Tekanan Darah Normal

Berapakah kisaran dari tekanan darah normal? Artikel kesehatan berikut akan membahas mengenai tekanan darah, pengukuran tekanan darah, tekanan darah normal, dan resiko dari tekanan darah tinggi dan darah rendah.

Tekanan darah merupakan sebuah kekuatan oleh sirkulasi darah pada dinding pembuluh darah. Selain itu tekanan darah juga merupakan tekanan arteri. Semua arteri kecuali pusar dan paru membawa darah beroksigen. Dalam sistem peredaran darah, arteri adalah pembuluh darah yang lebih besar yang memompa keluar darah dari jantung. Sistem sirkulasi terdiri dari jantung, darah, dan pembuluh darah. Jantung memompa darah ke paru-paru dan darah beroksigen ke tubuh. Pada setiap detak jantung, jantung bertugas memompa darah ke dalam arteri. Pengukuran pada tekanan darah mencakup dua tekanan yaitu sistolik dan diastolik. Ketika jantung berdetak, tekanan darah tinggi disebut tekanan sistolik, sedangkan saat jantung beristirahat atau di antara detak jantung, tekanan darah rendah disebut tekanan diastolik. Diastolik dan sistolik merupakan 2 tahap utama dari sistem pompa jantung.

Mengukur tekanan darah normal

Dalam mengukur tekanan darah harus dapat membaca dengan baik antara sistolik dan diastolik. Mengukur tekanan darah sangat penting untuk mengetahui bagaimana kondisi jantung dan pembuluh darah. Hal ini adalah prosedur yang sangat mudah dilakukan¬† dan tidak menyakitkan. Pengukuran tekanan darah dapat dilakukan dengan menggunakan sphygmomanometer. Sphygmomanometer adalah alat yang terdiri dari kolom air raksa, yang menunjukkan tekanan darah. Pengukuran tekanan darah ditunjukkan dengan tekanan sistolik di atas atau sebelum tekanan diastolik, misalnya, 120/85 mmHg. Satuan yang digunakan untuk mengukur tekanan darah adalah “mmHg”. Pengukuran tekanan darah juga dapat dilakukan dengan menggunakan alat ukur elektronik. Keuntungan menggunakan alat ukur elektronik adalah hanya ada sedikit kesalahan dalam pengukuran. Di samping itu, merkuri tidak digunakan dalam perangkat elektronik. Mengukur tekanan darah secara teratur sangat dianjurkan untuk memantau kesehatan, karena peningkatan atau penurunan kondisi sistolik dan diastolik dapat menyebabkan komplikasi penyakit tertentu.

Tekanan darah normal

Kisaran tekanan darah normal bervariasi dari satu orang ke orang lain. Hal ini tergantung pada usia orang tersebut dan juga kegiatan yang dilakukan. Tekanan darah normal adalah 120/80 mmHg. Namun, tekanan darah yang turun di kisaran 90/60 mmHg dan 130/80 mmHg dianggap normal. Pada umumnya, tekanan darah berfluktuasi dan cenderung mengalami naik turun bahkan untuk orang yang sehat. Namun, jika dalam pengukuran tekanan darah tetap lebih tinggi dari tekanan darah normal untuk sebagian besar waktu, maka orang tersebut mempunyai resiko kesehatan. Sistolik antara 120 dan 139 mmHg dan diastolik 80-89 mmHg adalah termasuk prehipertensi. Angka diatas prehipertensi adalah tekanan darah tinggi atau hipertensi. Ada juga kasus tekanan darah rendah atau hipotensi, di mana tekanan darah di bawah normal. Ada resiko medis tertentu yang terkait dengan tekanan darah rendah dan tekanan darah tinggi.

Efek tekanan darah rendah dan darah tinggi

Gejala-gejala tekanan darah rendah termasuk mudah lelah, pusing, lemah, dan lesu. Penyebab utama tekanan darah rendah karena kekurangan gizi. Tekanan darah rendah lebih sering terjadi pada orang tua dan orang-orang yang mengkonsumsi obat untuk tekanan darah tinggi. Stres yang berkepanjangan juga dapat menyebabkan tekanan darah rendah. Seseorang dengan tekanan darah rendah disarankan untuk makan makanan sehat dan bergizi. Mengkonsumsi garam dengan jumlah tertentu juga terbukti bermanfaat untuk orang dengan tekanan darah rendah.

Pada tekanan darah tinggi tidak menunjukkan gejala yang menonjol. Hal ini meningkatkan terkena penyakit jantung koroner dan stroke. Hipertensi dapat disebabkan karena penyempitan pembuluh darah, yang memaksa jantung untuk memompa lebih keras bagi sirkulasi darah ke bagian lain dari tubuh. Tekanan darah tinggi juga dapat mempengaruhi organ tubuh lainnya. Beberapa efek dari hipertensi adalah gagal jantung, serangan jantung, gangguan penglihatan, gangguan pembuluh darah, stroke, penyakit ginjal, dan penyakit lain yang berhubungan dengan pembuluh darah dan sirkulasi darah.

Tekanan darah normal dapat dijaga dengan mengikuti pola makan yang sehat, olahraga teratur, dan pengobatan jika diperlukan. Minum minuman beralkohol melebihi dari batas tertentu sangat berbahaya bagi orang yang memiliki tekanan darah rendah maupun tekanan darah tinggi. Merokok juga meningkatkan resiko terkena tekanan darah tinggi. Studi telah menemukan bahwa air seni manusia mengandung hormon turunan Xanthurenic asam, yang dapat membantu dalam mengobati hipertensi dengan membilas kelebihan natrium dari tubuh. Antioksidan dalam anggur juga dapat membantu dalam mengobati hipertensi. Sangat disarankan untuk memeriksa tekanan darah secara teratur. Jika perlu, berkonsultasilah dengan dokter atau praktisi kesehatan untuk memandu anda melalui pengobatan yang tepat.

 
  Incoming Keywords: tensi 130/80 apakah normal, sirkulasi darah dan tekanan darah normal, tekanan darah ibu anis 99 mmhg/60 mmhg normalkan tekanan darah ibu anis jeoaskan, tekanan 90 mmHg/60 mmHg apakah tekanan darah ini normal, sphygmomanometer adalah 130/90mmHg Angka 90 menunjukkan, pqda saat dilakukan dengan sphigmomanometer tekanan darah bu anis 0l90, pada saat dilakukan pengukuran dgn spigmonometer tekanan darah ibu anin90mmhg/60mmhg normalkan tekanan darah ibu anis, pada saat dilakukan pengukuran dengan sphygmomanometer tekanan darah ibu Anis 90 mmHg/ 60 mmHg normalkah tekanan darah ibu anis jelaskan, pada saat dilakukan pengukuran dengan shigmomanometer tekanan darah ibu anis 90 mmHg/60 mmHg normalkan tekanaan darah ibu anis jelaskan, tetekanan darah normal pada manusia

, ,

Comments are closed.