karena ada banyak faktor lain yang mungkin menyebabkan hal itu. Tapi intinya adalah, jika anda mengalami sakit kepala yang parah, pusing, dan mual, maka anda harus berkonsultasi dengan dokter.

 
  Incoming Keywords: sakit kepala darah tinggi, Darah tinggi pusing kepala belakang, cara menghilangkan sakit kepala darah ti, cara mengobati pusing karena darah tinggi, cara mengobati sakit kepala pada darah tinggi, sakit kepala karena darah tinggi obatnya apa, cr mengobati sakit kpl akibat tekanan drh tinggi, darah tinggi dapat menyebabkn pusing, darah tinggi jadi pusing kepala, darah tinggi penghilang nyeri

, , , ,

Comments are closed.